Darurat Hoaks Virus COVID-19 di Indonesia

Agistha Vidyani Safitri, Santi Indra Astuti

Abstract


Abstract. Hoax is a form of misinformation or disinformation that misleads the recipient. Often used as a tool to lead and frame public opinion on an issue that benefits certain parties. It is also used to manipulate the public and confuse the public during the COVID-19 outbreak. As part of the 'infodemic' phenomenon, the COVID-19 hoax not only deceives people, but also kills them because the hoax has misled people into making wrong decisions. Following this critical situation, the Indonesian Ministry of Communication and Information (Kominfo) through cyber drone operations discovered thousands of hoaxes related to the pandemic on various digital platforms. This study aims to determine the anatomy, aspects, and consequences of hoaxes found in the list compiled by Kominfo. By using a content analysis approach, this study found several findings, such as fake content that dominates the type of misinformation in every hoax found. Then, hoaxes in the form of narratives that scare the public also make up the majority of the findings.

Keywords : Hoax, Covid-19, Online Media, Kemkominfo

Abstrak. Hoax adalah suatu bentuk misinformasi atau disinformasi yang menyesatkan penerimanya. Sering digunakan sebagai alat untuk menggiring dan membingkai opini publik atas suatu isu yang menguntungkan pihak-pihak tertentu. Ini juga digunakan untuk memanipulasi publik dan membingungkan publik selama wabah COVID-19. Sebagai bagian dari fenomena ‘infodemik’, hoaks COVID-19 tidak hanya menipu orang, tetapi juga membunuh mereka karena hoaks tersebut telah menyesatkan orang untuk mengambil keputusan yang salah. Menyusul situasi kritis tersebut, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI melalui operasi cyber drone menemukan ribuan hoaks terkait pandemi di berbagai platform digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui anatomi, aspek, dan akibat hoaks yang ditemukan dalam daftar yang dikumpulkan Kominfo. Dengan menggunakan pendekatan analisis isi, penelitian ini menemukan beberapa temuan seperti konten palsu yang mendominasi tipe misinformasi setiap hoax yang ditemukan. Lalu, hoax berbentuk narasi dan bersifat menakut-nakuti masyarakat juga menjadi mayoritas dalam temuan.

Kata Kunci : Hoax, Covid-19, Media Online, Kemkominfo.


Keywords


Hoax, Covid-19, Media Online, Kemkominfo.

Full Text:

PDF

References


Santana, Septiawan. 2005. Jurnalisme Kontemporer. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Laporan Mapping Tahunan Mafindo. 2019. https://docplayer.info/188445857-Executive- summary-013-2019-komite-litbang-mafindo- pemetaan-hoaks-2019.html Diakses pada 6 Oktober 2020 pkl. 17.50 WIB

UNICEF : Melawan „infodemi‟ di tengah pandemi https://www.unicef.org/indonesia/id/coronavirus/cerita/melawan-infodemi-di-tengah-pandemi Diakses pada 14 Juli 2021 pkl. 16.12

Pemetaan Hoaks COVID-19 Semester I 2020. https://www.mafindo.or.id/wp- content/uploads/2020/11/Executive- Summary_COVID19-Hoax-Mapping-Semester- 1-2020.pdf Diakses pada 30 Juni 2021 pkl. 19.21 WIB

Weeks, B. E. (2015). Emotions, partisanship, and mispercep-tions: How anger and anxiety moderate the effect of partisan bias on susceptibility to political misinformation. Journal of Communication, 65(4), 699–719. https://doi.org/10.1111/jcom.12164

UNESCO. 2019. Jurnalisme, “Berita Palsu’’, & Disinformasi: Buku Pegangan Untuk Pendidikan dan Pelatihan Jurnalisme. Jakarta

Chou, Wen-Ying Sylvia, Gaysynsky, Anna, Vanderpool, Robin C. The COVID-19 Misinfodemic: Moving Beyond Fact-Checking Journal of Health Education & Behavior https://journals.sagepub.com/doi/pdf/10.1177/1090198 120980675




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/.v0i0.31274

Flag Counter