Hubungan Hardiness dengan Perilaku Prososial pada Guru SDS Dewi Sartika Bandung

Karimah Umar Al'Faikar, Hasanuddin Noor

Abstract


Abstract. The background of this research is based on teachers teaching in SDS Dewi Sartika Bandung with all limitations and difficulties, but they show hardiness and prosocial behaviour. The purpose of this reasearch is to know how closely the relationship between hardiness and prosocial behaviour of SDS Dewi Sartika’s teachers. Total subject in this research is 10 teachers. The research method used in this study is correlational method. The data collection is done by using a hardiness scale that compiled by researcher, based on theory of hardiness from Kobasa and prosocial behaviour’s theory from Staub. Based on the measurement result of validity using spearman rank, obtained 46 valid items of hardiness scale and 36 valid items of prosocial behaviour scale. As for the reliability measurement of hardiness obtained coefficient correlation 0,946 and on coefficient correlation of prosocial behaviour is 0,904. The result shows, that there is a significant relationship between hardiness and prosocial behaviour on the subject, with coefficient correlation 0,661. That is, the more hardiness, the more prosocial behaviour on the SDS Dewi Sartika’s teachers.

 

Abstrak. Latar belakang pada penelitian ini didasarkan pada Guru-guru yang mengajar di SDS Inklusi Dewi Sartika Bandung dengan segala keterbatasan dan kesulitan yang ada, tetapi menunjukan adanya hardiness dan perilaku prososial. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui seberapa erat hubungan antara Hardiness dengan Perilaku Prososial Pada Guru SDS Dewi Sartika Bandung. Subjek pada penelitian ini berjumlah 10 Guru. Metoda penelitian yang digunakan di dalam penelitian ini adalah metoda korelasional. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan alat ukur Hardiness yang disusun oleh peneliti berdasarkan teori Hardiness dari Kobasa dan Perilaku Prososial berdasarkan teori Staub. Berdasarkan hasil pengukuran validitas menggunakan rank spearman diperoleh 46 item valid pada alat ukur Hardiness dan 36 item valid pada alat ukur Perilaku Prososial. Sedangkan untuk pengukuran reliabilitas diperoleh koefisien korelasi pada variabel Hardiness sebesar 0,946 dan pada variabel Perilaku Prososial sebesar 0,904. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa terdapat hubungan signifikan antara Hardiness dengan Perilaku Prososial pada subjek penelitian dengan nilai koefisien korelasi 0,661. Artinya, semakin tinggi Hardiness, semakin tinggi Perilaku Prososial.

 

Keywords


Hardiness, prosocial behaviour, SDS Dewi Sartika Bandung’s teachers.

References


Amiruddin, J.H & Ambarini, T.K. 2014. Jurnal Psikologi Industri dan Organisasi : Pengaruh Hardiness dan Coping Stress Terhadap Tingkat Stress pada Kadet Akademi TNI-AL. Vol. 03 No. 02, Agustus 2014. Fakultas Psikologi Universitas Airlangga.

Arifin, B.S. 2015. Psikologi Sosial. Bandung. CV Pustaka Setia.

Farhaya, T.P & Wahyudi, H. 2015. Studi Deskriptif Mengenai Perilaku Prososial pada Guru di Sekolah Dasar Negeri Putraco Indah Bandung. Fakultas Psikologi Universitas Islam Bandung. Prosiding Psikologi. ISSN : 2460-6448.

Maddi, S.R. 2002. The Story of Hardiness : Twenty Years of Theorizing, Research, and Practice. Consulting Psychology Journal : Practice and Research, Vol. 54, No. 3, 175-185. University of California, Irvine, USA.

________ . 2006. Hardiness : The Courage to Grow From Stresses. The Journal of Positive Psychology. 1 (3) : 160-168. ISSN 1743-9760.

Naziah, E.I. 2014. Skripsi : Hubungan Antara Kepribadian Hardiness dengan Entrepreneur Intention Pada Mahasiswa Pelaku Usaha Mandiri. Program Studi Psikologi Fakultas Psikologi dan Kesehatan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel. Surabaya.

PERMENDIKNAS Republik Indonesia. Nomor 70 Tahun 2009. Tentang Pendidikan Inklusif Bagi Peserta Didik yang Memiliki Kelainan dan Memiliki Potensi Kecerdasan dan/atau Bakat Istimewa. Kelompok Kerja Inklusi Jawa Timur 2009.




Flag Counter