Pengaruh Pola Asuh terhadap Subjective Well-Being Pada Dua Kelompok Perundungan

Randika Tijana Firdaus, Ihsana Sabriani Borualogo

Abstract


Perundungan menjadi masalah sosial yang belum terselesaikan hingga saat ini. Keterlibatan anak dalam perundungan membuat anak menjadi pesimis, stress, sedih dan menilai hidupnya tidak memuaskan sehingga berdampak negatif pada SWB anak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kausalitas non eksperimental yang bertujuan untuk melihat pengaruh Pola asuh terhadap SWB pelaku-korban dan korban perundungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan teori Subjective Well-being dari Diener (2006) yang di kembangkan oleh Savahl et al (2018). Pengumpulan data dilakukan menggunakan alat ukur EMBU-C (Borualogo & Jefferies, In-review) untuk pola asuh dan CW-SWBS dari Children’s World’s (Borualogo & Casas, 2019a) untuk SWB. Penelitian ini pun mengunakan alat ukur korban perundungan dari Children’s worlds dan alat ukur pelaku perundungan dari Cornell & Dewey (2006) dalam menyaring sampel untuk mengkategorikan sampel kedalam kategori pelaku atau korban perundungan. Dengan jumlah responden sebanyak 845 siswa SMP, hasil penelitian ini menunjukan bahwa pengasuhan berpengaruh signifikan terhadap SWB anak yang menjadi pelaku-korban dan korban perundungan.

Keywords


erundungan, Pola Asuh, Subjective Well-Being

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.29313/.v6i2.24689

Flag Counter