Pengaruh Loneliness terhadap Online Impulsive Buying pada Mahasiswa Universitas Islam Bandung

Disty Rafie Risvindika, Eni Nuraeni Nugrahawati, Dinda Dwarawati

Abstract


Abstract. The volume of online shopping transactions increased by 1.5 and 77% of internet users in Indonesia use the internet to find product information and online shopping. Online shopping is a solution when you want to buy something but unable to leave the house. By opening a cellphone, you can buy everythings  with easy payments and trigger impulsive buying behavior, so that when making purchases comes pleasure. Loneliness is the feeling of someone who does not have a close relationship with those around. Social media can be used to reduce loneliness, one of which is an online shopping application that can make someone feel good to be impulsive buying. The purpose of this study is to determine how much influence loneliness has on impulsive buying. The method used is the causality method with 386 students of the Islamic University of Bandung as subjects. The measuring instrument used is the UCLA Loneliness Scale adapted by Mulia Dwi Ariani (2019) and impulsive buying adapted by Herabadi (2003). Using a simple regression test analysis and getting the results F = 0.879 with p = 0.349 (p> 0.05), so there is no influence between loneliness on impulsive buying online shopping and obtained Rsquare 0.2% means that loneliness variable does not affect the emergence of impulsive buying.

Keywords : loneliness, online impulsive buying, college student

Abstrak. Volume transaksi belanja online meningkat sebesar 1,5% dan di Indonesia sebanyak 77% menggunakan internet untuk mencari informasi produk dan belanja online. Belanja online merupakan solusi saat ingin membeli sesuatu tapi tidak dapat keluar rumah. Dengan membuka handphone dapat membeli barang secara online dengan pembayaran yang mudah dan memicu perilaku impulsive buying, sehingga saat melakukan pembelian muncul kesenangan.  Kesepian adalah perasaan seseorang yang tidak memiliki hubungan yang erat dengan sekitar. Media sosial dapat digunakan untuk mengurangi kesepian, yaitu salah satunya adalah aplikasi belanja online yang dapat membuat seseorang menjadi impulsive buying. Tujuan penelitian ini mengetahui seberapa besar pengaruh loneliness terhadap impulsive buying. Metode yang digunakan yaitu metode kausalitas dengan subjek 386 mahasiswa Universitas Islam Bandung. Alat ukur yang digunakan yaitu UCLA Loneliness Scale yang diadaptasi Mulia Dwi Ariani (2019) dan impulsive buying yang diadaptasi Herabadi (2003). Menggunakan analisis uji regresi sederhana dan mendapatkan hasil F=0.879 dengan p =0.349 (p>0.05), sehingga tidak ada pengaruh antara loneliness terhadap impulsive buying belanja online dan diperoleh Rsquare 0,2% artinya loneliness variablel yang tidak mempengaruhi munculnya impulsive buying.

Kata Kunci : loneliness, online impulsive buying, mahasiswa.


Keywords


loneliness, online impulsive buying, mahasiswa

Full Text:

PDF

References


Agusti, R. D. C. W., & Leonardi, T. (2015). Hubungan Antara Kesepian dengan Problematic Internet Use pada Mahasiswa. Jurnal Psikologi Klinis Dan Kesehatan Mental, 04(1), 9–13.

Ariani, M. D., Supradewi, R., Syafitri, U., Kesepian, P., Pengungkapan, D. A. N., Online, D., … Syafitri, U. (2019). PADA REMAJA AKHIR Keywords : Internet Addiction , Loneliness , and Online Self Disclosure Peran Kesepian dan Pengungkapan Diri Online Terhadap Kecanduan Internet Pada Remaja Akhir Pendahuluan Berkembangnya zaman mempengaruhi perkembangan teknologi yang se. Proyeksi, 14(1), 12–21.

D, R., L.a, P., & C.e, C. (1980). The revised UCLA Loneliness Scale: concurrent and discriminant validity evidence. Journal of Personality and Social Psychology, 39(3), 472–480

[HELMI, A. (2018). Perbandingan Gaya Belanja Etnis Sunda dan Jawa. BISMA (Bisnis Dan Manajemen), 4(1), 35. https://doi.org/10.26740/bisma.v4n1.p35-45

Ilmiani, A., Rahayu, M. S., & Khasanah, A. N. (2019). Hubungan Peran Kelompok Teman Sebaya dengan Impulsive Buying dalam Berbelanja Online pada Mahasiswi Fakultas Syari’ah Universitas Islam Bandung. Prosiding Psikologi, 1–7. Retrieved from http://karyailmiah.unisba.ac.id/index.php/psikologi/article/view/14122/pdf

Mariatul, Q. (2015). Pengaruh Loneliness Terhadap Impulsive Buying Produk Fashion Pada Mahasiswi Konsumen Online Shop. 1–16. Retrieved from http://etheses.uin-malang.ac.id/1242/

Peplau, L. A., dan Perlman, D. (1982). Loneliness: A Sourcebook of current Theory Research and Therapy. New York: John Wiley dan Sons.

Rozana, A., Nugrahawati, E. N., & Dwarawati, D. (2016). Studi Korelasi Pola Asuh, Religiusitas dengan Impulse Buying pada Mahasiswa Universitas Islam Bandung. Psympathic : Jurnal Ilmiah Psikologi, 3(2), 235–248. https://doi.org/10.15575/psy.v3i2.961

Russel, Sharon S. dkk. (1992). “International Migration and International Trade”, dalam World Bank Duscussion Paper.

Sears, Freedman & L.Anne Peplau. (1992). Psikologi Sosial. Jakarta: Erlangga.

Utami, Fika Ariani dan Sumaryono. (2008). Pembelian Impulsif Ditinjau Dari Kontrol Diri Dan Jenis Kelamin Pada Remaja. Jurnal Psikologi Proyeksi, 3(1), hal: 46-57.

Verplanken, B & Herabadi, A. (2001). Individual Differences in Impulsive Buying Tendency: Feeling and No Thinking. European Journal of Personality, 15, Special Issue on Personality and Economic Behavior, S71-S83.




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/.v6i2.24466

Flag Counter