Hubungan antara Dukungan Sosial dengan School-Family Conflict pada Mahasiswa Magister Psikologi Profesi di Kota Bandung

Siffa Asokawati, Eni N Nugrahawati, Dinda Dwarawati

Abstract


Abstract. Married students have multiple roles, if they are unable to balance the two roles, it can cause a conflict called school-family conflict. Conflicts that occur such as not being able to fulfill the demands of a role at once and fatigue in fulfilling one of the roles that causes students to feel anxious when fulfilling the demands of other roles, so that students are not optimal and have difficulty concentrating in fulfilling the demands of the existing roles. One of the factors that can influence school-family conflict is social support. This study aims to determine how closely the relationship between social support and school-family conflict in married professional psychology master students. The method used is correlational quantitative method. Data processing using the Spearman Rank analysis technique. The subjects in this study were 52 married professional psychology master's students in Bandung. Measurements were made using measurement tools from House (1985) and Ganster (1986) to measure social support, and a scale from Tricia Vhan Rhijn (2009) which has been adapted by Tatiana (2016) to measure school-family conflict. The results showed that there was a relationship between social support and school-family conflict with a correlation coefficient of -0.562, so that the strength of the relationship between social support and school-family conflict was in the moderate category according to the Guilford table. The correlation coefficient value is negative so the relationship between the two variables is unidirectional, meaning that the higher the social support score, the lower the school-family conflict score, and vice versa.

Keywords : Social Support, School-Family Conflict, Students

Abstrak. Mahasiswa yang telah menikah memiliki peran ganda, apabila tidak dapat menyeimbangkan kedua peran tersebut maka dapat menimbulkan konflik yang disebut sebagai school-family conflict. Konflik yang terjadi seperti tidak mampu memenuhi tuntutan peran pada waktu yang sama serta kelelahan dalam memenuhi salah satu peran yang mengakibatkan mahasiswa merasa gelisah saat memenuhi tuntutan peran yang lain, sehingga mahasiswa tidak maksimal dan sulit berkonsentrasi saat memenuhi tuntutan peran yang ada. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi school-family conflict adalah dukungan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa erat hubungan antara dukungan sosial dan school-family conflict pada mahasiswa magister psikologi profesi yang sudah menikah. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif korelasional. Pengolahan data menggunakan teknik analisis Rank Spearman.  Subjek pada penelitian ini adalah 52 mahasiswa magister psikologi profesi yang sudah menikah di Kota Bandung. Pengukuran dilakukan dengan menggunakan alat ukur dari House (1985) dan Ganster (1986) untuk mengukur dukungan sosial, dan skala dari Tricia Vhan Rhijn (2009) yang telah diadaptasi oleh Tatiana (2016) untuk mengukur school-family conflict. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara dukungan sosial dan school-family conflict dengan nilai koefisien korelasi sebesar -0,562, maka kekuatan hubungan antara dukungan sosial dan school-family conflict termasuk kedalam kategori sedang menurut tabel Guilford. Nilai koefisien korelasi bernilai negatif sehingga hubungan antara kedua variabel tersebut tidak searah, artinya semakin tinggi skor dukungan sosial maka semakin rendah skor school-family conflict, dan sebaliknya.

Kata Kunci : Dukungan Sosial, School-Family Conflict, Mahasiswa

                                                                                                                                         


Keywords


Dukungan Sosial, School-Family Conflict, Mahasiswa

Full Text:

PDF

References


Agus, A. (2016). Metode Penelitian Psikologi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Budiman, A. (2006). Kebebasan, Negara, Pembangunan, kumpulan tulisan tahun 1965-2205. Jakarta: Pustaka Alfabet.

Bosch, B. (2013). Women Who Study: Balancing the Dual Roles of Postgraduate Student and Mother. Thesis. Edith Cowan University.

Purba, F.T. (2012). Dampak Pernikahan Mahasiswi di Masa Studi. Skripsi. Jember: Universitas Jember.

Ministry of Education and Culture. (2012). Indonesia Educational Statistics In Brief. 2011/2012. Jakarta.

Greenhaus, J. H., & Beutell, N. J. (1985). Sources of Conflict Between Work and Family Roles.Academy of Management. ReviewVol. 10 N0. 1 76-88.

Malhotra, S &Sachdeva, S. (2005). Social Roles and Role Conflict: An Interprofessional Study among Women. Rohtak University: Journal of the Indian Academy of Applied Psychology, Volume. 31, No.1-2, 37- 42.

Ruslina. (2014). Hubungan Antara Konflik Peran Ganda Dengan Stres Kerja Pada Wanita Bekerja. Naskah Publikasi. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Afrida, E. N., Psikologi, F., & Airlangga, U. (2017). ISNN 0853-4403 MAKNA KONFLIK PERAN PADA WAHANA Volume 68 , Nomer 1 , 1 Juni 2017. 68(2015), 2015–2018.

Diri, D. A. N. P. (2012). Widya Warta No. 02 Tahun XXXV I/ Juli 2012 ISSN 0854-1981. 000(02), 254–271.

Dwarawati, D., Rozana, A., & Nuraeni, E. (n.d.). Hubungan antara Konflik Peran Ganda dengan Dukungan Sosial pada Karyawati Unisba. Prosiding Seminar Nasional Penelitian Dan PKM Kesehatan, 9–16.

Pengaruh dukungan sosial terhadap school family conflict pada mahasiswi program pascasarjana (s2) universitas andalas skripsi. (2017).

Mukarromah, R., & Nuqul, F.L. (2012). Pengambilan Keputusan Mahasiswa Menikah Saat Kuliah Pada Mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Skripsi. Malang: UIN Maulana Malik Ibrahim.

Blood., & Robert, O. (1962). Marriage. Printed in United States of America. The Free Press of Glencoe, A Division of The Macmillan Company.

Irawaty & Kusumaputri, E, S. (2008). Pengaruh Manajemen Diri terhadap Intensitas Konflik Peran Ganda (Studi pada Wanita yang Bekerja di Lembaga Pendidikan). Phronesis Jurnal Ilmiah Psikologi Industri dan Organisasi, 10(1), 14-33.

Van Rhijn, T. (2009). School-family conflict and cenrichment in undergraduate student parents (Masters thesis). Available from Dissertations and Theses: Full Text database. (Publication No. AAT MR56791)

Pare, E.R. (2009). Mother and student: The experience of mothering in college. Doctoral dissertation. Wayne State University, Detroit MI.

Hardjana, A. (2006). Stres Tanpa Distres. Yogyakarta. Penerbit Kanisius

Robbins, Stephen P., & Judge, Timothy A. (2009). Organizational Behavior. Prentice Hall-Pearson Education International, 13th ed.

Montgomery, L.E.A., Tanse, E.A., & Roe, S.M. (2009). The characteristics and experiences of mature nursing students. Journal of Nursing Standard, 20 (23), 35-40




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/.v6i2.24438

Flag Counter