Hubungan Self Efficacy Dengan Penyesuaian Diri pada Siswa di Pondok Pesantren "X" Bandung

Dhira Nadia Putry, Temi Damayanti Djamhoer

Abstract


AbstractBoarding school is one of the formal education systems in Indonesia. Education in pesantren contains all aspects, ranging from academic, religious, skill, to character coaching. When attending boarding school students are required to live separately with parents. Various problems arise when students are unable to conform themselves in the environment. Problems often occur, both from within the individual and from the social environment. This research aims to find out the relationship between self efficacy and self-adjustment in students in pondok pesantren "X" Bandung. The subject of this study is all students in pondok pesantren "X" Bandung which numbered 169. Its data collection uses the GSE (General Self Efficacy) questionnaire (Jerussalem and Schwarzer, 1995) and scale derived from Aspects according to Runyon & Haber (Afifah, 2017). The analysis technique used is rank spearman. The results showed there was a self-adjustment relationship with efficacy cells with a correlation coefficient (r) of 0.486. With the direction of positive relationships it can be concluded that the higher self efficacy that students have then the higher the self-adjustment in the student. On the other hand, the lower the Self Efficacy that the student has, the lower the adjustment in the student.

Keywords : Self Efficacy, Adjustment, Boarding School

Abstrak. Pondok pesantren merupakan salah satu sistem pendidikan formal di Indonesia. Pendidikan di pesantren memuat semua aspek, mulai dari aspek akademik, agama, keterampilan, hingga pembinaan karakter. Ketika bersekolah di pondok pesantren siswa diharuskan untuk tinggal terpisah dengan orang tua. Berbagai permasalahan muncul ketika siswa tidak mampu menyesuaiakan diri di lingkungan tersebut. Permasalahan sering terjadi, baik yang berasal dari dalam diri individu maupun yang berasal dari lingkungan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self efficacy dengan penyesuaian diri pada siswa di pondok pesantren”X” Bandung. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa di pondok pesantren “X” Bandung yang berjumlah 169. Pengumpulan datanya menggunakan kuesioner GSE (General Self Efficacy) (Jerussalem dan Schwarzer, 1995) dan skala yang diturunkan dari Aspek menurut Runyon & Haber (Afifah, 2017). Teknik analisis yang digunakan adalah rank spearman. Hasil penelitiannya menunjukan terdapat hubungan penyesuaian diri dengan sel efficacy dengan koefisien korelasi (r) 0,486. Dengan arah hubungan positif dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi Self Efficacy yang dimiliki siswa maka semakin tinggi penyesuaian diri pada siswa tersebut. Sebaliknya semakin rendah Self Efficacy yang dimiliki siswa maka semakin rendah penyesuaian diri pada siswa tersebut.

Kata Kunci : Self Efficacy, Penyesuaian Diri, Pesantren


Keywords


Self Efficacy, Penyesuaian Diri, Pesantren

Full Text:

PDF

References


Bandura, A. 1997. Self Efficacy –The Exercise of Control

(Fifth Printing, 2002). New York: W.H. Freeman &

Company.

Darmayanti, N., & Lidya, S. F. (2015). Self efficacy Akademik Dan Penyesuaian Diri Siswa Kelas X SMA Partra Nusa. Jurnal Diversita, 1(1), 43–55.

Gomuslimid. (2019, 13 Maret). Pesantren Modern Jadi

Incaran Orangtua Masa Kini. Retrived From

https://www.gomuslim.co.id/read/news/2019/03/13/11

/-p-pesantren-modern-jadi-incaran-orangtua-masa-

kini-p-.html

Haber, A.,dan Runyon, R. P. (1984). Psychology of adjustment. Illinois:The Dorsey Press.

Hermaleni, T., & Zamzami, A. 2016. Perbedaan Kompetensi Sosial Siswa Boarding School Dan Siswa Sekolah Umum Reguler. Jurnal RAP UNP, Vol. 7, No. 1, Mei 2016, hlm. 90-98

Irfan, M dan Veronika, Suprapti. 2014. HubunganSelf efficacyDengan Penyesuaian Diri Terhadap Perguruan Tinggi Pada Mahasiswa Baru FakultasPsikologi Universitas Airlangga. Surabaya:JURNAL PsikologiPendidikan dan Perkembangan Volume 3, No. 3

Kominfo. (2019). Presiden Jokowi Tegaskan Komitmen

Pemerintah Beri Dukungan ke Pondok Pesantren. Retrived From https://www.kominfo.go.id/content/detail/15092/presiden-jokowi-tegaskan-komitmen-pemerintah-beri-dukungan-ke-pondok-pesantren/0/berita

Laely, Afifah Nur. (2017). Pengaruh Penyesuaian Diri Siswa

Putra Dan Putri Terhadap Kesepian Di Pondok Pesantren Modern. Skripsi, Diterbitkan. Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang.

Maharani & Andayani (2003). Hubungan Antara Dukungan

Sosial Ayah Dengan Penyesuaian Sosial Pada Remaja Laki-laki. Jurnal Psikologi. Yogyakarta: Fakultas UGM.

Sa’idah, S., & Laksmiwati, H. (2017). Dukungan Sosial dan Self efficacy dengan Penyesuaian Diri Pada Siswa Tingkat Pertama di Pondok Pesantren. Jurnal Psikologi Teori Dan Terapan, 7(2), 116. Retrived From https://doi.org/10.26740/jptt.v7n2.p116-122

Schwarzer,Ralf & Jerussalem,Matthias, (1995). Generalized Self Efficacy Scale.In J. Weinman, S, Wright, & M. Johnston, Measures in health psychology: A wer's Portofolio. Causal and control beliefs (pp. 35-37). Windsor, UK: NFER-NELSON

Susiyani, A. S. (2017). Manajemen Boarding School dan Relevansinya dengan Tujuan Pendidikan Islam di Muhammadiyah Boarding School (MBS) Yogyakarta. Jurnal Pendidikan Madrasah, 2(2), 327. Retrived From https://doi.org/10.14421/jpm.2017.22-08

Tirtarahardja, U. dan La Sulo, S. 2005. Pengantar Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/.v6i2.24398

Flag Counter