Studi Deskriptif Mengenai Adiksi Internet pada Remaja di Kota Bandung

Teddy Ali Siregar, Stephani Raihana Hamdan

Abstract


Abstract. The use of the internet by adolescents can have both positive and negative impacts, this occurs because adolescents tend to be more easily influenced by the social environment without considering the effects that will be received when doing internet activities. There are 6 aspects that can be a predictor for someone when experiencing internet addiction, namely salience, excessive use, neglect work, anticipation, lack of control and neglect of social life. This study uses non-probability sampling with purposive sampling technique, the subject includes 51 people. The method used by researchers is a correlational method. Data collection using the Internet addiction test (IAT) questionnaire. The data obtained are in the form of ordinal data. The purpose of this study was to see a picture of internet addiction among adolescents in the city of Bandung. The results showed the percentage data of internet addiction, it can be said that as many as 22 people or as much as 43.1% had moderate category internet addiction, then 13 people or 25.5% had mild category internet addiction, and 11 people or as much as 21.6% have heavy category internet addiction, and 5 people or as much as 9.8% have normal category internet addiction. From these data it can be identified that most teenagers in Bandung have moderate internet addiction.

Keywords: Internet Addiction, Behavior, Adolescents

Abstrak. Penggunaan internet oleh remaja dapat memiliki dampak positif dan negatif, ini terjadi karena remaja cenderung lebih mudah dipengaruhi oleh lingkungan sosial tanpa mempertimbangkan efek yang akan diterima saat melakukan kegiatan internet. Terdapat 6 aspek yang dapat menjadi prediktor seseorang ketika mengalami adiksi internet yaitu salience, excessive use, neglect work, anticipation, lack of control dan neglect social life.  Penelitian ini menggunakan non-probability sampling dengan teknik purposive sampling, subjek meliputi 51 orang. Metode yang digunakan peneliti merupakan metode korelasional. Pengumpulan data menggunakan kuisioner Internet addiction test (IAT). Data yang diperoleh berupa data ordinal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat gambaran adiksi internet pada remaja di kota Bandung. Hasil penelitian menunjukan data persentase dari adiksi internet dapat dikatakan bahwa sebanyak 22 orang atau sebanyak 43,1% mempunyai adiksi internet kategori sedang, kemudian 13 orang atau sebanyak 25,5% mempunyai adiksi internet kategori ringan, dan 11 orang atau sebanyak 21,6% mempunyai adiksi internet kategori berat, serta 5 orang atau sebanyak 9,8% mempunyai adiksi internet kategori normal. Dari data tersebut dapat diidentifikasi bahwa sebagian besar remaja di Kota Bandung mempunyai adiksi internet yang sedang.

Kata kunci: Adiksi internet. Perilaku, Remaja.


Keywords


Adiksi internet. Perilaku, Remaja.

Full Text:

PDF

References


Ameliola, S., & Nugraha, H. D. (2013). Perkembangan Media Informasi dan Tekonologi Terhadap Anak dalam Era Globalisasi. The 5th International Conference on Indonesian Studies: “Ethnicity and Globalization”ity and Globalization", 362–371.

American Psychiatric Association. (2013). Diagnostic and statistical manual of mental disorders (5th). Arlington: American Psychiatric Association.

Dharmawan, P. E.; H., A. (2012). Dampak Sosial-Ekonomi Masuknya Pengaruh Internet dalam Kehidupan Remaja di Pedesaan. Bogor: Departemen Sains Komunikasi Dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi manusia, IPB.

J. Rakhmat, Psikologi Komunikasi. (Edisi Revisi). Bandung: Simbiosa Rekatama Media, 2018.

Kusumadewi, T. n. (2009). Hubungan antara kecanduan game online terhadap keterampilan sosial pada remaja. Jurnal Universitas Indonesia, 8-13.

Ma’rifatul Laili, F. &. (2015). Penerapan Konseling Keluarga Untuk Mengurangi Kecanduan Game Online Pada Siswa Kelas Viii Smp Negeri 21 Surabaya. Jurnal BK, 5(1), 65–72.

Pernita Hestin Untari. (2019, 2 3). Oketechno. Retrieved 11 26, 2019, from Okezone.tv: https://techno.okezone.com/read/2019/02/01/207/2012466/indonesia-masuk-5-besar-negara-paling-kecanduan-internet

Prayitno, E. (2006). Psikologi Perkembangan Remaja. Padang: Angkasa Raya.

Putri, Dian W., et al. "Perilaku Bermedia Digital Dalam Pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi Dikalangan Dosen Unisba." Mediator: Jurnal Komunikasi, vol. 10, no. 1, 2017, pp. 11-24.

Young, K. S. (2010). Internet Addiction: The Emergence Of A New Clinical Disorder. Cyber Psychology and Behavior, 1(3), 237-244.

Young, K. 1996. Internet addiction: The emergence of a new clinical disord er. CyberPsychology & Behavior, 1(3), 237–244. http://doi.org/doi:10.1089/cpb.1998.1.237

Young. K.S. (2017). Internet Addiction Test. Stoelting: Wheat Lane




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/.v6i2.23007

Flag Counter