Hubungan Mekanisme Koping dengan Kualitas Hidup Penderita Penyakit Jantung Koroner

Miranti Febriana, Endah Nawangsih

Abstract


Abstract. Coronaryheart disease is the first cause of death in Indonesia. Coronary heart disease has many impacts on the sufferers, the impacts not only physical, but involve psychological, psychosocial and spiritual impacts. From the impact, it can cause stress, depression, and frustration to the sufferer. The effects experienced by heart patients can have an impact on the patient's quality of life. Given the problems that can be experienced, patients suffering from coronary heart disease need to take steps to be able to deal with the problems they face or ease the burden they face. The purpose of this study was to see an overview of the quality of life, an overview of coping mechanisms, and the closeness of the relationship between coping mechanisms and the quality of life of people with coronary heart disease, as well as to see the types of coping related to the quality of life of coronary heart patients at Bhayangkara Sartika Asih Hospital Bandung. The things that will be the focus of the research are age, gender, coping mechanisms, and quality of life. The coping mechanism will be measured using the Brief Cope Questionnaire, while the quality of life will be measured by the Seattle Angina Questionnaire. This study used a correlational quantitative design, and data analysis used Rank Spearman. From this study, it was found that the coping mechanism has a relationship with the patient's quality of life, the closeness of the relationship is described by the correlation value, namely 0.928, which means that it has a very close correlation, with the validity test, the r table on quality of life and coping mechanism is 0.4821, which means the data is said to be valid. , with a significant level (α) of 5%.

Keyword: Coping Mechanisms, Coronary Heart Disease, Quality Of Life

Abstrak. Penyakit jantung koroner merupakan penyebab kematian pertama di Indonesia. Penyakit jantung koroner ini memberikan banyak dampak terhadap para penderitanya, dampak yang diberikan bukan hanya saja dampak fisik, namun melibatkan dampak psikologis, psikososial, dan dampak spiritual. Dari dampak yang ditimbulkan tersebut, dapat menyebabkan stres, depresi, dan juga frustrasi pada penderitanya. Dampak-dampak yang dialami oleh pasien jantung ini dapat berimbas terhadap kualitas hidup pasien. Dengan adanya masalah yang dapat dialami, para pasien yang menderita penyakit jantung koroner ini perlu melakukan cara agar dapat menangani masalah yang mereka hadapi atau meringankan beban yang mereka hadapi. Tujuan dari penelitian ini ialah melihat gambaran kualitas hidup, gambaran mekanisme koping, dan keeratan hubungan atau keterkaitan antara mekanisme koping dengan kualitas hidup penderita penyakit jantung koroner, serta melihat jenis koping yang berhubungan dengan kualitas hidup pasien jantung koroner di Rumah Sakit Bhayangkara Sartika Asih Bandung. Hal-hal yang akan menjadi fokus penelitian ialah usia, jenis kelamin, mekanisme koping, serta kualitas hidup. Mekanisme koping akan diukur menggunakan Brief Cope Questionnaire, sedangkan kualitas hidup diukur dengan Seattle Angina Questionnaire. Penelitian ini menggunakan rancangan kuantitatif korelasional, dan analisis data menggunakan Rank Spearman. Dari penelitian ini didapatkan hasil bahwa mekanisme koping memiliki hubungan dengan kualitas hidup pasien, keeratan hubungan digambarkan dengan nilai korelasi yaitu 0,928 yang artinya memiliki korelasi sangat erat, dengan uji validitas didapatkan rtabel pada kualitas hidup dan mekanisme koping sebesar 0,4821 yang artinya data dikatakan valid, dengan tingkat signifikan (α) sebesar 5 %.

Kata Kunci: Mekanisme Koping, Jantung Koroner, Kualitas Hidup


Keywords


Mekanisme Koping, Jantung Koroner, Kualitas Hidup

Full Text:

PDF

References


Abdul, A Rahman. 2017. Metode Penelitian Psikologi. Bandung : PT. Remaja Rosdakarya

Aditama, T.Y., 2006, Pedoman Diagnosis dan penatalaksanaan di Indonesia, Perhimpunan Dokter Paru Indonesia, Jakarta.

Afiyanti, Y. (1999). Analisis konsep kualitas hidup. (1987).

Angga, Arfina. 2017. Hubungan Mekanisme Koping dan Disabilitas Dengan Keputusasaan Pada Pasien Stroke di Rumah Sakit Kota Medan. Thesis Keperawatan. Universitas Sumatera Utara

Angraeni, T., & Cahyanti, I. Y. (2012). Perbedaan psychological well-being pada penderita diabetes tipe 2 usia dewasa madya ditinjau dari strategi coping. 1(02).

Anwar, Firdaus. 2017. Penyebab Kematian Terbesar di Dunia. https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-3416930/10-penyebab-kematian-terbesar-di-dunia-1/2/. (Diakses Juni 2020)

Arker, P. A. P., Aile, W. F. B., Oor, C. D. E. M., & Ohen, L. C. (2003). PSYCHOSOCIAL AND DEMOGRAPHIC PREDICTORS OF QUALITY OF LIFE IN A LARGE SAMPLE OF CANCER PATIENTS. 193(December 2002), 183–193.

Azwar, Saifuddin. 2018. Metode Penelitian Psikologi Edisi II. Yogjakarta : Pustaka Pelajar

Creswel, W John. 2017. Research Design. Yogjakarta : Pustaka Pelajar

Developmental and Clinical Psychology. (2013). 1(1), 21–27.

Donsu, J. D., Hadjam, M. N. R., Asdie, A. H., & Hidayat, R. (2014). Peran Faktor-faktor Psikologis terhadap Depresi pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2. Jurnal Psikologi, 41(2), 241. https://doi.org/10.22146/jpsi.6953

Ghani, L., Susilawati, M. D., & Novriani, H. (2016). Faktor Risiko Dominan Penyakit Jantung Koroner di Indonesia. Buletin Penelitian Kesehatan, 44(3), 153–164. https://doi.org/10.22435/bpk.v44i3.5436.153-164

Handajani, A., Roosihermiatie, B., & Maryani, H. (2012). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pola Kematian Pada Penyakit Degeneratif Di Indonesia. Buletin Penelitian Sistem Kesehatan, 13(1 Jan). https://doi.org/10.22435/bpsk.v13i1Jan.2755

Hapsari, Annisa. 2019. Penyakit Jantung Koroner. https://hellosehat.com/jantung/jantung-koroner/pengertian-jantung-koroner/. (Diakses Mei 2020)

Herschbach, P., Keller, M., Knight, L., Brandl, T., Huber, B., & Henrich, G. (2004). Psychological problems of cancer patients : a cancer distress screening with a cancer-specific questionnaire. 504–511. https://doi.org/10.1038/sj.bjc.6601986

Husein Umar. 2012. Metode Penelitian untuk Skripsi dan Tesis. Jakarta: Rajawali

Ikawati, Z. (2015). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kualitas Hidup Pasien Gagal Jantung Kronik Factors That Influence Quality of Life in Chronic Heart Failure ( Chf ). Jurnal Keperawatan Soedirman (The Soedirman Journal of Nursing), 2015, 259–266.

Indirawati, E. (2006). Hubungan Antara Kematangan Beragama Dengan Kecenderungan Strategi Coping. Hubungan Antara Kematangan Beragama Dengan Kecenderungan Strategi Coping, 3(2), 69–92. https://doi.org/10.14710/jpu.3.2.69

Jawa Barat Kasus Terbanyak Penyakit Jantung di Indonesia. https://biz.kompas.com/read/2017/08/21/172611228/jawa-barat-terbanyak-kasus-jantung-di-indonesia. (Diakses Juni 2020)

Juczynski, Z. (2006). Health-related quality of life: theory and measurement. Folia Pyschologica, (10), 3–15.

Juniastira, S. (2018). Hubungan Antara Dukungan Sosial Dan Kualitas Hidup Pada Pasien Stroke. Skripsi.

Kemenkes RI. (2014). Situasi kesehatan jantung. Pusat Data Dan Informasi Kementerian Kesehatan RI, 3. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004

Lazarus, S Richard & Folkam, Susan. 2010. Stress Appraisal and Coping. New York : Springer

Lestari, M. (2014). Penerapan Algoritma Klasifikasi Nearest Neighbor (K-NN) untuk Mendeteksi Penyakit Jantung. Faktor Exacta, 7(September 2010), 366–371.

Mardiana, Ma’rifah dan Rahmawati. 2013. Hubungan Mekanisme Koping Dengan Kualitas Hidup Penderita Kanker Servik Di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. Jurnal Keperawatan Maternitas . Volume 1, No. 1.

Maryam, S. (2017). Strategi Coping: Teori Dan Sumberdayanya. JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa, 1(2), 101. https://doi.org/10.31100/jurkam.v1i2.12

Nuraeni, A., Mirwanti, R., Anna, A., Prawesti, A., & Emaliyawati, E. (n.d.). Faktor yang Memengaruhi Kualitas Hidup Pasien dengan Penyakit Jantung Koroner Factors Influenced the Quality of Life among Patients Diagnosed with Coronary Heart Disease. 4, 107–116.

Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia. 2008. Panduan Pelayanan Medik. Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia

Pratami, Prapti dan Rahajeng. 2017. Koping Strategi dan Kualitas Hidup Pada Pasien dengan Kanker Ginekologi yang Menjalani Kemoterapi. Jurnal Community of Publishing in Nursing (COPING), Volume 5, Nomor 2.

Putri, R. D., Nur ’aeni, A., & Belinda, V. (2018). Kajian Kebutuhan Belajar Klien dengan Penyakit Jantung Koroner Study of The Learning Needs for Clients with Coronary Heart Disease. Jnc, 1(1), 60–68.

Portal Informasi Kesehatan. https://www.sehatq.com/ (Diakses Mei 2020)

Rubbyana, U. (2012). Hubungan antara Strategi Koping dengan Kualitas Hidup pada Penderita Skizofrenia Remisi Simptom. 1(02), 59–66.

Sarafino, P Edward. 2014. Health Psychology Eight Edition. University Of Utah

Sari Eka Nur Maulida. 2019. Hubungan antara Emotion Focused Coping dan Kepuasan Hidup pada Mahasiswa. Jurnal Cognicia, Vol. 7, No. 1.

Smet, Bart. 1994. Psikologi Kesehatan. Jakarta : PT. Grasindo

Spertus. (1995). Development and Evaluation Of The Seattle Angina Questionnaire A New Functional Status Measure For Coronary Artery Disease. 334 - 41

Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta

Terrell, J. E., Ronis, D. L., Fowler, K. E., Bradford, C. R., Chepeha, D. B., Prince, M. E., … Duffy, S. A. (2004). Clinical Predictors of Quality of Life in Patients With Head and Neck Cancer. 130, 401–408.

Undang-Undang R.I. Nomor 36 Tahun 2009 (2010). Bandung : Citra Umbara

Varni, J. W., Limbers, C. A., & Burwinkle, T. M. (2007). Impaired health-related quality of life in children and adolescents with chronic conditions: A comparative analysis of 10 disease clusters and 33 disease categories/severities utilizing the PedsQLTM 4.0 Generic Core Scales. Health and Quality of Life Outcomes, 5. https://doi.org/10.1186/1477-7525-5-43

Villas-boas, S., Oliveira, A. L., & Ramos, N. (2019). Predictors of Quality of Life in Different Age Groups Across Adulthood. 0770. https://doi.org/10.1080/15350770.2018.1500330

Wahyudi, E., & Hartati, S. (2017). Case-Based Reasoning untuk Diagnosis Penyakit Jantung. IJCCS (Indonesian Journal of Computing and Cybernetics Systems), 11(1), 1. https://doi.org/10.22146/ijccs.15523




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/.v6i2.22778

Flag Counter