Hubungan Kohesivitas Kelompok dengan Kecemasan Bertanding pada Atlet Baseball Jawa Barat

Siti Dhiya Izdihar, Suhana Suhana

Abstract


Abstract. An athlete must have an unpleasant psychological condition that can cause stress, criticism, and helplessness at a competition. In this condition, team cohesiveness is needed in team sports. A cohesive group will be more cooperative and try to create group unity, while a non-cohesive group is selfish and lacks attention to each of its members. In the West Java baseball team itself, the preparation and training process made the West Java baseball team not reach its target during Pre-PON. The research hypothesis: there is a negative relationship between group cohesiveness and competition reports. The respondents of this research were 25 West Java baseball athletes who will participate in the XX PON. Collecting data using a scale of research that refers to the aspect of the cohesiveness scale of the Forsyth group (2010) as many as 20 items and the scale to compete Martens, et al. (1990) as many as 18 items. Data analysis in this study used Spearman's rho correlation to test the hypothesis. The results showed a significant negative relationship between group cohesiveness and competing reports (r = -0.479).

Keywords: group cohesiveness, competition anxiety, West Java baseball athletes.

Abstrak: Seorang atlet pasti memiliki kondisi psikologi tidak menyenangkan yang dapat menimbulkan stress, kecemasan, dan tidak berdaya pada suatu pertandingan. Pada kondisi inilah kohesivitas tim sangat di perlukan dalam cabang olahraga tim. Kelompok yang kohesif akan lebih koperatif dan berusaha menciptakan persatuan kelompok, sedangkan kelompok yang tidak kohesif bersifat egois dan kurang perhatian pada setiap anggotanya. Di tim baseball Jawa Barat sendiri, kurangnya persiapan dan proses latihan menjadikan tim baseball Jawa Barat tidak mencapai target pada saat Pra-PON. Hipotesis penelitian ini: adanya hubungan negatif antara kohesivitas kelompok dan kecemasan bertanding. Responden penelitian ini adalah 25 orang atlet baseball Jawa Barat yang akan mengikuti PON XX. Pengumpulan data menggunakan adaptasi skala penelitian sebelumnya yang mengacu pada skala aspek kohesivitas kelompok Forsyth (2010) sebanyak 20 item dan adaptasi skala kecemasan bertanding Martens, dkk (1990) sebanyak 18 item. Analisis data pada penelitian ini menggunakan korelasional Spearman’s rho untuk menguji hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukan adanya hubungan negatif yang signifikan antara kohesivitas kelompok dan kecemasan bertanding (r = -0.479).

Kata Kunci: kohesivitas kelompok, kecemasan bertanding, atlet baseball Jawa Barat.

Keywords


Kohesivitas Kelompok, Kecemasan Bertanding, Atlet Baseball Jawa Barat

Full Text:

PDF

References


Achmadi, F., Tendy, I., Ramadin, Y., & Kunci, K. (2014). Indonesia Baseball-Softball Center. Jurnal Tingkat Sarjana Bidang Senirupa Dan Desain, 1, 1–7. http://jurnal-s1.fsrd.itb.ac.id/index.php/interior/article/viewFile/403/352

AM, L. (2019). Tim Bisbol Gagal Capai Target Karena Keterbatasan Saat Persiapan Menghadapi BK PON. Tribun Jabar. https://jabar.tribunnews.com/2019/07/29/tim-bisbol-gagal-capai-target-karena-keterbatasan-saat-persiapan-menghadapi-bk-pon

Azwar, S. (2011). Reliabilitas Dan Validitas. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Cooke, A., Kavussanu, M., McIntyre, D., & Ring, C. (2013). The effects of individual and team competitions on performance, emotions, and effort. Journal of Sport and Exercise Psychology, 35(2), 132–143. https://doi.org/10.1123/jsep.35.2.132

Cox, R. . (2002). Sport Psychology: Concept and Applications (Fifth Edit). McGraw Hill.

Fakhrurri, M. I. (2018). Pengaruh Kecemasan Bertanding terhadap Peak Performance Pada Atlet Bola Basket Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.

Faturochman, M. (2016). Pengaruh Kecemasan Bertanding Terhadap Peak Performance Pada Atlet Softball Universitas Negeri Yogyakarta. Bimbingan Dan Konseling, Universitas Negeri Yogyakarta.

Forsyth, D.R. (2006). Group dynamics 4th edition. In Thomson. https://doi.org/10.1177/1046496404263771

Forsyth, Donelson R. (1999). Group Dynamic 3rd Edition. Cengage Learning.

Forsyth, Donelson R. (2010). Group Dynamic 5th Edition. Cengage Learning.

Gunarsa, S. D. (1996). Psikologi Olahraga : Teori dan Praktek. BPK Gunung Mulia.

Gunarsa, S. D. (2008). Psikologi Olahraga Prestasi. BPK Gunung Mulia.

Hardy, L., Jones, G., & Gould, D. (1999). Understanding Psychological Preparation For Sport: Theory and Practice of Elite Performers. Wiley & Sons Inc.

Hermawati, L. R. (2014). Profil perilaku sosial atlet cabang olahraga bela diri, cabang olahraga permainan dan cabang olahraga konsentrasi.

Husdarta, H. (2010). Psikologi Olahraga. Alfabeta.

Martens, R., S.Vealey, R., & Burton, D. (1990). Competitive Anxiety in Sport. Human Kinetics.

Maulana, Z., & Khairani, M. (2017). Pebedaan Kecemasan Bertanding Pada Atlet PON Aceh Ditinjau dari Jenis Aktivitas Olahraga. Jipt, 05(01), 97–106.

Mylsidayu, A. (2014). Psikologi Olahraga (1st ed.). Bumi Aksara.

Nopiyanto, Y. E., & Dimyati, D. (2018). Karakteristik psikologis atlet Sea Games Indonesia ditinjau dari jenis cabang olahraga dan jenis kelamin. Jurnal Keolahragaan, 6(1), 69–76.

Parish, L., & Guilford, J. P. (1957). Fundamental Statistics in Psychology and Education. British Journal of Educational Studies. https://doi.org/10.2307/3118885

Pate, R. R., McClenaghan, B., & Rotella, R. (1993). Dasar-dasar Ilmiah Kepelatihan (ahli bahasa Kasiyo Dwijowinoto). IKIP Semarang Press.

Podungge, R. (2012). Dampak Kecemasan Dan Agresifitas Terhadap Prestasi Olahraga Bela Diri.

Prakoso, B. P. (2012). Hubungan Antara Kohesivitas Kelompok Futsal Dengan Kecemasan Menghadapi Pertandingan. Naskah Publikasi.

Prapavessis, H., & Carron, A. V. (1996). The effect of group cohesion on competitive state anxiety. Journal of Sport and Exercise Psychology, 18(1), 64–74. https://doi.org/10.1123/jsep.18.1.64

Prasandhu. (2018). Hubungan antara kohesivitas kelompok dan kecemasan berkompetisi pada atlet ukm futsal fakultas di universitas islam indonesia.

Prasandhu, & Qudsyi, H. (2018). Hubungan Antara Kohesivitas Kelompok dan Kecemasan Berkompetisi Pada Atlet UKM Futsal Fakultas di Universitas Islam Indonesia.

Putri, Y. I. (2007). Hubungan Antara Intimasi Pelatih - Atlet Dengan Kecemasan Bertanding Pada Atlet Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Semarang.

Satiadarma, M. P. (2000). Dasar-dasar Psikologi Olahraga (1st ed.). Pustaka Sinar Harapan.

Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Administrasi Dilengkapi dengan Metode R&D. In Bandung: Alfabeta. https://doi.org/10.1007/s11116-011-9347-8

Sugiyono. (2014). Metode penelitian. Metode Penelitian.

Suharsimi, A. (2013). Prosedur Penelitian : Suatu Pendekatan Praktik (Edisi Revisi). Jakarta: Rineka Cipta. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004

Weinberg, R. S., & Gould, D. (2011). Foundations of sport and exercise psychology (5th ed.). Human Kinetics.




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/.v6i2.22408

Flag Counter