Studi Deskriptif Implementasi Pendidikan Karakter di SDN 043 Cimuncang Kota Bandung

Rima Sapitri, Eneng Nurlaili Wangi, Nanan Nuraini

Abstract


Abstract. SDN 043 Cimuncang Bandung City has implemented the Bandung Masagi Character Education Program. Bandung Masagi aims to create a generation with good character. The purpose of this study was to obtain an overview regarding the implementation of character education in Elementary School 043 Cimuncang, Bandung City. The research method used is a descriptive study with quantitative methods. The sampling technique used was simple random sampling with the criteria of the V and VI grade students, teachers, and parents. The sample was obtained as many as 116 participants. The measuring instruments used are the School as A Caring Community Profile - II and the Respect and Responsibility School Culture Survey which have been adapted into Indonesian. The results of this study are that student participants have the highest percentage in the Support Care by Parents aspect of 73.8% and adult participants have the highest percentage in the Support Care by Parents aspect. 83.3%. However, there are several aspects that need to be developed by the school as a caring community, including Student Shaping of Their Environment and Student Friendship Belonging.

Keywords: Character Education, Respect & Responsibility, and a Caring Community.

Abstrak. SDN 043 Cimuncang Kota Bandung telah menerapkan Program Pendidikan Karakter Bandung Masagi. Bandung Masagi bertujuan untuk mewujudkan generasi yang berkarakter. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran terkait implementasi pendidikan karakter di Sekolah Dasar Negeri 043 Cimuncang Kota Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah studi deskriptif dengan metode kuantitatif. Teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling dengan kriteria partisipan siswa kelas V dan VI, guru, serta orangtua siswa. Sampel diperoleh  sebanyak 116 orang partisipan. Alat ukur yang digunakan adalah School as A Caring Community Profile - II dan Respect and Responsibility School Culture Survey yang telah diadaptasi kedalam bahasa Indonesia. Hasil dari penelitian ini adalah pada partisipan siswa memiliki persentase tertinggi pada aspek Support Care by Parents sebesar 73,8% dan pada partisipan dewasa memiliki persentase tertinggi pada aspek Support Care by Parents. Sebesar 83,3 %. Namun terdapat beberapa aspek yang perlu dikembangkan oleh sekolah sebagai komunitas peduli diantaranya Student Shaping of Their Environment dan Student   Friendship Belonging.

Kata Kunci: Pendidikan Karakter, Respek & Tanggung Jawab, dan Komunitas Peduli.


Keywords


Pendidikan Karakter, Respek & Tanggung Jawab, dan Komunitas Peduli

Full Text:

PDF

References


Berkowitz, M. W., & Bier, M. C. (2005). What Works in Character Education: A Research-Driven Guide for Education. Washington DC: Character Education Partnership.

Kemendikbud.go.id, (2017, 27 Agustus). Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental. Diakses pada 17 Desember 2019, dari https://www.kemdikbud.go.id/main/blog/2017/08/pekan-kerja-nyata-revolusi-mental

Nasrullah, J, Feri. (2015). Pendidikan Karakter pada Anak dan Remaja. Psikologi & Kemanusiaan.

Lickona, T. (1991). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. New York, NY: Bantam Books.

Lickona, T. (2012). Character Matters. Jakarta :PT. Bumi Askara

Lickona, T. (2012). Educating for Character : Mendidik Untuk Membentuk Karakter. Jakarta : Bumi Askara.

Liputan6.com. (2019, 27 April). Cerita Akhir Pekan: Kasus Cyber Bully Terus Meningkat di Media Sosial. Diakses pada 17 Desember 2019, dari https://www.liputan6.com/lifestyle/read/3951545/cerita-akhir-pekan-kasus-cyber-bully-terus-meningkat-di-media-sosial

Liputan 6.com (2018, Mei 24). 4 Fakta di Balik Kasus Siswa SD Hamili Siswi SMP Tulungagung. Diakses pada 13 Juli 2020, dari https://www.liputan6.com/citizen6/read/3537211/4-fakta-di-balik-kasus-siswa-sd-hamili-siswi-smp-tulungagung

Lococo, Michael. 2004. Teaching Character Development in Elementary Schools: An Integrated Approach. Retrieved from https://www.academia.edu/1651698/Teaching_Character_Development_in_Elementary_Schools_An_Integrated_Approach.

Merdeka.com, (2018, Desember 22). 17 Siswa SD di temanggung Kecanduan Obat Terlarang. Diakses pada 13 Juli 2020, dari https://www.merdeka.com/peristiwa/17-siswa-sd-di-temanggung-kecanduan-obat-terlarang.html

Merdeka.com. (2016, Juli 19). Mendikbud Anies Baswedan luncurkan pendidikan karakter Bandung Masagi. Diakses pada 13 Januari 2020, dari https://bandung.merdeka.com/halo-bandung/mendikbud-anies-baswedan-luncurkan-pendidikan-karakter-bandung-masagi--160719f.html

News.okezone.com. (2020,10 Maret). Alami Bullying hingga kekerasan fisik, siswi SD Depresi Berat. Diakses pada 13 Juli 2020, dari https://news.okezone.com/read/2020/03/10/340/2181285/alami-bullying-hingga-kekerasan-fisik-siswi-sd-depresi-berat

Santrock, W. J. 2012. Perkembangan Masa Hidup. Edisi ke 13. Diterjemahkan oleh: Benedictine Wisdyasinta. Jakarta: Erlangga.

Sari, N. (2013). The Importance of Teaching Moral Valures to the Students. 1(1). 154-162.

Sudiapermana, E. (2016). Buku Saku Program Pengenalan Lingkungan Sekolah Pendidikan Karakter Bandung Masagi. Diakses pada 23 Juni 2020, dari https://www.scribd.com/document/322419887/Buku-Saku-Bandung-Masagi

Wijaya, H., & Helaluddin. (2018). Hakikat Pendidikan Karakter. Jurnal Pendidikan Karakter.




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/.v6i2.22405

Flag Counter