Studi Deskriptif Mengenai Impulsive Buying Kosmetik Korea pada Mahasiswi Angkatan 2017 Pendidikan Bahasa Korea Universitas X Di Bandung

Meiriska Astria Suhendi, Endang Supraptiningsih

Abstract


Abstract. Impulsive buying is purchasing behavior that is dominated by emotional responses that occur before, during, and after making a purchase accompanied by a strong feeling of pleasure, so shopping without planning. These students have the habit of buying Korean cosmetic products excessively so that the Korean cosmetic products they have are piling up and unused, they buy Korean cosmetic products because they are interested without thinking that the money they have should be used for more important needs. The purpose of this study was to obtain empirical data regarding impulsive buying of Korean cosmetics for female students of class 2017 Korean Language Education at University X. The theoretical concept used is impulsive buying proposed by Verplanke & Herabadi (2001). The method used is descriptive with a quantitative approach, data collection on the variable impulsive buying using measuring instruments made by researchers based on the concept of impulsive buying theory from Verplanken & Herabadi which consists of 30 items. The results showed that as many as 44 female students had high impulsive buying behavior with the highest affective aspects, while 15 female students had low impulsive buying behavior.

Keywords: Impulsive Buying, Cosmetic Products, Korea, Student.

 

Abstrak. Impulsive buying adalah perilaku pembelian yang didominasi oleh respon emosioanl yang terjadi sebelum, saat, dan setelah melakukan pembelian yang disertai dengan perasaan senang yang kuat sehingga berbelanja tanpa adanya perencanaan. Mahasiswi ini memiliki perilaku sering membeli produk kosmetik korea secara berlebihan sehingga membuat produk kosmetik korea yang mereka miliki itu menumpuk dan tidak terpakai, mereka membeli produk kosmetik korea karena tertarik tanpa memikirkan uang yang dimiliki seharusnya digunakan untuk kebutuhan yang lebih penting. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh data empiris mengenai impulsive buying kosmetik korea pada mahasiswi angkatan 2017 Pendidikan Bahasa Korea Universitas X. Konsep teori yang digunakan adalah impulsive buying yang dikemukakan oleh Verplanke & Herabadi (2001). Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, pengambilan data pada variabel impulsive buying menggunakan alat ukur  yang dibuat oleh peneliti berdasarkan pada konsep teori impulsive buying dari Verplanken & Herabadi yang terdiri dari 30 item. Hasil penelitian didapatkan bahwa sebanyak 44 mahasiswi memiliki perilaku impulsive buying tinggi dengan aspek afektif paling tinggi, sedangkan 15 mahasiswi memiliki perilaku impulsive buying rendah.

Kata Kunci: Impulsive Buying, Produk kosmetik, Korea, Mahasiswi.


Keywords


Impulsive Buying, Produk kosmetik, Korea, Mahasiswi.

Full Text:

PDF

References


Verplanken, Bas & Herabadi, Astrid. (2001). Individual Differences in Impulse Buying Tendency: Feeling and no Thinking, 15, 72. doi: 10.1002/per.423.

Melani, Indri. (2017). Hubungan Antara Adversity Quotient dengan Motivasi Berwirausaha Online Pada Mahasiswa Psikologi Universitas Medan Area. Medan: Repository

Mawaddah, K. (2018). Studi Deskriptif Impulse Buying Pada Kosmetik di Kalangan Mahasiswi Psikologi

Ilmiani, A. (2019). Hubungan Peran Kelompok Teman Sebaya Dengan Impulsive Buying Dalam Berbelanja Online Pada Mahasiswi Fakultas Syariah Univeristas Islam Bandung.

Istiqlal, Hatta A. (2019). Hubungan Kontrol Diri Dengan Impulse Buying Pada Mahasiswa.

Herabadi, Astrid Gisela. 2003. Buying Impulses: A Study on Impulsive Consumption [Disertasi]. Netherlands (NL): Social Sciences, University of Nijmegen.

Santrok, John W (2012). Life span development/ John Santrock – 13 th. Ed: Mc Graw Hill




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/.v6i2.22388

Flag Counter