Studi Deskriptif Pola Asuh Ayah dari Anak di Tempat Penitipan Anak (TPA) Kota Bandung

Hafnia Rahma Alifa, Yuli Aslamawati

Abstract


Abstract. In Indonesia, there is a dual-career family phenomenon, where both the father and mother are work. It causes parenting tasks to clash with their busy activities. Consequently, there is no other option except delegate a temporary parenting duty to the second party, one of which is TPA (Laily, 2016). Nevertheless, the role of father continues to have an important role that is responsible for equipling a child to be a good individual. This role will function in an intense interaction pattern in daily life, called the parenting style as presented by Baumrind. The purpose of this study is to get a picture of the fathers’ parenting style from children at TPA in Bandung. The research method used is descriptive, with a sampling technique that is accidental sampling by the number of respondents as much as 65 fathers. Data collection is done through a questionnare of normative measuring instruments from Clyde, Barbara, Susanne, & Craig (1995). The results of the study obtained a description of the type fathers’ parenting style from children at TPA in Bandung, the type of foster pattern authoritative (56.4%).

Keywords: Parenting Style, Children, Daycare.

Abstrak. Di Indonesia mulai ditemukan fenomena dual-career family, dimana ayah dan ibu sama-sama bekerja di luar rumah. Hal tersebut menyebabkan tugas pengasuhan anak menjadi berbenturan dengan kesibukan mereka. Akibatnya, tak ada pilihan lain kecuali melimpahkan tugas pengasuhan sementara kepada pihak kedua, salah satunya TPA (Laily, 2016). Walaupun demikian, peran ayah tetap memiliki peran yang penting yang bertanggung jawab untuk membekali seorang anak menjadi individu yang baik. Peran ini akan berfungsi dalam pola interaksi yang intens dalam keseharian, yang disebut pola asuh seperti yang dikemukakan oleh Baumrind. Tujuan dalam penelitian ini ialah untuk mendapatkan gambaran mengenai pola asuh ayah dari anak di tempat penitipan anak (TPA) di kota Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif, dengan teknik sampling yakni accidental sampling dengan jumlah responden sebanyak 65 ayah. Pengumpulan data dilakukan melalui kuisoner alat ukur baku dari Clyde, Barbara, Susanne, & Craig (1995). Hasil penelitian diperoleh gambaran tipe pola asuh ayah dari anak di TPA kota Bandung, yakni tipe pola asuh authoritative (56,4%). 

Kata Kunci: Pola Asuh, Anak, Tempat Penitipan Anak.


Keywords


Pola Asuh, Anak, Tempat Penitipan Anak

Full Text:

PDF

References


Alifaah, M., A., N., & Aslamawati, Y. (2018). Hubungan Persepsi Parental Involvement Dalam Pendidikan dengan Motivasi Belajar pada Siswa SMP “X” Kota Bandung. Bandung. Universitas Islam Bandung: Fakultas Psikologi.

Baumrind, D. (1971). Current patterns of parental authority. Developmental Psychology, 4(1, Pt.2), 1–103. https://doi.org/10.1037/h0030372.

Berns, R.M. (2007). Child, Family, School, Community : Socialization and Support. Amerika.

Hidayati, Laily. 2016. Model Pengasuhan Alternatif Pada Dual-Career Family Pemenuhan Kebutuhan Asah, Asih, dan Asuh Anak Pada Keluarga Ayah-Ibu Bekerja di Kabupaten Tuban. Tuban. STAI Al-Hikmah Tuban. Jurnal Pendidikan Anak , Vol.2, No.2, 2016 E-ISSN 2477-4715.

Himawan, B. Eko. (2016). Motif Orang Tua dalam Memilih Tempat Penitipan Anak. Skripsi. Malang: Universitas Muhammadiyah Malang.

Hurlock, E.B. (1999). Chlid Development Jilid II, terjemahan Tjandrasa, Jakarta: Erlangga.

Ismi Isnani Kamila, & Mukhlis. (2013). Perbedaan Harga Diri (Self Esteem) Remaja Ditinjau dari Keberadaan Ayah. Kepulauan Riau. UIN Sultan Syarif Kasim.

KPAI. 2015. Kualitas Pengasuhan Anak Indonesia: Survei Nasional dan Telaah Kebijakan Pemenuhan Hak Pengasuhan Anak di Indonesia. Jakarta Pusat: Menteng.

Maccoby, E., & Martin, J. (1983). Socialization in The Context of The Family: Parent Child Interaction (4th ed., Vol. 4). (P. Mussen, & E. Hetherington, Eds.) Wiley, New York: Handbook of Child Psychology: Socialization, Personality, and Social Development.

Muna, N. (2014). Motivasi Orangtua Menitipkan Anaknya di Tempat Pengasuhan Anak (TPA) Sekar Nagari Universitas Negeri Semarang. Semarang: Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang.

Nielsen, L. (2011). Divorced fathers and their daughters: A review of recent research. Journal of Divorce and Remarriage, 52, 77–93. doi:10.1080/10502556.2011.546222.

Pleck, J, H., & Masciadrelli, B, P. (2004). Paternal Involvement by U.S. Rsidential Fathers: Levels, Sources and Consequences. Dalam M. E. Lamb, The Role of Father in Child Development (hal. 222-271). Hoboken: John Wiley and Sons.

Rahardjo, P., & Setyawati. (2015). Keterlibatan Ayah Serta Faktor-Faktor Father Involvement on Parenting Sexuality As Prevention Efforts, (September), 216–223.

Robinson, C., Mandleco, B., Roper, S., & Hart, C. (1995). The Parenting Styles and Dimensions Questionnaire (PSDQ). Journal Handbook of Family Measurement Techniques, Vol.3, 319-321.

Septiani, D., & Nasution, I. N. (2018). Peran Keterlibatan Ayah dalam Pengasuhan Bagi Perkembangan Kecerdasan Moral Anak. Jurnal Psikologi, 13(2), 120. https://doi.org/10.24014/jp.v13i2.4045. ISSN 1978-3655.

Shapiro, J.L. (2003). The Good Father, Kiat Lengkap Menjadi Ayah Teladan. Alih bahasa : Lala Herawati Dharma dan Heru Prasetia. Bandung: Kaifa.

Wangi, E., N., & Aslamawati, Y., & Sartika, D., Eryani, R., D., & Lutfiani, M., S. (2020). Training Building Positive Characters to Children Through Foster Parents in SOS Village Indonesia Lembang. Bandung. Universitas Islam Bandung: Fakultas Psikologi.

Web :

Badan Pusat Statistik. (2011). Statistik Indonesia 2011. Diambil dari https://www.bps.go.id/publication/2011/09/15/cc59f813e9baba19038c0089/statistik-indonesia-2011.html. Diakses pada 30 Desember 2019.

Detik Health. (2014). Pilih-pilih Daycare? Ini Tipsnya. Diambil dari https://health.detik.com/ibu-dan-anak/d-2681126/pilih-pilih-day-care-ini-tipsnya. Diakses pada 7 Juli 2020.

Johnsons Baby (n.d.).Pentingnya Keterlibatan Ayah dalam Pengasuhan dalam Proses Tumbung Kembang Anak. Diambil dari https://www.johnsonsbaby.co.id/artikel/pentingnya-keterlibatan-ayah-dalam-proses-tumbuh-kembang-anak. Diakses pada 2 Januari 2020.

Saepulloh, R. (2017). Mensos: Indonesia Ranking 3 Fatherless Country di Dunia. Diambil dari https://www.wartaekonomi.co.id/read149193/mensos-indonesia-ranking-3-fatherless-country-di-dunia%C2%A0.html. Diakses pada 1 Januari 2020.

Wiryadi, R. (2017). Pentingkah Peran Seorang Ayah di Pengasuhan Anak?. Diambil dari https://www.kompasiana.com/rudywiryadi12/59784ad9347d5d1fa7414d12/peran-ayah?page=all. Diakses pada 1 Januari 2020.




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/.v6i2.22381

Flag Counter