Hubungan Dukungan Sosial dan Penerimaan Diri Remaja Awal dengan Orang Tua Bercerai

Noviani Nurhamida Nugraha, Agus Budiman

Abstract


Abstract. Divorce of parents causes a change in family life for either husband, wife or child. Adolescence and having to the fact their parents are divorced are more at risk of psychological disorders and behavioral disorders. Social support is important for adolescence in dealing with problems experienced. When individuals get support from others, they will slowly adjust to the situation of the post-parent divorce. So the purpose of this researches are to: (1) Obtaining empirical data on the relationship between social support with self-acceptance for early adolescence in divorced parents in Bandung city’s. (2) Obtaining empirical data on early adolescent social support in divorced parents in Bandung city. (3) Obtaining empirical data on early adolescent self-acceeptance in divorced parents in Bandung city. This research uses quantitative methods with a correlational design. Data collection is carried out using the translated Social Support Questionnaire (SSQ) measuring instrument and adapted by Nurjannah, A., and Diantina, F. P (2019) which consists of 27 items and measuring instrument by Aidina, W., Nisa, H., dan Sulistyani, A (2018) which consists of 18 items. The sampling techniques in this study used simple random sampling with a sample of 77 respondents. The analytical technique used is the Spearman Rank correlation. The results showed there was a strong positive relationship between social support with self-acceptance of 0.659 so that the lower social support the the lowes self-acceptance of early adolescent in divorced parents in Bandung city.

Keywords: Divorce, Early Adolescence, Social Support, Self-Acceptance.

Abstrak. Perceraian orang tua menyebabkan perubahan dalam kehidupan keluarga baik untuk suami, istri ataupun anak. Anak dengan usia remaja dan harus menghadapi kenyataan orang tuanya bercerai lebih beresiko terhadap gangguan psikologis dan penyimpangan perilaku. Dukungan sosial merupakan hal penting pada remaja dalam menghadapi masalah yang dialami. Ketika individu mendapatkan dukungan dari orang lain, perlahan-lahan mereka akan menyesuaikan diri dengan situasi pasca perceraian orang tua. Sehingga tujuan dari penelitian ini adalah untuk: (1) Mendapatkan data secara empiris mengenai hubungan dukungan sosial dengan penerimaan diri remaja awal pada orang tua bercerai di Kota Bandung. (2) Mendapatkan data secara empiris mengenai dukungan sosial remaja awal pada orang tua bercerai di Kota Bandung. (3) Mendapatkan data secara empiris mengenai penerimaan diri remaja awal pada orang tua bercerai di Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan alat ukur Social Support Questionnaire (SSQ) yang telah diterjemahkan dan diadaptasi oleh Nurjannah, A., dan Diantina, F. P (2019) yang terdiri dari 27 item dan alat ukur penerimaan diri dari Aidina, W., Nisa, H., dan Sulistyani, A (2018) yang terdiri dari 18 item. Teknik sampling dalam penelitian ini menggunakan simple random sampling dengan ukuran sampel sebanyak 77 responden. Teknik analisis yang digunakan yaitu korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang kuat antara dukungan sosial dengan penerimaan diri sebesar 0.659 sehingga semakin rendah dukungan sosial maka semakin rendah penerimaan diri remaja awal pada orang tua bercerai di Kota Bandung.

Kata Kunci: Perceraian, Remaja Awal, Dukungan Sosial, Penerimaan Diri.


Keywords


Perceraian, Remaja Awal, Dukungan Sosial, Penerimaan Diri

Full Text:

PDF

References


Amylia, Y., & Surjaningrum, E. (2014). Hubungan antara Persepsi Dukungan Sosial dengan Tingkat Kecemasan pada Penderita Leukimia. Jurnal Psikologi Klinis dan Kesehatan Mental, 3(2), 79-98.

Berger, E. M. (1952). The Relation Between Expressed Acceptance of The Self and Expressed Acceptance of Others. The journal of Abnormal and social psychology, 47(4), 778-782.

Dariyo, A. (2004). Psikologi Perkembangan Dewasa Muda. Jakarta: Grasindo.

Dewi, P. S., & Utami, M. S. (2008). Subjective Well-Being Anak Dari Orang Tua Yang Bercerai. Jurnal Psikologi, 35(2), 194-212.

Eagle, D. E., Hybels, C. F., & Bell, R. (2018). Perceived Social Support, Received Social Support, and Depression among Clergy. Journal of Social and Personal Relationship, 20(10), 1-9.

Hurlock, E. B. (1996). Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Alih bahasa: Dra. Istiwidayanti dan Drs. Soedjarwo, M.Sc. Edisi Kelima. Jakarta: Erlangga.

Hurlock, E. B. (1999). Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Alih bahasa: Dra. Istiwidayanti dan Drs. Soedjarwo, M.Sc. Edisi Kelima. Jakarta: Erlangga.

Jawaami, A. J. (2019). Ini Penyebab Tertingginya Perceraian di Kota Bandung. Bandung. Retrieved from: www.ayobandung.com

Masten, A. S., Best, K. M., & Germenzy, N. (1990). Resilience and development: Contribution from study of children who overcome adversity. Development and psychopatology, 2(4), 425-444.

Naqiyaningrum. (2017). Penerimaan Diri pada Remaja yang Berasal dari Keluarga Bercerai. Skripsi Sarjana: Universitas Katolik Soegijapranata. Semarang.

Ramdhani, P. E., & Krisnani, H. (2019). Analisis Dampak Perceraian Orang Tua Terhadap Anak Remaja. Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial, 2(1), 109-119.

Sarafino, E. P., & Smith, T. W. (2011). Health psychology: Biopsychosocial interactions (7thed.). United States of America: John Willey & Sons Inc.

Sarason, I. G., Levine, H. M., Basham, R. B & Sarason, B. R. (1983). Assessing social support: The Social Support Questionnaire. Journal of Personality and Social Psychology, 44(1), 127-139.

Sheerer, E. T. (1949). An Analysis of The Relationship Between Acceptance of and Respect for Self and Acceptance of and Respect for Others in Ten Counseling Cases. Journal of Consulting Psychology, 13(3), 169.

Untari, I., Putri, K. P., & Hafiduddin, M. (2018). Dampak Perceraian Orang Tua Terhadap Kesehatan Psikologis Remaja. Profesional Islam, 15(2), 99.

Retrieved: www.bps.go.id

Retrieved: www.pa-bandung.go.id




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/.v6i2.22341

Flag Counter