Studi Deskriptif Mengenai Motivasi Belajar pada Siswa SMPN 3 Cimahi

Rr. Neisya Anditia Poetri, Yuli Aslamawati

Abstract


Abstract. The world of education in the last 2 years has implemented a zoning system at all levels of public education in PPDB. The admission system since 2018 has no longer focused on academic achievement, but has focused on the distance or radius of the student's residence from the school (zoning). Students who apply to the school if they comply with the zoning rules can be admitted to the school. Prior to the implementation of the zoning system, SMPN 3 Cimahi set a NEM of 26.60 so that it recruits good quality prospective students. Admission of students with the zoning system led to the opening of students with low NEM to be accepted at SMPN 3 Cimahi. However, judging by the learning outcomes, schools can still maintain their quality well and still produce many achievements. On the other side, many graduates continue on to excellent schools. Based on the concept of Educational Psychology theory, learning outcomes are very dependent on learning motivation. There are several aspects of learning motivation according to Pintrich that play a role, namely Intrinsic Goal Orientation, Extrinsic Goal Orientation, Task Value, Control of Learning Beliefs, Self Efficay for Learning, Test Anxiety. This research is a descriptive quantitative study. The data were collected using a questionnaire made by Paul R Pintrich. The research subjects were students in grades 7,8 and 9. The sampling technique used was simple random sampling. Based on the research results, more than 50% of students have high learning motivation. The extrinsic goal orientation aspect is the highest aspect, which is owned by 93 students (57.4%), this is in accordance with the developmental psychology theory that adolescents are strongly influenced by their peers, namely that they have the drive and desire to achieve goals and achievements as desired. expected, influenced by the surrounding environment, especially by friends. Taking advantage of the characteristics of students who are in adolescence, the suggestions in this study are aimed at schools, parents and also to students themselves, to sort and choose friends who are good in learning, also good in social-emotional relations.

 

Keywords: Learning Motivation, Zoning System

 

Abstrak. Dunia Pendidikan dalam 2 tahun terakhir ini telah menerapkan sistem Zonasi disemua jenjang pendidikan negeri dalam PPDB. Sistem penerimaan sejak tahun 2018 tidak lagi terfokus berdasarkan capaian prestasi akademik, tetapi menitikberatkan berdasarkan jarak atau radius tempat tinggal siswa dengan sekolah (zonasi). Siswa yang mendaftar ke sekolah bila sesuai dengan aturan zonanya dapat diterima di sekolah tersebut. SMPN 3 Cimahi sebelum diberlakukan sistem zonasi mematok NEM sebesar 26,60 sehingga menjaring calon siswa dengan kualitas yang baik. Penerimaan siswa dengan sistem zonasi menyebabkan terbukanya siswa dengan NEM yang rendah juga diterima di SMPN 3 Cimahi. Namun demikian menilik hasil pembelajaran, sekolah tetap dapat mempertahankan kualitasnya dengan baik, juga tetap menghasilkan banyak prestasi. Di sisi lain para lulusan banyak yang melanjutkan ke sekolah yang menjadi unggulan. Berdasarkan konsep teori Psikologi Pendidikan, hasil belajar sangat bergantung pada motivasi belajar. Terdapat beberapa aspek motivasi belajar menurut Pintrich yang berperan, yaitu Intrinsic Goal Orientation, Extrinsic Goal Orientation, Task Value, Control of Learning Beliefs, Self Efficay for Learning, Test Anxiety. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif, Pengambilan data menggunakan kuesioner yang dibuat oleh Paul R Pintrich. Subjek penelitian adalah siswa kelas 7,8 dan 9 Teknik sampling yang digunakan adalah Simple Random Sampling. Berdasarkan hasil penelitian lebih dari 50% siswa memiliki motivasi belajar yang tinggi. Aspek extrinsic goal orientation adalah aspek yang tertinggi, yaitu dimiliki oleh 93 siswa (57,4%), hal ini sesuai dengan teori Psikologi perkembangan bahwa remaja sangat dipengaruhi oleh teman sebayanya, yaitu bahwa mereka memiliki dorongan dan keinginan untuk mencapai tujuan dan prestasi sesuai yang diharapkan, dipengaruhi oleh lingkungan disekitar terutama oleh teman. Memanfaatkan karakteristik siswa yang berada pada masa remaja, saran dalam penelitian ini ditujukan kepada sekolah, orang tua dan juga kepada siswa sendiri, untuk memilah dan memilih teman yang baik dalam pembelajaran, juga baik dalam relasi social-emosional.

Kata Kunci : Motivasi Belajar, Sistem Zonasi


Keywords


Motivasi Belajar, Sistem Zonasi.

Full Text:

PDF

References


Daftar Pustaka

Arikunto, S. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta

Hanifah, Ismi & Aslamawati, Yuli (2016). Studi Deskriptif Mengenai Self-Esteem Siswa Berprestasi Non Kurikules Kelas XII di SMA Negeri 4 Cimahi. Prosiding Psikologi. Universitas Islam Bandung

Pintrich, Paul R.; And Others: A Manual for the Use of the Motivated Strategies Learning Questionnaire (MLSQ).

Pratiwi, Ridha Rizki & Aslamawati, Yuli (2016). Hubungan Self-Esteem dengan Self-Regulated Learning Pada Siswa kelas IX di SMP X Bandung. Prosiding Psikologi. Universitas Islam Bandung.

Schunk, D.H. 2012. Learning Theories An Educational Perspective. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Sukardi, D. 2007. Metode Penelitian Pendidikan. Yogyakarta: Bumi Aksara.




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/.v6i2.22322

Flag Counter