Studi Deskriptif Subjective Well-Being pada Mahasiswa yang Mengalami Adiksi Media Sosial di Kota Bandung

Ersha Nurul Fatonah, Sulisworo Kusdiyati

Abstract


Abstract. Social media addiction is an excessive and compulsive use on social media which impacted social problems or emotional problems. Despite these problems, social media users cannot control the excessive use of social media. Social media addiction generates a variety of positive and negative impacts on its users in daily life. The condition of the students show that some are satisfied with their lives so that they have positive feelings in their lives, while some are dissatisfied with their lives, causing negative feelings. The purpose of this research is to see how the level of subjective well-being in students experiencing social media addiction. The method used in this research is a descriptive study with a total amount of respondents are 349 students. Data collection was collected using standard SWLS measurement tools from Diener (1985) adapted by Yusak Novanto and SPANE from Diener (2009) which had been adopted by Hanif Akhtar. The results show that as many as 117 people (34%) had high subjective well-being and 232 people (66%) had low subjective well-being.

Keywords: social media addictio, students in Bandung, subjective well-being

 

Abstrak. Adiksi media sosial dikatakan sebagai suatu penggunaan berlebihan dan kompulsif pada media sosial yang mengakibatkan masalah sosial atau masalah emosional. Meskipun mengalami masalah-masalah ini, pengguna media sosial tidak dapat mengontrol penggunaan media sosial yang berlebihan. Adiksi media sosial dapat menimbulkan berbagai dampak positif dan dampak negatif terhadap penggunanya dalam kehidupan sehari-hari, kondisi mahasiswa tersebut memperlihatkan ada yang merasa puas dengan kehidupannya saat ini sehingga memiliki perasaan positif dalam kehidupannya serta ada juga yang tidak puas dengan kehidupannya sehingga menimbulkan perasaan negatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana tingkat subjective well-being pada mahasiswa yang mengalami adiksi media sosial. Metode yang digunakan penelitian ini adalah studi deskriptif dengan responden sebanyak 349 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan alat ukur baku SWLS dari Diener (1985) diadaptasi oleh Yusak Novanto dan  SPANE dari Diener (2009) yang telah di adaptasi oleh Hanif Akhtar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 117 orang (34%) memiliki subjective well being yang tinggi dan 232 orang (66%) memiliki subjective well-being yang rendah.

Kata kunci : adiksi media sosial, mahasiswa kota Bandung, subjective well-being


Keywords


adiksi media sosial, mahasiswa kota Bandung, subjective well-being

Full Text:

PDF

References


APJII. (2017). Info grafis Penetrasi dan Perilaku Pengguna Internet 2017. Retrieved from https://web.kominfo.go.id/sites/default/files/lapo

Diener. (1984). Subjective well-being.pdf. Psychological Bulletin.

Diener, E., & Biswas-Diener, R. (2002). Will Money Increase Subjective Well-Being. Social Indicators Research, 57(2), 119–169. https://doi.org/10/fdzv9n

Diener, E., Oishi, S., & Lucas, R. E. (2002). Personality, Culture, and Subjective Well-Being: Emotional and Cognitive Evaluations of Life. Annual Review of Psychology, 54(1), 403–425. https://doi.org/10.1146/annurev.psych.54.101601.145056

Eijnden, R. J. J. M. Van Den, Lemmens, J. S., & Valkenburg, P. M. (2016). Computers in Human Behavior The Social Media Disorder Scale : Validity and psychometric properties. Computers in Human Behavior, 61, II–II. https://doi.org/10.1016/j.chb.2016.03.038

Hakim, S. N., & Raj, A. A. (2017). Dampak kecanduan internet ( internet addiction ) pada remaja, 280–284.

Kusdiyati, S. (2019, March). Gratitude and Well-Being in Unfixed-salary Teacher. In Social and Humaniora Research Symposium (SoRes 2018). Atlantis Press.

Nurfadhillah, R. (2014). Pengaruh Parenting Style Dan Tipe Kepribadian Big Five Terhadap Kecenderungan Adiksi Internet Kepribadian Big Five. Fakultas Psikologi, Universitas Negeri Islam Syarif Hidayatullah.

Pavot, W., & Diener, E. (2008). The Satisfaction With Life Scale and the emerging construct of life satisfaction. Journal of Positive Psychology, 3(2), 137–152. https://doi.org/10.1080/17439760701756946

Raihana, P.A. (2010). Perbedaan kecenderungan Kecanduan Internet Ditinjau dari Kepribadian Introvert-Ekstrovert dan jenis Kelamin. Skripsi, Surakarta : Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret.

Shahnaz, I., & Rezaul Karim, A. K. . (2014). The impact of internet Addiction on life satisfaction & life engagement in young adults. Universal Journal of Psychology 2.9, (Departement of psychology, University of Dhaka, 1000 Dhaka, Bangladesh), 273–284.

Sutanto, B.K. 2016. Perbedaan Smartphone Addiction Antara Mahasiswa Laki-Laki Dan Perempuan Otentik Di UPT Pendidikan Kecamatan Laweyan Tahun Ajaran 2016-2017. Surakarta : Skripsi Universitas Muhammadiyah Surakarta.




Flag Counter