Hubungan Tipe Kepribadian Neurotik dengan Adiksi Media Sosial pada Remaja di SMA Negeri 11 Kota Bandung

Desyani Feby Sinthia, Lilim Halimah

Abstract


Abstract. Adolescents can quickly adopt new technologies such as the internet. They have been predicted to be most vulnerable to the negative impacts caused by the influence of the internet. One of them is the development of social media. Adolescents in Eleven Senior Highschool in Bandung have a tendency to experience social media addiction. Reasons expressed by adolescents in accessing social media indicate the needs of someone with neurotic personality . The purpose of this study was to obtain empirical data about the relation between neurotic personality and social media addiction in adolescents at Eleven Senior Highschool in Bandung. The method used quantitative and correlational research designs with 200 adolescent. The analysis technique used the Spearman Rank Correlation Test. The results showed a) compliant personality with social media addiction was r = 0.287 with a value of p = 0,000 <0.05. This means that there isa significant and low or weak relationship between compliant personality with social media addiction, b) aggressive personality with social media addiction r = 0.211 with a value of p = 0.003 <0.05. This means that there is a significant and low or weak relationship between aggressive personality with social media addiction , and c) detached personality with social media addiction is r = 0.210 with a value of p = 0.003 <0.05. This means that there is a significant and low or weak relationship between detached personality with social media addiction.

Keywords: Social Media Addiction, Neurotic Personality, Adolescence

Abstrak. Remaja dapat dengan cepat mengadopsi teknologi baru seperti internet. Mereka diperkirakan paling rentan terhadap dampak negatif yang ditimbulkan akibat pengaruh internet. Salah satunya adalah perkembangan media sosial. Para remaja di SMA Negeri 11 Kota Bandung memiliki kecenderungan mengalami adiksi media sosial. Alasan-alasan yang diungkapkan para remaja dalam mengakses media sosial menunjukkan kebutuhan-kebutuhan yang menggambarkan kepribadian neurotik. Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan data empirik mengenai hubungan kepribadian neurotik dan adiksi media sosial pada remaja di SMA Negeri 11 Kota Bandung. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dan desain penelitian korelasi dengan jumlah subjek 200 siswa. Teknik analisis yang digunakan adalah Uji Korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan a) kepribadian compliant dengan adiksi media sosial adalah r = 0,287 dengan nilai p = 0,000 < 0,05.  Artinya terdapat hubungan yang signifikan antara kepribadian compliant dengan adiksi media sosial namun tingkat hubungan rendah atau lemah, b) kepribadian aggressive dengan adiksi media sosial r = 0,211 dengan nilai p = 0,003 < 0,05.  Artinya terdapat hubungan yang signifikan antara kepribadian aggressive dengan adiksi media sosial namun tingkat hubungan rendah atau lemah, dan c) kepribadian detached dengan adiksi media sosial adalah r = 0,210 dengan nilai p = 0,003 < 0,05.  Artinya terdapat hubungan yang signifikan antara kepribadian detached dengan adiksi media sosial namun tingkat hubungan rendah atau lemah.

Kata Kunci: Adiksi Media sosial, Kepribadian neurotik, Remaja


Keywords


Social Media Addiction, Neurotic Personality, Adolescence

Full Text:

PDF

References


Ali, Muhammad & M. Asrori. 2014. Psikologi Remaja Perkembangan Peserta Didik. Jakarta: Bumi Aksara.

Alwisol. 2017. Edisi Revisi PSikologi Kepribadian. Malang: UMM Press.

Andreassen et. Al (2014). Predictors of Use of Social Network. Journal of ComputerMediatri Communication

Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia. Hasil Survei Penetrasi dan Perilaku Pengguna Internet Indonesia 2017. https://apjii.or.id/survey diakses pada 18 Oktober 2018

Chaplin, J.P. 2006. Kamus Lengkap Psikologi. Jakarta : PT RajaGrafindo Persada

Coolidge, F.L. 2005. Horney-Coolidge Tridimensional Inventory: Manual. Colorado: Univesity of Colorado

Coolidge, F. L., Moor, J. C., Yamazaki, T. G., Stewart, S. E., & Segal, D. L. (2001). On the Relationship between Karen Horney's Tripartite Neurotic Type Theory and Personality Disorder Features. Personality and Individual Differences, 1387-1400.

Coralia, F., Qodariah, S., dan Yanuvianti,M. 2017. Tipe Kepribadian dan Self Esteem pada Pecandu Media Sosial. Bandung: Universitas Islam Bandung. https://ejournal.unisba.ac.id/index.php/schema/article/view/3386/2354 diakses pada tanggal 19 Oktober 2018

Feist, J., Feist, G.J., Roberts, T. 2017. Theories of Personality Edisi Kedelapan. Jakarta: Salemba Humanika

Hardie, E., & Tee, M. Y. (2007). Excessive Internet use: The role of personality, loneliness and social support networks in internet addiction. Australian Journal of Emerging Technologies and Society, 5(1), 34–47.

Holdoš, J. (2017). Type D Personality in the Prediction of Internet Addiction in the Young Adult Population of Slovak Internet Users. Current Psychology, 36(4), 861–868. https://doi.org/10.1007/s12144-016-9475-6

Raihana, P.A. (2010). Perbedaan Kecenderungan Kecanduan Internet Ditinjau Dari Tipe Kepribadian Introvert-Ekstovert Dan Jenis Kelamin. Skripsi. Surakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret.

Rahma, F.M., Lestari, S., Faizah. 2012. Hubungan Tiga Tipe Kepribadian Neurotik (Karen Horney) dengan Kenakalan Remaja pada Siswa Kelas X di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Malang. Malang : Universitas Brawijaya. https://s3.amazonaws.com/academia.edu.documents/31853964/

Van Den Eijnden, R. J. J. M., Lemmens, J. S., & Valkenburg, P. M. (2016). The Social Media Disorder Scale: Validity and psychometric properties. Computers in Human Behavior, 61, 478–487. https://doi.org/10.1016/j.chb.2016.03.038




Flag Counter