Hubungan Antara Academic Self-Efficacy dengan Kecurangan Akademik Pada Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas X

Salma Shofiyyah Mardli, Hedi Wahyudi

Abstract


Abstract. Academic cheating can occur because students are unsure of their abilities when they find obstacles so they quickly give up and choose another way to get good results. This study aims to see how strong the relation between academic self-efficacy and academic cheating on students of the Faculty of Psychology in X University. Academic self-efficacy is measured by the Academic Self-Efficacy Scale (ASE) constructed by Zajacova, Lynch, and Espenshade (2005), while academic cheating was measured by an academic cheating questionnaire constructed by researchers. The population in this study were students of the Faculty of Psychology X University with a GPA under 3,00 who did academic cheating. The number of samples in this study were 65 students, and the sampling technique used was purposive sampling. Data analysis method used is Rank Spearman correlation test. The result of this study showed r= -0,560 and p=0,000. It means there is a fairly close negative and significant relation between academic self-efficacy and academic cheating.

Keywords: Academic Self-Efficacy, Academic Cheating, College Students.

Abstrak. Kecurangan akademik dapat terjadi karena mahasiswa tidak yakin dengan kemampuan yang dimilikinya saat menemukan hambatan sehingga mereka menjadi  cepat menyerah dan memilih jalan pintas untuk memperoleh hasil yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa erat hubungan antara academic self-efficacy dengan kecurangan akademik pada mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas X. Academic self-efficacy diukur dengan Academic Self-Efficacy Scale (ASE) yang dikonstruksikan oleh Zajacova,Lynch, dan Espenshade (2005). Sedangkan kecurangan akademik diukur dengan kuesioner kecurangan akademik yang dikonstruksikan oleh peneliti. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas X dengan IPK < 3,00 yang melakukan kecurangan akademik. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 65 mahasiswa, teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Metode analisis data yang digunakan dengan uji korelasi rank spearman. Hasil penelitian ini menunjukkan r= -0,560 dengan p = 0,000, artinya terdapat hubungan negatif signifikan yang cukup erat antara academic self-efficacy dengan kecurangan akademik.

Kata Kunci: Academic Self-Efficacy, Kecurangan Akademik, Mahasiswa


Keywords


Academic Self-Efficacy, Kecurangan Akademik, Mahasiswa

Full Text:

PDF

References


Anderman, E.M., & Murdock, T. B. (2007). The Psychology of Academic Cheating. London : Academic Press.

Ashari, A., Hardjajani, T., & Karyanta, N. A. (2010). Hubungan Antara Persepsi Academic Dishonesty dan Self Efficacy dengan Perilaku Academic Dishonesty Pada Mahasiswa (Studi pada Mahasiswa Psikologi di Kotamadya Surakarta). Wacana Jurnal Psikologi, 2(1), 26–58.

Bandura, A. (1997). Self-Efficacy : The Exercise of Control. New York : W.H Freeman and Company

Bintoro, W., Purwanto, E., & Noviyani, D. I. (2013). Hubungan Self Regulated Learning Dengan Kecurangan Akademik Mahasiswa. Educational Psychology Journal, 2(1), 57–64.

Graves, S. M., & Austin, S. F. (2008). Student Cheating Habits : A Predictor Of Workplace Deviance. Journal of Diversity Management, 3(1), 15–22

Kode Etik Psikologi Indonesia. (2010). Jakarta: Pengurus Pusat Himpunan Psikologi Indonesia.

Lambert, E. G., Hogan, N. L., & Barton, S. M. (2003). Collegiate Academic Dishonesty Revisited : What Have They Done, How Often Have They Done It, Who Does It, And Why Did They Do IT? Electronic Journal of Sociology, 7.

Purnamasari, D. (2013). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kecurangan Akademik Pada Mahasiswa. Educational Psychology Journal, 2(1), 65–72.

Syahrina, I. A., & Ester. (2016). Self Efficact Dengan Academic Dishonesty Pada Mahasiswa Universitas Putra Indonesia YPTK Padang. RAP UNP, 7(1), 24–35.

Zajacova, A., Lynch, S. M., & Espenshade, T. J. (2005). Self-efficacy, stress, and academic success in college. Research in Higher Education, 46(6), 677–706.




Flag Counter