HUBUNGAN ANTARA CHARACTER STRENGTH DENGAN PENYESUAIAN DIRI PADA SANTRI PUTRI KELAS INTENSIF PONPES AL BASYARIYAH KABUPATEN BANDUNG

YULYANI KURNNIATI, SUSANDARI SUSANDARI

Abstract


Banyak orang tua memasukan anaknya ke pesantren dengan harapan anaknya bisa menjadi lebih baik dan tidak terjerumus pada pergaulan bebas. Akan tetapi banyak remaja yang masuk pesntren tidak betah karena tidak mampu menyesuaikan diri dengan kehidupan di pesantren sehingga mereka mengundurkan diri atau keluar dari pesantren tersebut. Hal tersebut terjadi pula pada santri kelas Intensif Ponpes Al-Basyariyah Kabupaten Bandung yang terdiri dari santri yang berlatar belakang bukan dari pesantren. Akan tetapi dari sekian banyak santri yang pulang, masih banyak juga santri yang bertahan. Santri yang bisa bertahan dianggap bisa menyesuaikan diri dan mempunyai karakter positif dalam dirinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh data empiris mengenai hubungan antara Character Strength dan Penyesuaian Diri santri kelas intensif serta memperoleh gambaran karakter apa saja yang berkaitan dengan aspek-aspek penyesuain diri santri. Variabel dalam penelitan ini adalah Character Strength dan Penyesuaian Diri santri kelas intensif. Metoda yang digunakan dalam penelitian ini adalah metoda korelasional. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh santri kelas intensif yang masih bertahan berjumlah 68 orang. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan Uji Korelasi Rank Spearman (rs). Hasil yang diperoleh adalah terdapat 5 karakter yang mempunyai korelas yang kuat dan cukup kuat dengan penyesuaian diri. Karakter-karakter tersebut adalah Humor (rs) 0,733, Self  regulation (rs) 0,427, Judgement 0,415, Prudence (rs) 0,412 dan Hope  (rs) 0,404 . Aspek Penyesuaian Diri yang paling tinggai adalah persepsi terhadap realita dan aspek terendah adalah hubungan interpersonal yang baik.

Keywords


Character Strength; Penyesuaian Diri; Santri kelas Intensif

References


Arikunto, Suharsimi. (2009). Manajemen Penelitian, Jakarta : RinekaCipta.

Azwar, S. (2007). Sikap Manusia Teori dan Pengukurannya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar Offset.

Haber, A., & Runyon, R. P. (1984). Psychology of Adjustment. Illionis: The Dorseey Press.

Irene, L. (2013). Perbedaan Tingkat Kemandirian dan Penyesuaian Diri Mahasiswa Perantauan Suku Batak Ditinjau Dari Jenis Kelamin. Jurnal Psikologi. Vol. 01. Surabaya: Universitas Negeri Surabaya.

Noor, Hasanuddin. (2010). Psikometri Aplikasi Penyusunan Instrumen Pengukuran Perilaku. Bandung: Fakultas Psikologi UNISBA.

Peterson, C., & Park, N. (2009). Classifying and measuring strengths of character. In S. J. Lopez & C. R. Snyder (Eds.), Oxford handbook of positive psychology, 2nd edition (pp. 25-33). New York: Oxford University Press.

Peterson, C., & Seligman, M. E. P. (2004). Character Strength and virtues: A handbook and classification. New York: Oxford University Press and Washington, DC: American Psychological Association.

Rashid, T., Anjum, A., Quinlan, D., Niemiec, R. M., Mayerson, D., & Kazemi, F. (2013). Assessment of character Strength in children and adolescents. In C. Proctor & A. Linley (Eds.), Handbook of Positive Psychology for Children and Adolescents.

Schneiders. A.A., (1964). Personal adjustment and Mental Health. New York: Holt, Rinehart, and Winston.

Siegel, S. (1997). Statistik Nonparametrik Untuk Ilmu-ilmu Sosial. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Silalahi, U. (2012). Metode Penelitian Sosial. Bandung: PT. Refika Aditama.

Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Administrasi. Bandung : Alfabeta

Suryadi. (2012). EVOLUSI PESANTREN: Dinamika Perubahan Pesantren hingga Boarding School. Mukaddimah. Vol. 18, No. 1, 2012. Yogyakarta: Sekolah Tinggi Pendidikan Islam Bina Insan Mulia Yogyakarta

(http://pontren-alba.blogspot.com/ ). Diakses pada tanggal 28 November 2014. Pukul 21.32 WIB.

(http://www.arrahmah.com/news/2013/05/08/sedikit-mengenai-ponpes-al-basyariyah-yang-disebut-sebut-sebagai-tempat-baku-tembak-antara-densus-88-dengan-terduga-teroris.html). Diakses pada tanggal 28 November 2014. Pukul 22.12 WIB.

(http://iffahkarimah.blogspot.com/2013/01/akulturasi-psikologi.html ). Diakses pada tanggal 17 Januari 2015. Pukul 20.56 WIB.

(http://a-research.upi.edu/operator/upload/s_b015_0608724_chapter1.pdf). Diakses pada tanggal 18 Januari 2015. Pukul 09.21 WIB.




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/.v0i0.1556

Flag Counter    Â