HUBUNGAN ANTARA HEALTH BELIEF DENGAN PERILAKU COMPLIANCE PADA PASIEN PENDERITA GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISA DI RUMAH SAKIT AL ISLAM BANDUNG

VINA LUSIANA NADIANTI, MAKMUROH SRI RAHAYU

Abstract


Pasien gagal ginjal kronik menjalani proses hemodialisa 1-3  kali dalam satu minggu dan setiap kali nya memerlukan waktu 2-5 jam, kegiatan ini akan berlangsung terus menerus sepanjang hidupnya. Berdasarkan keterangan yang didapat dari keluarga menunjukkan pasien memiliki health belief dan perilaku compliance yang rendah, namun berbeda dengan keterangan pasien yang mengatakan bahwa pasien meyakini akan kondisi sakitnya tersebut serta sudah mematuhi aturan dari dokter. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan data empirik mengenai eratnya hubungan antara Health Belief dengan perilaku Compliance pada pasien penderita gagal ginjal kronis yang menjalani Hemodialisa di Rumah Sakit Al-Islam Bandung. Hipotesa yang diajukan adalah semakin tinggi Health Belief maka semakin tinggi perilaku Compliance pada pasien penderita gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di Rumah Sakit Al-Islam Bandung. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu korelasional, dengan jumlah subjek 35 orang pasien gagal ginjal kronik. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan alat ukur berupa skala Health Belief dan perilaku Compliance dengan mengacu pada teori Health Belief dari Rosenstock dan perilaku Compliance dari Sarafino. Teknik analisis yang digunakan adalah Rank Spearman. Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan, diperoleh korelasi antara Health Belief dengan perilaku Compliance sebesar rs = 0, 628 Menurut tabel Guilford (Subino, 1987) korelasi tersebut termasuk ke dalam kriteria derajat korelasi yang cukup berarti. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan berarti hipotesis dari penelitian ini dapat diterima, artinya semakin tinggi health belief maka semakin tinggi perilaku Compliance pada pasien penderita gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di Rumah Sakit Al-Islam Bandung.


Keywords


Health Belief, perilaku Compliance, gagal ginjal kronik, hemodialisa

References


Beck, Mary. 2011. Ilmu Gizi dan Diet Hubungannya dengan Penyakit-penyakit untuk Perawat dan Dokter. Yogyakarta: Penerbit Yayasan Essentia Medica

Glanz, Karen. Rimer, Barbara K. V iswanath, K. 2008. Health Behavior and Health Education Theory, Research, and Practice 4th Edition. San Francisco: Penerbit Jossey Bass

Notoatmodjo, Soekidjo. 2012. Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Penerbit Rineka Cipta

Ogden, Jane. 2007. Health Psychology Fourth Edition. New York: Penerbit McGrawHill

Sarafino, Edward P. 1990. Health Psychology Biopsychosocial Interactions. New York: Penerbit Johnwilley and Sons Ltd.

Silalahi, Ulber Dr. 2012. Metode Penelitian Sosial. Bandung. PT Refika Aditama

Smet, Bart. 1994. Psikologi Kesehatan. Jakarta: Penerbit Rasindo

Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Administrasi. Bandung. Alfabeta

Taylor, Shelley E. 2015. Health Psychology Ninth Edition. New York: Penerbit McGraw-Hill Education

Internet

http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/41044/4/Chapter%20II.pdf diunduh pada 13 maret 2015

http://pustaka.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2014/07/TUGAS-AKHIR-DINA-D.MERDIKA-190110100026-FAKULTAS-PSIKOLOGI_1.pdf diunduh 16 maret 2015 14.07

The effectiveness of education using the health belief model in preventing osteoporosis among female students. http://search.proquest.com/docview/1467531031/F7930FAEE3424C91PQ/4?accountid=48290 diunduh 16 maret 2015 14.17

The efficacy of the health belief model in explaining and predicting health behavior among a sample of Southeast Asians in Albuquerque, New Mexico. http://search.proquest.com/docview/305165398/F7930FAEE3424C91PQ/3?accountid=48290 diunduh 16 maret 2015 14.58

The efficacy of the health belief model in predicting Spanish-speaking Hispanic women's behavior regarding mammography screening. http://search.proquest.com/docview/304717324/F7930FAEE3424C91PQ/5?accountid=48290 diunduh 16 maret 2015 15.09




Flag Counter