Kajian Ekonomis Menggunakan Analisis Sensitivitas terhadap Biaya Produksi dan Harga Jual pada Tambang Batubara di PT Duta Alam Sumatera Desa Payo, Kecamatan Merapi Barat Kabupaten Lahat Provinsi Sumatera Selatan

Andra Andaru Rafianto, Zaenal Zaenal, Sri Widayati

Abstract


Abstrak. Kajian ekonomis rencana penambangan batubara berdasarkan dari data rancangan teknis yang telah dibuat, sehingga dalam penentuan biaya yang dikeluarkan akan sangat dipertimbangkan oleh pihak pengusaha. Komponen atau faktor penyusun kegiatan kajian ekonomis penambangan batubara dilihat dari segi ekonomi seperti penentuan biaya investasi  dan biaya produksi, pendapatan hasil penjualan produk, perhitungan Cash Flow, Discounted Rate of Return atau Internal Rate of Return, Net Present Value, Payback Period dan Sensitive Analysist. Analisis sensitivitas merupakan suatu teknik untuk mengevaluasi dampak dari ketidakpastian investasi dan menentukan bagaimana tingkat profitabilitas akan bervariasi akibat perubahan parameter sensitivitas. Hasil dari analisis sensitivitas akan menentukan parameter-parameter investasi yang secara signifikan berpengaruh terhadap suatu proyek. Analisis sensitivitas akan memberikan efek yang positif dan sebagai antisipasi kepada perusahaan untuk mengetahui akibat yang terjadi dari perubahan parameter-parameter harga jual dan biaya produksi terhadap perubahan kinerja sistem produksi dalam menghasilkan keuntungan.   Dari hasil pengkajian ekonomis pada penambangan batubara di PT Duta Alam Sumatera, Desa payo, Kecamatan Merapi Barat, Kabupaten lahat, Provinsi Sumatera Selatan dengan wilayah izin penambangan seluas 40,74 Ha memiliki biaya modal (capital cost) perusahaan sebesar Rp 31.973.414.542yang dipenuhi dengan modal sendiri  tanpa adanya pinjaman ke Bank. Maka diperoleh Net Present Value (NPV) sebesar Rp.13.649.442.451, Discounted Cash Flow Rate of Return (DCFROR) atau Internal Rate of Return (IRR) didapat sebesar 43.58%.  Periode pengembalian modal atau Payback Periode (PBP) dari hasil perhitungan didapat selama 1 tahun 2 bulan dengan umur tambang selama 3 tahun . Setelah dilakukan perhitungan menggunakan analisis sensitivitas maka dapat disimpulkan perusahaan akan mengalami kerugian apabila mengalami penurunan harga jual batubara sebesar lebih dari 25% dan apabila biaya produksi mengalami kenaikan hingga lebih dari 40%.

Kata Kunci: Biaya Produksi, Aliran Kas, NPV, IRR, PBP, Analisis Sensitivitas


Keywords


Biaya Produksi, Aliran Kas, NPV, IRR, PBP, Analisis Sensitivitas

Full Text:

PDF

References


Amirudin, Achmad, 2012, “Analisis Sensitivitas dan Titik Impas”.

Arif, Irwandy, 2008,” Analisis Investasi Tambang”, Institut Teknologi Bandung:

Bandung.

Hadiprayitno, Mulyono, 2000, ” Analisis Investasi Tambang”, Departemen Pertambangan dan Energi.

Husnan, S. Muhammad, 2000, “Studi Kelayakan Proyek”, UUP STIM YKPN:Yogyakarta

Noor Rizqon Arief, 2004, “Manajemen Organisasi Diklat Perencanaan .....Tambang”, UNISBA: Bandung.

Nursarya, Hadi, 2004, “Konsep Optimasi Pemanfaatan Sumber Sumberdaya Mineral dan Energi Dengan Pendekatan Keekonomian”, UNISBA: Bandung.

Franklin J., Stermole, John M. Stermole, 2000, “ Economic Evaluation and Investment Decision Methodes Fourth Edition”, Investment Evaluations Corporation, Colorado.

Simanjuntak, Payaman dkk, 1985, “Pengantar Evaluasi Proyek”, PT Gramedia Pustaka Utama: Jakarta.

Sudrajat, Adjat, 1999, “Teknologi dan Manajemen Sumberdaya Mineral”, Institut Teknologi Bandung

Umar, Husein, 2001, “Study Kelayakan Bisnis Edisi 3 Revisi”, PT Gramedia Pustaka Utama: Jakarta




Flag Counter