Evaluasi Aspek Teknis dan Ekonomis dalam Penggunaan Alat Gali-Muat dan Angkut pada Pengupasan Overburden Di Pit 3000 Block 30 South Block 2 PT Trubaindo Coal Mining, Kecamatan Muara Lawa Kabupaten Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur

Muhammad Fadly Asyik, Zaenal Zaenal, Dono Guntoro

Abstract


PT Trubaindo Coal Mining adalah sebuah perusahaan pertambangan batubara yang berlokasi di Kecamatan Muara Lawa, Kabupaten Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur. Lokasi penelitian berada di Pit 3000 block 30 South Block 2. Proses pengupasan material overburden di PT Trubaindo Coal Mining menggunakan Excavator Komatsu PC 1250 dan Dumptruck Komatsu HD 785, dimana umur dari setiap alat-alat tersebut telah mencapai 6 tahun masa pakai dan tergolong cukup tua sehingga mengakibatkan menurunnya kinerja mesin.

Hasil perhitungan produktivitas alat diperoleh produksi alat gali-muat saat ini adalah 2.496.907,61 BCM/tahun dan alat gali-muat baru sebesar 2.991.466,40 BCM/tahun. Sedangkan produksi alat angkut saat ini adalah 7.439.116,15 BCM/tahun dan alat angkut baru adalah 8.970.150,10 BCM/tahun. Untuk perhitungan ekonomis diperoleh biaya operasi alat gali-muat saat ini adalah Rp 6.654.083.795,09 /tahun dan alat gali-muat baru adalah Rp 5.367.679.178 /tahun, serta untuk alat angkut saat ini ialah Rp 10.020.041.786,76 /tahun dan alat angkut baru adalah   Rp 8.190.848.920,82 /tahun. Sedangkan Present Worth Cost (PWC) alat gali-muat saat ini adalah Rp 42.976.983.927,15 /tahun dan untuk alat gali-muat baru ialah  Rp 42.195.302.979,90 /tahun, serta alat angkut saat ini adalah Rp 64.787.633.156,29 /tahun dan untuk alat angkut baru ialah Rp 61.162.979.375,11 / tahun.

Berdasarkan kajian teknis dan ekonomis tersebut, dengan menggunakan alat baru maka biaya yang memiliki pengaruh besar seperti biaya bahan bakar, biaya minyak pelumas, biaya grease, dan biaya perawatan alat yang dapat menghemat biaya investasi alat gali-muat sebesar Rp 781.680.947,25, sedangkan biaya yang berpengaruh pada penghematan alat angkut adalah biaya bahan bakar, biaya minyak pelumas, biaya penggantian ban dan reparasi alat dengan penghematan sebesar Rp 3.624.653.781,19 dan penghematan biaya terkait jarak angkut adalah Rp 1.520,36 /BCM/Km.

Keywords


Umur Alat, Produktivitas, Biaya Operasi, Present Worth Cost (PWC)

References


Andi Tenrisukki Tenriajeng, 1987, “Pemindahan Tanah Mekanis”. Penerbit Gunadarma.

Anonim, 2009, “Specifications & Application Handbook Edition 30”, Komatsu.

Anonim, 1997, “Soil Mechanics and Foundation Engineering”, Journal American Society, Newyork.

Arif, Irwandi, 2008, “Analisis Investasi Tambang”, Program Studi Teknik Pertambangan, Institut Teknologi Bandung, Bandung.

Bangun, Filianti Teta Ateta, 2009, “Pengembangan Tanah Mekanik dan Alat Berat”, Departemen Teknik Sipil, Universitas Sumatera Utara, Sumatera Utara.

Bemmelen, R. V., 1949, “The Geology of Indonesia”, Netherland: Martynus Nyhoff.

EP. Pfleider, 1972, “Surface Mining”, 1st Edition”, The American Institute of Mining, Metallurgical, and Petroleum Engineers, Inc., New York, USA.

Indonesianto, Yanto, 2006, “Pemindahan Tanah Mekanis”, Jurusan Teknik Pertambangan UPN Veteran Yogyakarta”, Yogyakarta.

Pradjosumarto, Partanto, 1993, “Pemindahan Tanah Mekanis”, Jurusan Teknik Pertambangan, Institut Teknologi Bandung, Bandung.

Rose, R and Hartono. P, 1978, “Geological evolution of the Tertiary Kutei - Melawi Basin”, Kalimantan, Indonesia.

Samuel, L., dan Muchsin, S., 1975, “Stratigraphy and Sedimentation in The Kutai Basin, Kalimantan”, Proceeding IPA Fourth Annual Convention, June 1975.

Supriatna, S., Sukardi & Rustandi E., 1995, “Peta Geologi Lembar Longiram, Kalimantan”, Pusat Penelitian Dan Pengembangan Geologi.

Stermole, Franklin J, 1996, “Economic Evaluation and Investment Decision Methods”, Invesment Evaluation corporation 2000 Golden drive, Colorado.

Wentworth, C.K. 1922. “A Scale of Grade and Class Terms for Clastic Sediments”. Journal of Geology.




Flag Counter