Simulasi Penyaliran Tambang Melalui Optimasi Elevasi Muka Air Kolam Untuk Menjaga Front Kerja Penambangan (Studi Kasus : Penambangan Batubara Pit 1 Wara, PT Adaro Indonesia, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan)

Umar Achmad Baradja, Yunus Ashari, Yuliadi Yuliadi

Abstract


Lokasi penelitian terletak di Pit 1 Wara PT Adaro Indonesia. Pit ini tidak dioperasikan sejak akhir 2013, sehingga pit tersebut tergenang air. Kondisi pada 01 Januari 2015, volume air kolam sebesar 2.790.071,14 m3, pada elevasi 27 mdpl. Volume maksimum air yang dapat ditampung kolam adalah 16.637.518 m3 pada elevasi 62 mdpl.Menurut rencana pit akan dioperasikan kembali pada bulan Mei 2015 di elevasi 12 mdpl. Oleh sebab itu perlu dilakukan pengurasan kolam, menanggulangi dan mencegah air masuk ke kolam, serta penanganan total suspended solid sebelum air dibuang ke sungai terdekat.

Berdasarkan periode ulang hujan 5 tahunan debit air yang masuk ke Pit 1Wara sebesar 2,837 m3/detik. Pengurasan air kolam dimulai dari 01 Januari - 17 April 2015 dengan menggunakan 2 unit Pompa Multiflo MFC-420 selama 77 hari, selama 22 jam/hari dan debit pemompaan 826.023 m3/jam. Setelah periode tersebut, selanjutnya hanya diperlukan 1 unit Pompa Multiflo MFC-420 dengan waktu kerja pompa yang berbeda setiap bulannya.Untuk mencegah air yang masuk ke dalam tambang dibuat paritan, yang juga difungsikan sebagai saluran pembuangan air dari kolam pada saat pengurasan.Paritan dibuat sepanjang 2,65 Km dari elevasi inlet 82 mdpl dan elevasi outlet 60 mdpl. Disain paritan berbentuk trapesium dengan tinggi 2,5 m, lebar permukaan 3 m, lebar dasar 2 m dan kemiringan dinding sebesar 63,4o, dapat mengalirkan debit air sebesar 2,8276 m3/detik. Air dari paritan dialirkan menuju settling pond untuk mengendapkan padatan (suspended solid) sebelum dibuang ke sungai. Disain settling pond berbentuk persegi panjang terdiri atas 3 kompartemen, dengan panjang 150 m, lebar 50 m dan tinggi 3 m serta persen pengendapan sebesar 50%.

 

 


Keywords


KataKunci: Pompa, Pemompaan, Kolam, Paritan, Kontrol Pengaliran.

References


Anonim, 2003, " Dirt Mud and Density”, Engineering Tool box, New York.

Binder, Raymond C, 1973, “Fluid Mechanics”, New York.

Baradja, U.A., 2015, “Perencanaan Paritan untuk Menanggulangi Air Limpasan yang Masuk ke Penambangan Batubara Pit 1 Wara PT Adaro Indonesia, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan”, Universitas Islam Bandung, Bandung.

Chow, Ven Te, 1964, “Handbook of Applied Hydrology”, McGraw-Hill Book Company, New York.

Djaendi, 2013, “Pengantar Sistem Penyaliran Tambang”, Yellow Energi Selaras, Bandung.

Gautama, R.S, 1995, “Hidrologi dan Hidrogeologi”, Institut Teknologi Bandung, Bandung.

Jones, Berdusco, 1989, "Practical Sediment Pond Design", Annual British Columbia.

Loebis, Joesron, 1992, “Banjir Rencana untuk Bangunan Air”, Departemen Pekerjaan Umum.

Manning and Delp, 1991, “Major Diagnosis Fisik”, Jakarta.

Moody, L. F. 1944, "Friction Factors for Pipe Flow”, Transactions of the American Society of Mechanical Engineers, New York.

Seyhan, E., 1995, “Dasar-dasar Hidrologi”, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.

Suripin, 2004, “Teknik Drainase Perkotaan yang Berkelanjutan”, Penerbit Andi, Yogyakarta.

Sri Harto Br, 1993, “Analisis Hidrologi”, PT Gramedia, Jakarta.

Wentworth, C.K., 1922, “A Scale of Grade and Class Terms for Clastics Sediments”, University Of Chicago Press, Chicago.

Zanni, A., 2015, “Pencegahan dan Penanggulangan Air Limpasan yang Masuk ke Kolam Blok Barat Terhadap Pit Blok Timur Penambangan Batubara PT Indoasia Cemerlang (PT IAC) Desa Sungai Cuka, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan”, Universitas Islam Bandung, Bandung.




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/pertambangan.v0i0.2865

Flag Counter