Kajian Teknis Reklamasi Lahan Bekas Penambangan Bentonit di PT Sariak Minera Utami Desa Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi Provinsi Jawa Barat

Zulham Abusama, Dudi Nasrudin Usman, Zaenal Zaenal

Abstract


Abstract.  PT Sariak Minera Utami (PT SMU) is engaged in mining with bentonite  excavation commodities. Reclamation activities have an obligation to restore land functions and manage the environment. This is because PT SMU carries out bentonite mining activities using the open pit method, so that it can change the landscape, such as slope changes, hydrological and hydrogeological patterns, loss of part of the topsoil, decreased soil fertility and loss of vegetation around the concession area. To achieve the goal of reclamation, several types of plants are needed, namely cover crops, core plants (sengon) and insert plants (pastoral plants). Literature study is conducted by reviewing previous reports on reclamation and understanding the legal basis for reclamation activities. The data obtained are the area of the reclamation plan and production targets per year for 5 years of mine progress. The results of the total volume of overburden to be demolished were 199,816.34 LCM with details of 2020 as many as 26,884 LCM, in 2021 as many as 51,172 LCM, in 2022 as many as 69,854 LCM, in 2023 as many as 29,689 LCM and in 2024 as many as 22,217 LCM. The results of cover crops with total cover crops are 52,232 kg / ha with an allocation for 2020 of 7,028 kg / ha, in 2021 of 13,376 kg / ha, in 2022 of 18,260 kg / ha, in 2023 of 7,760 kg / ha and year 2024 as many as 5,813 kg / ha. The results of the core plants (sengon plants) with a total of 52,281 sengon plants with the allotment for 2020 were 7,034 seedlings, in 2021 were 13,389 seedlings, in 2022 were 18,277 seedlings, in 2023 were 7,768 seedlings and in 2024 were 5,813 seedlings.The results of the insertion plants (pastoral plants) with a total of pastoral plants were 39,540 seedlings with the allocation for 2020 of 5,320 seedlings, in 2021 were 10,126 seeds, in 2022 were 13,823 seeds, in 2023 were 5,875 seeds and in 2024 were 4,396 seedlings. The extent of the reclamation plan for the first year with an area of 6.3257 Ha for the second year with an area of 12.0405 Ha for the third year with an area of 14.4363 for the fourth year with an area of 6.9856 and in the fifth year with an area of 5.2280 in total the reclamation plan for the next 5 years is 47 hectares.

Keywords : Reclamation Plan Area, Material Requirement, Plant Type and Planting Pattern.

Abstrak. Perusahaan PT Sariak Minera Utami (PT SMU) bergerak dalam bidang pertambangan dengan komoditas bahan galian bentonit. Kegiatan reklamasi mempunyai kewajiban di dalam mengembalikan fungsi lahan dan melakukan pengelolaan lingkungan. Hal ini disebabkan PT SMU melakukan kegiatan penambangan bentonit dengan metode tambang terbuka, sehingga dapat mengubah bentang alam,  seperti perubahan kemiringan lereng, pola hidrologi dan hidrogeologi, hilangnya sebagian lapisan tanah pucuk, menurunnya tingkat kesuburuan tanah serta hilangnya vegetasi di sekitar wilayah konsesi. Untuk mencapai tujuan reklamasi dibutuhkan beberapa jenis tanaman, yaitu penyubur tanaman (cover crops), tanaman inti (sengon) dan tanaman sisipan (kemeladingan). Studi literatur dilakukan dengan cara mengkaji laporan terdahulu mengenai reklamasi serta memahami dasar-dasar hukum mengenai kegiatan reklamasi. Data-data yang diperoleh yaitu luas area rencana reklamasi dan target produksi per tahun selama 5 tahun kemajuan tambang. Hasil dari total volume tanah penutup yang akan dibongkar sebanyak 199.816,34 LCM dengan rincian tahun 2020 sebanyak 26.884 LCM, tahun 2021 sebanyak 51.172  LCM, tahun 2022 sebanyak 69.854 LCM, tahun 2023 sebanyak 29.689 LCM dan tahun 2024 sebanyak 22.217 LCM. Hasil dari cover crops dengan total cover crops yaitu sebanyak 52.232 kg/Ha dengan peruntukan untuk tahun 2020 sebanyak 7.028 kg/Ha, tahun 2021 sebanyak 13.376 kg/Ha, tahun 2022 sebanyak 18.260 kg/Ha, tahun 2023 sebanyak 7.760 kg/Ha dan tahun 2024 sebanyak 5.813 kg/Ha. Hasil dari tanaman inti (sengon) dengan total tanaman sengon yaitu sebanyak 52.281 bibit dengan peruntukan untuk tahun 2020 sebanyak 7.034 bibit, tahun 2021 sebanyak 13.389 bibit, tahun 2022 sebanyak 18.277 bibit, tahun 2023 sebanyak 7.768 bibit dan tahun 2024 sebanyak 5.813 bibit.Hasil dari tanaman sisipan (kemeladingan) dengan total tanaman kemeladingan yaitu sebanyak 39.540 bibit dengan peruntukan untuk tahun 2020 sebanyak 5.320 bibit, tahun 2021 sebanyak 10.126 bibit, tahun 2022 sebanyak 13.823 bibit, tahun 2023 sebanyak 5.875 bibit dan tahun 2024 sebanyak 4.396 bibit.Adapun luasan rencana reklamasi untuk tahun ke 1 dengan luasan 6,3257 Ha tahun ke 2 dengan luasan 12,0405 Ha tahun ke 3 dengan luasan 14,4363 tahun ke 4 dengan luasan 6,9856 dan pada tahun ke 5 dengan luasan 5,2280. total rencana reklamasi untuk 5 tahun ke depan adalah 47 hektar.

Kata kunci : Luas Rencana Reklamasi, Kebutuhan Material, Jenis Tanaman dan Pola  Penanaman.


Keywords


Luas Rencana Reklamasi, Kebutuhan Material, Jenis Tanaman dan Pola Penanaman.

Full Text:

PDF

References


Anonim (a). 2019, “Feasibility Study Penambangan Bentonite”, PT Sariak Minera Utami.

Anonim (b). 2019, “Pertambangan Mineral dan Batubara”, Undang – Undang Nomor 4 Tahun 2009. Jakarta.

Anonim (c). 2010, “Reklamasi dan Pasca Tambang Pada Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara”, Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2010. Jakarta.

Anonim (d). 2014, “Pelaksanaan Reklamasi dan Pasca Tambang Pada Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara”, Peraturan Menteri Energi Sumber Daya Nomor 7 Tahun 2014. Jakarta.

Anonim (e). 2015, “Data Curah Hujan Bulanan Satuan Milimeter (mm) Periode 1984-2014”, Kecamatan Bandung Barat, Bandung : Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Stasiun Geofisika Kelas I Bandung. Bandung.

Anonim (f). 1996, “Kegiatan Revegetasi”, Departemen Tambang dan Energi Dirjen Pertanian. Jakarta.

Anonim (g). 2018, “Luas Kabupaten Sukabumi Menurut Kemampuan Tanah”. Badan Pusat Statistik, Sukabumi.

Anonim (h). 2017, “Penduduk Sosial dan Ekonomi”, Badan Pusat Statistik, Sukabumi.

Anonim (i). 2009, Peraturan Menteri Kehutanan No P 60 Tahun 2009 Tentang Pedoman Penilaian Keberhasilan Reklamasi.

Budi H. 1992, “Budidaya Sengon”, Kanisius, Yogyakarta.

Hardjowigeno, S. 1995, “Ilmu Tanah”. Jakarta: Akademika Pressindo.

Iskandar, Suwardi. 2009, “Meningkatkan Keberhasilan Reklamasi Lahan Bekas Tambang”. (Makalah disampaikan pada Seminar Nasional Pengelolaan Lingkungan Pertambangan, Lembaga Penelitian Universitas Sriwijaya). Palembang.

Karthodharmo, Moelhim. 1990, “Teknik Peledakan”. Laboratorium Geoteknik Pusat Antar Universitas. Bandung: Ilmu Rekayasa Institut Teknologi Bandung.

Priyono. 2002, “Konservasi Tanah dan Mekanis Pertanian”. Panduan Kehutanan Indonesia.

Rahmawaty. 2002, “Restorasi Lahan Bekas Tambang Berdasarkan Kaidah Ekologi”. Fakultas Pertanian. Universitas Sumatera Utara, Medan.

Silitonga, P. H., 1973, “Peta Geologi Lembar Bandung”, Jawa Barat, Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi. Bandung.

Sinukaban, N. 1994, ”Membangun Pertanian Menjadi Lestari dengan Konservasi”. (Faperta Institut Pertanian Bogor). Bogor.

Sitanala, Arsyad. 1989, “Konversi Tanah dan Air”. Intitut Pertanian Bogor. Bogor.

Sukamto. 1975, “Peta Geologi Lembar Jampang dan Balekambang”. Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi, Bandung.




Flag Counter