Perencanaan Sistem Penyaliran Tambang di Pit A PT Firman Ketaun Jobsite Tanjung dalam Desa Tanjung dalam Kecamatan Ulok Kupai Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu

Ridwan Ridwan, Dudi Nasrudin Usman, Elfida Moralista

Abstract


Abstract. PT Firman Ketaun is a coal mining company that applies an open pit mining system with a type of strip mine. In open mining activities there are water issues that disrupt the mining process, which is in the form of rainwater entry and groundwater seepage into the mine area (pit). This can cause disruption of mining activities if not handled and managed properly. To manage and overcome the water entering the Pit A in PT Firman Ketaun requires several studies. The purpose of this study was to determine the catchment area (CA), runoff and groundwater discharges, diversion channel routes and diverting channel dimensions, find out the optimal sump dimensions, and find out the optimal pump operation. Pit A uses the rainfall data for the 2014-2018 period from the measurement results using an ombrometer, to determine the rainfall intensity. Falling head test data to determine groundwater discharge entering Pit A, and using a 420 E Multiflow pump to remove water entering the pit. Pit A has 3 Catchment Areas (CAs) namely CA pit, CA estate and CA Disposal with an area of 128.42 Ha. The biggest debit of water entering Pit A from inside and outside the pit was in December with a total flow of 42384,253 m3 / day. Meanwhile, the total groundwater discharge that enters Pit A is 24.9 m3 / day. Prevention of water entering the mine can be minimized by creating a diversion channel. A diversion channel is made in the north of the pit with segment A-A 'has a discharge value of 0.320 m3 / s made to divert runoff water in the catchment area made along 635.02 m, then flowed into the river. For the management and handling of water entering the mine is done by making sump and pumping. The optimal dimensions sump of the pit have a surface length of 103,994 m, surface width of the pit 103,994 m, bottom width of the pit 18,412 m, length of the bottom surface 18,412 m and height of the pit 6 m in the form of trapezoid. The pump used is Multiflow 420 E as many as 3 pumps, with optimum discharge for each pump is 680.26 m3 / hour with the largest working hours of the pump in December 20.5 hours per day.

Keywords :  Rainfall, Discharge, Prevention, Countermeasures, Pumps


Abstrak
. PT Firman Ketaun merupakan perusahaan tambang batubara yang menerapkan sistem tambang terbuka dengan tipe strip mine. Pada kegiatan tambang terbuka terdapat permasalahan air yang mengganggu proses penambangan, yaitu berupa masuknya air hujan serta rembesan airtanah ke area tambang (pit). Hal ini dapat menyebabkan terganggunya aktivitas penambangan apabila tidak ditangani dan dikelola dengan baik. Untuk mengelola dan menangulangi air yang masuk pada Pit A di PT Firman Ketaun memerlukan beberapa kajian. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui daerah tangkapan air (Catchment Area / CA), debit air limpasan dan airtanah, rute saluran pengalih dan dimensi saluran penngalih, mengetahui dimensi sumuran yang optimal, dan mengetahui kerja pompa yang optimal. Pit A menggunakan data curah hujan periode 2014-2018 dari hasil pengukuran menggunakan ombrometer, untuk menentukan intensitas curah hujan. Data falling head test untuk mengetahui debit airtanah yang masuk ke Pit A, serta menggunakan pompa Multiflow 420 E untuk mengeluarkan air yang masuk ke dalam pit. Pit A memiliki 3 Catchment Area (CA) yaitu CA pit, CA kebun dan CA Disposal dengan luasan sebesar 128,42 Ha. Debit air yang masuk ke Pit A dari dalam dan luar pit terbesar pada bulan Desember dengan total debit 42384,253 m3/hari. Sementara untuk debit total airtanah yang masuk ke dalam Pit A adalah 24,9 m3/hari. Pencegahan air yang masuk ke dalam tambang dapat diminimalisir dengan pembuatan saluran pengalih. Saluran pengalih dibuat di sebelah utara pit dengan saluran segmen A-A’ memiliki nilai debit 0,320 m3/s dibuat untuk mengalihkan air limpasan yang berada pada daerah tangkapan air dibuat sepanjang 635,02 m, kemudian dialirkan ke sungai. Untuk pengelolaan dan penanggulangan air yang masuk ke dalam tambang dilakukan dengan pembuatan sumuran dan pemompaan. Dimensi sumuran yang optimal memiliki panjang permukan sumuran 103,994 m, lebar permukaan sumuran 103,994  m, lebar dasar sumuran 18,412 m, panjang dasar permukaan 18,412 m dan tinggi sumuran 6 m yang berbentuk trapesium. Pompa yang digunakan adalah Multiflow 420 E sebanyak 3 buah pompa, dengan debit optimum tiap pompa sebesar 680,26 m3/jam dengan jam kerja terbesar pompa pada bulan Desember 20,5 jam per hari.

Kata Kunci:  Curah Hujan, Debit, Pencegahan, Penanggulangan, Pompa


Keywords


Curah Hujan, Debit, Pencegahan, Penanggulangan, Pompa

Full Text:

PDF

References


Binder, R, C, 1973, “Fluid Mechanics”. 5th Edition., Prentice Hall. New York.

Bray, J, and Hoek, E.1981, “Rock Slope Engineering”. The Institution Of

Mining And Metalurgy, London.

Chow, V. T. 1959, “Applied Hydrology”. Civil Engineering Series. New York :

McGraw-Hill.

Chow, V. T. 1961, A general formula for hydrologic frequency analysis. Trans.

Am. Geophys. Union.

Fetter, C.W. 1988. Applied Hydrogeology. (4th Edition). London: Prentice Hall.

Fitri, G.F., Ashari, Y. and Usman, D.N., 2019, Evaluasi Sistem Penyaliran Tambang Batubara di Area Pit Roto Selatan PT Pamapersada Nusantara Jobsite Kideco Jaya Agung, Kecamatan Batu Sopang, Kabupaten Paser, Provinsi Kalimantan Timur.

Gumbel, E. J. 1954, “Statistical Theory Of Extreme Value and some Practical

Applications”. National Bereau of standars (U.S) Appl Math. Ser., 33.

Darcy, H. 1985, Hydraulic Researches, Experimental research on flow of waterIn open channel. Academie des Sciences. Paris.

Manning, R. 1981, On The Flow of Water in Open Channel and Pipes. Civ,

Eng,Irenland.

Manning and Delp, 1991, “Major Diagnosis Fisik”, Jakarta.

Mastur, Asep, 2018, “Dokumen Studi Kelayakan PT Firman Ketaun”, PT Firman Ketaun, Bengkulu Utara.

Mastur, Asep, 2018, “Laporan RKTTL PT Firman Ketaun”, PT Firman Ketaun, Bengkulu Utara.

Moody, L. F. 1944, "Friction Factors for Pipe Flow”, Transactions of the American Society of Mechanical Engineers, New York.

Potter, M, C., Wiggert and David C, 2008, "Schaum's Otline of Fluid Mechanics". The McGraw-Hill Companies, Inc., New York.

Sayoga, R. 1993. Pengantar Penirisan Tambang. ITB.

Soewarno, E., 1995, “Dasar-dasar Hidrologi”. Gadjah Mada University Press,

Yogyakarta.

Suripin, 2004, “Teknik Drainase Perkotaan Yang Berkelanjutan”, Penerbit Andi, Yogyakarta.

Sri Harto, Br., 1993, “Analisis Hidrologi”. PT Gramedia, Jakarta.

Suripin. 2004. “Sistem Drainase Perkotaan Yang Berkelanjutan”. Yogyakarta: Andi Offset.

Suroso. 2006. “Analisis Curah Hujan untuk Membuat Kurva IDF di Kawasan Rawan Banjir Kabupaten Banyumas”. Journal Teknik Sipil Volume 3, No.1:37-40.

Suyono, S dan Kensaku T, 2003, “Hidrologi Untuk Pengairan”.

Jakarta:PT. Pradnya Paramita.

Triatmodjo, Bambang, 2015, “Hidrologi Terapan”. Beta Ofset.Jakarta

Van Zuidam, R.A, 1983 “Consideration on Systematic Medium Scale Geomorphological Mapping”. Z. Geomorph.NF, Vol. 20.

Wentworth, C.K., 1922, “A Scale Of Grade and Class Terms for Clastics

Sediments”, University Of Chicago Press, Chicago.




Flag Counter