Analisis Kestabilan Lereng Disposal Inpit Dump Menggunakan Metode Kesetimbangan Batas dan Probabilistik Monte Carlo di Tambang Batu Bara PT XYZ Kabupaten Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur

Farhan Arif Fahmi, Maryanto Maryanto, Indra Karna Wijaksana

Abstract


Abstract. PT.XYZ is a coal mining company in Tabang District, Kutai Kartanegara Regency, East Kalimantan Province. Overburden stripping activities require a landfill, hereinafter referred to as disposal. Geometry planning and disposal location must be well studied because it can affect the required operating costs and the stability of the disposal itself. Disposal sampling location are carried out at two points, namely Dozer Push 1 (DP1) and Dozer Push 2 (DP2). Based on the results of laboratory tests, it can be seen that the material disposal from DP1 has a natural weight value of 17.21 kN / m3, cohesion of 31.54 kPa and friction angle in 23.27⁰. While the material disposal from DP2 has a natural content weight value of 17.54 kN / m3, cohesion of 29.44 kPa and friction angle of 22.40⁰. Analysis of the disposal slope stability produces a recommendation single slope geometry that is safe for disposal DP1 and DP2 is at  6 meter height with angle 63⁰. In that geometry the single slope of disposal DP1 has SF value 1.414 and PF 17.3, while disposal of DP2 has SF value 1.325 and PF 2.6%. Analysis of the disposal slope stability produces a recommendation overall slope geometry that is safe for disposal DP1 and DP2 is at 12 meter high with angle 31⁰. In that geometry the overall slope of disposal DP1 has SF value 1.537 and PF 4.1%, while disposal DP2 has SF value 1.463 and PF 0%.

Keywords: Disposal, Safety Factor (SF), Probability of Failure (PF).

 

Abstrak. PT.XYZ merupakan salah satu perusahaan tambang  batubara di Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur. Kegiatan pengupasan overburden memerlukan suatu tempat penimbunan yang selanjutnya disebut disposal. Perencanaan geometri serta lokasi disposal harus dikaji dengan baik karena dapat berpengaruh terhadap biaya operasi yang dibutuhkan serta kestabilan disposal itu sendiri. Lokasi pengambilan sampel disposal dilakukan di dua lokasi yaitu Dozer Push 1 (DP1)  dan Dozer Push 2 (DP2). Berdasarkan hasil pengujian laboratorium, dapat diketahui bahwa material disposal dari DP1 memiliki nilai bobot isi alami 17,21 kN/m3, kohesi 31,54 kPa dan sudut geser dalam 23,27⁰. Sedangkan material disposal dari DP2 memiliki nilai bobot isi alami 17,54 kN/m3, kohesi 29,44 kPa dan sudut geser dalam 22,40⁰. Analisis kestabilan lereng disposal menghasilkan rekomendasi geometri lereng tunggal yang aman untuk disposal DP1 dan DP2 yaitu pada tinggi 6 meter dengan sudut 63⁰. Pada geometri tersebut lereng tunggal disposal DP1 memiliki nilai FK 1,414 dan PK 17,3, sedangkan  disposal DP2 memiliki nilai FK 1,325 dan PK 2,6%. Analisis kestabilan lereng disposal menghasilkan rekomendasi geometri lereng keseluruhan yang aman untuk disposal DP1 dan DP2 yaitu pada tinggi 12 meter dengan sudut 31⁰. Pada geometri tersebut lereng keseluruhan disposal DP1 memiliki nilai FK 1,537 dan PK 4,1%, sedangkan  disposal DP2 memiliki nilai FK 1,463 dan PK 0%.

Kata Kunci : Disposal, Faktor Keamanan, Probabilitas Kelongsoran


Keywords


Disposal, Faktor Keamanan, Probabilitas Kelongsoran

Full Text:

PDF

References


Arif. Irwandy, 2015, “Geoteknik Tambang: Mewujudkan Produksi Tambang yang Kontinu Dengan Menjaga Kestabilan Lereng”. Insitut Teknologi Bandung. Bandung.

Bowles, J, E. 1992. “Analisis dan Desain Fondasi”. Jilid 1, Edisi Keempat. Erlangga. Jakarta.

Brunsden, Denys and David B. 1984. “Slope Instabillity”. A Willey Interscience Publcation. New York.

Das, B, M. 2002. “Principles of Geotechnical Engineering. 5th Edition”. Bill Stenquist hal 1-11.

Giani, G, P. 1992. “Rock Slope Stability Analysis. A.A. Balkem”. Old Post Road. Brookfield, USA.

Handayani, Tri., Wulandari, Sri., & Wulan, Asri. 2014. “Pengaruh Muka Air Tanah Terhadap Kestabilan Lereng Menggunakan Geoslope”. Jurnal Teknik Sipil Volume 8 Tahun 2014. Universitas Gunadarma. Tangerang

Hencher, S.R., 1987. “The Implication of Joint and Structure for Slope Stability”. Departement of Earth Sciences, University of Leeds. Leeds

Hoek, E. dan Bray, J, W. 1981. “Rock Slope Engineering. 3rd edition”. Instituion of Mining and Metallurgy. London.

Holtz, R.D. and Kovacs, W.D., 1981, “An Introduction in Geotechnical

Engineering”, Prentice Hall Civil Engineering ang Engineering Mechanic Series.

Tim Pusat Studi Gempa Nasional, 2017, “Peta Sumber dan Bahaya Gempa Indonesia Tahun 2017”. Pusat Litbang Perumahan dan Pemukiman. Jakarta.

Wijaksana, I, K. 2017. “Analisis Hubungan Konstitutif Pada Batuan Anisotrop”. Jurnal Teknologi Mineral dan Batubara, Vol 13, No.2. Bandung

Zakaria, Zulfiadi. 2009. “ Analisis Kestabilan Lereng Tanah”. Universitas Padjajaran. Bandung.




Flag Counter