Evaluasi Kinerja Crushing Plant Pada Tambang Batugamping Berdasarkan Target Produksi di PT Semen Padang, Kelurahan Batu Gadang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat.

Teguh Pramana, Sriyanti Sriyanti, Indra Karna Wijaksana

Abstract


Abstract. PT Semen Padang is a company engaged in mining and processing of limestone into cement. Based on Law no. 4 of 2009 states that the mining of limestone is included in non-metallic minerals. Mining location is located in Batu Gadang Village, Lubuk Kilangan Subdistrict, Padang City, West Sumatera Province. The limestone processing unit consist of several equipment including hopper, primary crushing, Hammer crusher, Wobbler Feeder and belt conveyor. Each equipment in a processing unit has continuity with each other equipment. Initial stages of the process of limestone is crushing and then the transported using a belt conveyor to stotage. PT Semen Padang has one crushing plant with  production capacity for Hammer crusher with 13500 tons per day. PT Semen Padang produces the final product in the form cement.During the production process there are some constraints that become obstacles and that will affect the production, consequently production targets are not achieved. . Based on research  the production capacity  for Hammer crusher is 9635,022 ton per day with 89,31%. In the primary crushing stage, Mechanical Availibity (MA) = 98,52%, Phyisical Availibity (PA) = 98,66%, Use of Availibity (UA) = 90,52%, Effective of Utilization (EU) = 89,31 %. In the crushing plant unit there is a material that is lost at 0,0062 tons per hour or  equal to 0.014%  of total incoming feed.

Keywords: Crushing Plant, Obstacles, Production Target , Production Capacity

 

Abstrak. PT Semen Padang adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang penambangan dan mengolah batu gamping menjadi semen. Berdasarkan Undang-Undang No. 4 tahun 2009 menyatakan bahwa pertambangan batu gamping termasuk dalam bahan galian non logam. Lokasi penambangan terletak di Kelurahan Batu Gadang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat. Pada unit pengolahan batu gamping terdiri dari beberapa alat diantaranya tempat penampungan (hopper), alat peremuk tahap pertama (primary crushing), alat hammer crusher, wobbler feeder, serta belt conveyor. Tiap alat pada suatu unit pengolahan memiliki kesinambungan dengan tiap alat lainnya. Tahapan awal dari proses pengolahan batu gamping yakni  proses penghancuran batuan (crushing) kemudian diangkut menggunakan belt conveyor menuju storage. PT Semen Padang memiliki satu unit crushing plant dengan kapasitas produksi untuk alat Hammer crusher sebesar 13500 ton/hari. PT Semen Padang menghasilkan produk akhir berupa semen.Pada saat kegiatan produksi berlangsung terjadi beberapa hambatan yang akan berpengaruh pada jumlah produksi yang dihasilkan sehingga target produksi yang ditetapkan tidak tercapai. Berdasarkan hasil pengamatan didapatkan kapasitas  produksi untuk alat hammer crusher  sebesar 9635,022 ton/hari dengan efisiensi kerja alat sebesar 89,31%.Pada tahap primary crushing diperoleh hasil Mechanical Availibity (MA) = 98,52%, Phyisical Availibity (PA) = 98,66%, Use of Availibity (UA) = 90,52%, Effective of Utilization (EU) = 89,31%. Pada unit crushing plant terdapat material yang hilang sebesar 0,0062 ton per jam atau 0,014% dari hasil jumlah umpan yang masuk.

Kata Kunci : Crushing Plant, Hambatan, Target Produksi, Kapasitas Produksi.


Keywords


Crushing Plant, Hambatan, Target Produksi, Kapasitas Produksi.

Full Text:

PDF

References


Agustiar, Taufan, 2015, “Analisis Kinerja Alat Crushing Plant Pada Tambang Andesit Untuk Meningkatkan Produksi 125.000 Ton/Bulan Di Pt Mandiri Sejahtera Sentra, Desa Sukamulya, Kecamatan Tegal Waru, Kabupaten Purwakarta, Provinsi Jawa Barat ”. Teknik Pertambangan, Universitas Islam Bandung.

Anonim, CEMA, 2007, “Belt Conveyor For Bulk Material”, Conveyor Equipment Manufacture Association, United State Of America.

Anonim, Departmen Quarry PT. Semen Padang 2018

Anonim, UU No. 4 Tahun 2009 “Tentang Undang – Undang Pertambangan Mineral dan Batubara”

Currie, John M, 1973, “Operation Unit in Mineral Processing”, CSM Press, Columbia.

Firmansyah, Rd. Pirlan, 2016, “Analisis Kinerja Crushing Plant A Dan Hubungannya Dengan Production Rate IndexDi Pt Lotus Sg Lestari Kampung Pabuaran Desa Cipinang, Kecamatan Rumpin Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat ”. Teknik Pertambangan, Universitas Islam Bandung.

Kelly, Errpl, G and Sporttiswood, David J. 1982, Introduction to Mineral Processing, Jhon Willey & Sons, Inc. Canada.

Olaleye BM. 2009. Influence of Some Rock Strength Properties On Hammer Crusher Performance In Quarry Mining. Nigeria.

Prodjosumarto, P., 1993, “Pemindahan Tanah Mekanis”, Teknik Pertambangan, Institut Teknologi Bandung.

Restu, M.Shadiq Dwipa, 2018, “Evaluasi Kinerja Crushing Plant Untuk Mencapai Target Produksi Andesit Di PT Lotus SG Lestari, Desa Cipinang, Kecamatan Rumpin Selatan, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat”. Teknik Pertambangan, Universitas Islam Bandung.

Tobing, Ir. H. S. L., 2005. “ Prinsip Dasar Pengolahan Bahan Galian “, Bandung.




Flag Counter