Analisis Sensitivitas Nilai NPV Terhadap Parameter Ekonomi Harga Jual dan Biaya Produksi Penambangan Andesit di PT Gunung Padakasih Desa Cikancung, Kecamatan Cikancung, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat

R Anzar Novaldi, Zaenal Zaenal, Yuliadi Yuliadi

Abstract


Abstract. PT Gunung Padakasih is a company that will move in the field of andesite mining in Cikancung Village, Cikancung District, Bandung Regency, West Java Province. Before starting mining activities, the company needed a sensitivity analysis and economic feasibility of the mine to see the prospect of andesite reserves in that location. Reference to the preparation of economic models used is based on investment costs, production costs, and andesite sales revenues. To consider this, economic analysis is based on the concept of discounted cash flow and sensitivity analysis. The parameters used to determine the economic feasibility of andesite production in PT Gunung Padakasih are Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Payback Period (PBP) and sensitivity to NPV values due to changes in selling prices and production costs. Analysis of Discounted Cash Flow (DCF) is an analysis related to investment that takes into account the time value of money and the discount rate calculated by the Weighted Average Cost of Capital method which is 13.39 %. Cash flow is calculated annually with evaluation objectives determined through the reduction of  Outlow Cash from Cash Inflow resulting from investment activities. Based on the results of the DCF analysis, the Net Present Value is Rp. 29.526.529.806, Internal Rate of Return is 59,1 %, with Payback Period which is 2,04 year, then this project is feasible to run. Then sensitivity analysis is carried out to evaluate the impact of investment uncertainty based on changes in production costs and selling prices. When the selling price decreases above 9 % and production costs rise above 25,9 %, this project will lose.

 Keywords: Andesite Mining, Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR) and Payback Period (PBP), Discounted Cash Flow (DCF), and sensitivity analysis.



Abstrak. PT Gunung Padakasih merupakan perusahaan yang akan bergerak di bidang penambangan andesit di Desa Cikancung, Kecamatan Cikancung, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat. Sebelum memulai kegiatan penambangan, perusahaan memerlukan analisis sensitivitas dan kelayakan ekonomi tambang untuk melihat prospek cadangan andesit di lokasi tersebut. Acuan penyusunan model ekonomi yang digunakan berdasarkan biaya investasi, biaya produksi, dan pendapatan dari penjualan andesit. Untuk mempertimbangkan hal tersebut maka diperlukannya analisis ekonomi berdasarkan konsep aliran kas diskonto (discounted cash flow analysis) dan analisis sensitivitas. Parameter yang digunakan untuk menentukan kelayakan ekonomi dalam produksi andesit PT Gunung Padakasih adalah Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Payback Periode (PBP) dan sensitivitas terhadap nilai NPV akibat perubahan harga jual dan biaya produksi. Analisis Discounted Cash Flow (DCF) merupakan analisis yang berhubungan dengan investasi yang memperhitungkan nilai waktu dari uang dan discount rate yang dihitung dengan metode Weighted Average Cost of Capital yaitu 13,39%. Aliran kas dihitung pertahun dengan tujuan evaluasi yang ditentukan melalui pengurangan Cash Outlow dari Cash Inflow yang dihasilkan dari kegiatan investasi. Berdasarkan hasil pengkajian analisis DCF didapat nilai Net Present Value yaitu Rp. 29.526.529.806, Internal Rate of Return yaitu 59,1 %, dengan Payback Periode yaitu 2,04 tahun, maka proyek ini layak untuk dijalankan. Kemudian dilakukan Analisis sensitivitas untuk mengevaluasi dampak dari ketidakpastian investasi berdasarkan perubahan biaya produksi dan harga jual. Ketika harga jual menurun diatas 9 % dan biaya produksi naik diatas 25,9 %, maka proyek ini akan rugi.

Kata Kunci : Penambangan Andesit, Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR) dan Payback Periode (PBP), Discounted Cash Flow (DCF), dan analisis sensitivitas

 


Keywords


Penambangan Andesit, Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR) dan Payback Periode (PBP), Discounted Cash Flow (DCF), dan analisis sensitivitas

Full Text:

PDF

References


Badan Pusat Statistik Kabupaten Bandung, 2015, “Kabupaten Bandung Dalam Angka”.

Baroto, Arjo, 2008, “Evaluasi Bisnis”, Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

Damodaran, Aswath, 2017, “Country Default Spread and Risk Premiums”.

Frangkrut, Fenebrist, 2017, “Aplication of Valuation Parameter In Practice”, www.market-risk-premia.com.

Kadariah, Karlina L, Gray C, 1976, “Pengantar Evaluasi Proyek Edisi Revisi”, Universitas Indonesia Pers: Jakarta.

Melati, Ade Irma (2016), “Analisis Sensitivitas Nilai NPV Terhadap Parameter Ekonomi Harga Bijih dan Ongkos Penambangan di PT Antam (Persero) Tbk. UBPN, Pomala Utara Provinsi Sulawesi Utara” Universitas Islam Bandung.

PERDA Kabupaten Bandung “PERDA No 1 Tahun 2011 Tentang Pajak Daerah” Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

PERDA Kabupaten Bandung “PERDA No 8 Tahun 2003 Tentang Pengelolaan Usaha Pertambangan Umum” Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Simanjuntak, Payaman dkk, 1985, “Pengantar Evaluasi Proyek”, PT Gramedia Pustaka Utama: Jakarta.

Stermol, J.Franklin, stermol, M.John, 2000, “Economic Evaluation and Investment Decision Methods”, Golden Drive, Ninth Edition Colorado.




Flag Counter