Studi Manajemen Penimbunan Batubara pada Stockpile PT Firman Ketaun, Desa Tanjung Dalam, Kecamatan Ulok Kupai (Napal Putih), Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu

Ziad Noer Arofah, Stefano Munir, Sriyanti Sriyanti

Abstract


Abstract. PT Firman Ketaun is a company engaged in the coal mining industry located in Tanjung Dalam Village, Ulok Kupai (Napal Putih) Sub-District, North Bengkulu Regency, Bengkulu Province which has an Mining Business License (IUP) covering an area of 1,259.6 hectares with a total coal reserves of 6,672. 569 tons. Coal contained in PT Firman Ketaun is a sub-bituminous type with the category of thermal coal. Therefore, to meet production targets and meet the needs of domestic and foreign consumers, stockpile management is good and uses technology so that demand is fulfilled. In addition, the problem with PT Firman Ketaun is the accumulation of coal in the stockpile and the coal demolition management system that uses the LIFO method which eventually causes the embankment height to reach 14 m.The coal in PT Firman Ketaun's stockpile has the following average qualities: Calorific Value: 5,975.25 Kcal / kg. , Ash content: 8.85%, Solid Carbon: 36.52%. And Total Sulfur: 0.37%. To meet consumer needs, it takes into account the parameters that affect stockpile management, namely: geographical conditions, geological conditions, mine conditions, coal characteristics, mine conditions, landfill management systems, stockpile operating conditions and stockpile environmental conditions. Therefore, it is necessary to review the stockpile management system used in PT Firman Ketaun, which originally used LIFO to become FIFO so that coal stockpile will not accumulate. The volume of low ash deposits has a volume of 26,276.449 LCM with embankment tonnage of 32,057,323 tons. This high ash pile has a volume of 43.236,517 LCM with embankment tonnage of 52.748,550 tons.

Keywords: Coal, Coal Stockpile Management, Coal Stockpiles.

 

Abstrak. PT. Firman Ketaun. merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri pertambangan batubara yang berlokasi di Desa Tanjung Dalam, Kecamatan Ulok Kupai (Napal Putih), Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu yang memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP) seluas 1.259,6 Ha dengan jumlah cadangan batubara sebesar 6.672.569 ton. Batubara yang terdapat pada PT Firman Ketaun merupakan jenis sub bituminous dengan kategori batubara thermal. Maka dari itu untuk memenuhi target produksi dan memenuhi kebutuhan konsumen dalam negeri maupun luar negeri maka dari itu manajemen stockpile yang baik dan menggunakan teknologi agar permintaan terpenuhi. Selain itu juga masalah pada PT Firman Ketaun ini adalah menumpuknya batubara pada stockpile dan sistem manajemen pembongkaran batubara yang menggunakan metode LIFO yang akhirnya menyebabkan tinggi timbunan mencapai 14 m.Batubara pada stockpile PT Firman Ketaun ini memiliki kualitas rata-rata sebagai berikut : Nilai Kalori : 5.975,25 Kcal/kg. , Kadar Abu : 8,85 %, Karbon Padat : 36,52 %.dan Total Sulfur : 0,37 %. Untuk memenuhi kebutuhan konsumen maka dari itu memperhatikan parameter-parameter yang mempengaruhi manajemen stockpile, yaitu : kondisi geografis, kondisi geologi, kondisi tambang, karakteristik batubara, kondisi tambang, sistem manajemen penimbunan, kondisi operasional stockpile dan kondisi lingkungan stockpile. Maka dari itu perlu ditinjau sistem manajemen stockpile yang digunakan pada PT Firman Ketaun tersebut yang asalnya menggunakan LIFO menjadi FIFO agar tidak terjadi penumpukan batubara pada stockpile. Volume Timbunan low ash ini memiliki volume sebesar 26.276,494 LCM dengan tonase timbunan sebesar 32.057,323 ton. Timbunan high ash ini memiliki volume sebesar 43.236,517 LCM dengan tonase timbunan sebesar 52.748,550 ton.

Kata kunci : Batubara, Manajemen Stockpile Batubara, Timbunan Batubara.


Keywords


Batubara, Manajemen Stockpile Batubara, Timbunan Batubara.

Full Text:

PDF

References


Anonim, 2003. Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 113 tahun 2003 “Baku Mutu Air Limbah Bagi Usaha dan atau Kegiatan Pertambangan Batubara”

Amin, Al. 2016. “Desain Pit Penambangan Batubara Pada Wilayah Izin Usaha Pertambangan KW P00163 Di Pit A PT Firman Ketaun , Kecamatan Ulok Kupai, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu”. Tugas Akhir. Program Studi Teknik Petambangan, Fakultas Teknik, Universitas Islam Bandung, Bandung.

Destinigina, Haeril. 2018. “Kajian Kinerja Pencampuran Batubara Untuk Memenuhi Target Produksi Tambang Di PT Mahakam Sumber Jaya, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur”. Tugas Akhir. Program Studi Teknik Petambangan, Fakultas Teknik, Universitas Islam Bandung, Bandung.

Irwandy, Arif, 2014, “Batubara Indonesia”. Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia.

Latuconsina, Fachrul. 2018. “Manajemen Stockpile Pada Penambangan Batubara Di PT Asta Minindo (Tbk), Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Karta Negara, Kalimantan Timur”. Tugas Akhir. Program Studi Teknik Petambangan, Fakultas Teknik, Universitas Islam Bandung, Bandung.

Octen, G, “Storage of Coal : Problems and Precautions” Energy Storage System Volume II. Department of Mining Engineering, Istanbul Technical University, Turkey.

Radhakhrishnan, 2012, “Enchancing Power Plant Productivity Through Coal Stock Yard Management at Ramgundam`”

Stefano Munir, 2003, “Manajemen Stockpile Batubara”. Pusdiklat Teknologi Mineral dan Batubara.




Flag Counter