Analisis Batubara untuk Bahan Bakar Pembakaran Klinker di PT Cemindo Gemilang Semen Merah Putih Kecamatan Bayah Kabupaten Lebak Provinsi Banten

Tophan Dwi Arya, Sriyanti Sriyanti, Linda Pulungan

Abstract


Abstract PT. Cemindo Gemilang Semen Merah Putih, Bayah District, Lebak Regency, Banten Province, is a cement producer Company. The cement combustion process at PT. Cemindo Gemilang Semen Merah Putih uses coal as fuel. Coal is the only fuel chosen by the Company because it is considered more economical and suitable for large scale combustion. Coal classification for cement making fuels has a standard quality set by the Company.Before being used as fuel, a prior analysis of coal was carried out at PT. Cemindo Gemilang Semen Merah Putih. This test was carried out so that the coal supplied was in accordance with the Company’s standard quality so that the performance of the kiln combustion engine could work optimally and durable.There are several tests conducted to determine the quality of coal including proximate analysis (Inherent Moisture, Ash, Volatile Matter, Fixed Carbon), calorific value, and total sulfur. In some coal samples carried out twice testing on coal shipment and fine coal. From the test results, the average value of fine coal is inherent moisture 10.87%, ash 4.97%, volatile matter 43.40%, fixed carbon 40.77%, total sulfur 0.15%, and calorific value 5314 cal / gr, for coal A. Inherent moisture 11.96%, ash 5.38%, volatile matter 44.12%, fixed carbon 38.55%, total sulfur 0.23%, and calorific value 5244 cal / gr, for coal B. Inherent moisture 11, 68%, ash 5.98%, volatile matter 43.86%, fixed carbon 38.47%, total sulfur 0.21%, and calorific value 5220 cal / gr, for coal C. Inherent moisture 12.65%, ash 6.15%, volatile matter 43.69%, fixed carbon 37.51%, total sulfur 0.23%, and calorific value 5189 cal / gr, for coal D. From these results it can be stated that coal is eligible and suitable for use for burning cement raw materials.

Keywords: Inherent Moisture, Ash, Volatile Matter, Fixed Carbon, Total Sulfur,  and Calorific value.

 

Abstrak. PT Cemindo Gemilang Semen Merah Putih, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, merupakan perusahaan yang bergerak di bidang produsen semen. Proses pembakaran semen di PT Cemindo Gemilang Semen Merah Putih menggunakan batubara sebagai bahan bakar. Batubara satu-satunya bahan bakar yang dipilih oleh Perusahaan karena dinilai lebih ekonomis dan cocok untuk pembakaran dalam sekala besar. Klasifikasi batubara untuk bahan bakar pembuatan semen ini memiliki mutu standar yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Sebelum dijadikan bahan bakar, dilakuan analisis terlebih dahulu terhadap batubara di PT Cemindo Gemilang Semen Merah Putih, pengujian ini dilakukan agar batubara yang di suplai sesuai dengan mutu standar Perusahaan sehingga kinerja mesin pembakaran kiln dapat bekerja secara optimal dan tahan lama. Ada beberapa pengujian yang dilakukan untuk mengetahui kualitas batubara diantaranya analisis proksimat (Inherent Moisture, Ash, Volatile Matter, Fixed Carbon), nilai kalor, dan total sulfur. Pada beberapa sampel batubara dilakukan dua kali pengujian pada coal shipment dan fine coal. Dari hasil pengujian didapat nilai rata-rata sampel fine coal yaitu inherent moisture 10,87%, ash 4,97%, volatile matter 43,40%, fixed carbon 40,77%, total sulfur 0,15%, dan nilai kalor 5314 kal/gr, untuk batubara A. Inherent moisture 11,96%, ash 5,38%, volatile matter 44,12%, fixed carbon 38,55%, total sulfur 0,23%, dan nilai kalor 5244 kal/gr, untuk batubara B. Inherent moisture 11,68%, ash 5,98%, volatile matter 43,86%, fixed carbon 38,47%, total sulfur 0,21%, dan nilai kalor 5220 kal/gr, untuk batubara C. Inherent moisture 12,65%, ash 6,15%, volatile matter 43,69%, fixed carbon 37,51%, total sulfur 0,23%, dan nilai kalor 5189 kal/gr, untuk batubara D. Dari hasil tersebut dapat dinyatakan bahwa batubara memenuhi syarat dan layak digunakan untuk pembakaran bahan baku semen.

Kata Kunci: Inherent Moisture, Ash, Volatile Matter, Fixed Carbon, Total Sulfur,  and Calorific value.


Keywords


Inherent Moisture, Ash, Volatile Matter, Fixed Carbon, Total Sulfur, and Calorific value.

Full Text:

PDF

References


Arief S. Sudarsono, 2003. “Pengantar Preparasi dan Pencucian

Batubara”. Teknik Pertambangan ITB.

Faisal H, 2018. “Kajian Kualitas Baubara Berdasarkan Analisis

Proksimat, Total Sulfur dan Nilai Kalor untuk Pembakaran bahan Baku Semen di PT Semen Padang, Kelurahan Batu Gadang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat’’. Teknik Pertambangan UNISBA.

Intan Andhini Puspita Sari, 2017. “Analisa Clinker Berdasarkan Lime Saturation Factor (LSF), Silica Modulus (SM), dan Alumina Modulus (AM) untuk Memperoleh Pasokan Bahan Baku yang Optimal Di PT. Cemindo Gemilang Desa Darmasari Kecamatan Bayah Kabupaten Lebak Provinsi Banten”. Teknik Pertambangan UNISBA.

Irwandy Arif, 2014. “Batubara Indonesia”. Kompas Gramedia, Jakarta

Muchijidin. 2006. “Pengendalian Mutu Dalam Industri Batu Bara”.

Teknik pertambangan ITB.

Permadi, Rendy, 2015 “Analisis Batubara dalam Penentuan Kualitas Batubara untuk Pembakaran Bahan Baku Semen PT Indosemen Tunggal Tbk Cirebon”. Teknik Pertambangan UNISBA.

Pringadi, Rudi.Ir. “Teknologi Pembuatan Semen”. PT Semen Santosa Biringere Pangkep Sulawesi Selatan

Satria Ega Putra, 2017. “Pengaruh Komposisi Mineral dalam Batubara Terhadap Titik Leleh Batubara Dalam Tungku Pembakaran Di PT. Tomo and Son Banjarmasin”. Teknik Pertambangan UNISBA

Sukandarrumidi, “Pemanfaatan Batubara’’, Univestias Gajah Mada

Tirtosoekotjo, Soedjoko, 2002. “Batubara Indonesia”. TEKMIRA




Flag Counter