Perancangan (Design) Pit dan Pentahapan Tambang Batu Andesit di PT Gunung Prima Bogor, Kampung Cijambe, Desa Banyuasih, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat

Fithar Feri Wandana, Maryanto Maryanto, Indra Karna Wijaksana

Abstract


Abstract. Andesite modeling uses drilling data. Drilling activities in the research area are as much as 5 points with drill depths up to 150m elevation from the surface so that the thickness of the andesite will be different. The results of modeling the excavated material by making cross sections between drill points are known to be homogeneous andesite forms and almost follow the topographic shape in the research area. Calculation of resources and reserves is carried out in accordance with the SNI guidelines for 2011: 4726 about Calculation of Mineral Resources and Reserves. The resource calculation method is the polygon method of influence area and radius that has been set, while the reserve calculation is done from the calculation of the measured resources of the research area that is in accordance with the feasibility study on the company. The indicated resource results with a 1.000m radius are 51.187.200m3 and measured resources with a 500m radius are 35.731.990m3 and proven reserve results are 3,030,956.93m3 Pit design is carried at two mining locations. In making the first pit it starts from an elevation of 300m - 220m from the surface with a mine opening area of 10.36ha and proven andesite reserves of 2.011.723,35m3, while in the making of the second pit starting from 300m - 210m from the surface with an open area of 7.66 ha and proven reserves of andesite 1.019.233,58m3. Sequencing mining with a target of 500,000m3 / year, in the first pit area opened 10,36ha with sequencing mining in the first year to the third year starting from the 300-230m elevation from the surface using the sidehill type quarry method with the area in the first 5,41ha, second year 4,81, third year 3,83ha and in the fourth year starting from 230-220m elevation from the surface using the pit type quarry method with an open area of 3,6ha. sequencing mining the fifth year at the second pit location starts from the 300-230m elevation from the surface using the sidehill type quarry method with an area of 7.66ha and in the sixth year from the 230-210m elevation from the surface using the pit type quarry method with an open area of 5,21ha.

Keywords: Andesite, Reserves, Mining, Sequencing.

 

Abstrak. Pemodelan bahan galian andesit menggunakan data pemboran. Kegiatan pemboran pada wilayah penelitian sebayak 5 titik dengan kedalaman bor sampai elevasi 150m dari permukaan sehingga ketebalan andesit akan berbeda – beda. Hasil dari pemodelan bahan galian dengan cara membuat penampang antar titik bor diketahui bentuk andesit homogen dan hampir mengikuti bentuk topografi pada daerah penelitian. Perhitungan sumberdaya dan cadangan dilakukan sesuai dengan pedoman SNI tahun 2011:4726 tentang Perhitungan Sumberdaya dan Cadangan mineral. Metode perhitungan sumberdaya adalah metode polygon daerah pengaruh dan radius yang telah di tetapkan, sedangkan perhitungan cadangan dilakukan dari perhitungan sumberdaya terukur daerah penelitian yang telah sesuai dengan studi kelayakan pada perusahaan. Hasil sumberdaya terunjuk dengan radius 1000m adalah 51.187.200m3dan sumberdaya terukur dengan radius 500m adalah 35.731.990m3 dan hasil cadangan terbukti 3.030.956,93m3 Pembuatan desain pit dilakukan pada dua lokasi penambangan. Pada pembuatan pit ke I dimulai dari elevasi 300m - 220m dari permukaan dengan luas bukaan tambang 10,36ha dan cadangan terbukti andesit sebesar 2.011.723,35m3, sedangkan pada pembuatan pit ke II di mulai dari elevasi 300m - 210m dari permukaan dengan luas bukaan 7.66ha dan cadangan terbukti andesit 1.019.233,58m3. Kegiatan Pentahapan dengan target 500.000m3/tahun, pada pit pertama luasan yang di buka 10,36ha degan pentahapan pada tahun pertama sampai tahun ketiga dimulai dari elevasi 300-230m dari permukaan menggunakan metode sidehill type quarry dengan luasan pada tahun kepertama 5,41ha, tahun kedua 4,81, tahun ketiga 3,83ha dan pada tahun keempat dimulai dari elevasi 230-220m dari permukaan menggunakan metode pit type quarry dengan luas bukaan 3,6ha. Pentahapan tahun kelima pada lokasi pit kedua dimulai dari elevasi 300-230m dari permukaan menggunakan metode sidehill type quarry dengan luasan 7,66ha dan pada tahun keenam dari elevasi 230-210m dari permukaan menggunakan metode pit type quarry dengan luasan bukaan 5,21ha.

Kata Kunci: Andesit, Candangan, Penambangan, Pentahapan.


Keywords


: Andesit, Candangan, Penambangan, Pentahapan.

Full Text:

PDF

References


Anonim (a). Badan Standar Nasional .2011. “SNI 4726:2011 Pedoman Pelaporan Sumberdaya dan Cadangan Mineral dan Non Mineral”. Jakarta

Anonim (b). Badan Standar Nasional .2011. “SNI 5051:2011 Pedoman Pelaporan Sumberdaya dan Cadangan Batubara”. Jakarta.

Anonim (c). Badan Pusat Statistik. 2016 “Luasan Desa Kecamatan Cigudeg”. Bogor

Anonim (d). Climate. 2017. “Iklim dan Cuaca Pada Daerah Banyuasih”. Bogor

Anonim (e) Departement Of Transportation. 2015. “Roadway Design Manual”. AASHTO Standars

Arif, Prof. Dr. Ir. Irwandy. 2016. “Geoteknik Tambang”. Jakarta : Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia PERHAPI.

Bieniawski, Z.T. 1989. “Engineering Rock Mass Classifications: A Complete Manual for Engineers and Geologists in Mining, Civil and Petroleum Engineering”. Canada : John Wiley & Sons, Inc.

Hustrulid, W.A., 2013, “Open Pit Mine Planning and Design”, CRC Press.

Prodjosumarto P, Zaenal. 2007. “Tambang Terbuka”. Bandung Universitas Islam Bandung.

Prodjosumarto, Partanto. 1993. “Pemindahan Tanah Mekanis”. Bandung : Institut Teknologi Bandung.

Maryanto. 2016. “Buku Ajar Perencanaan Tambang”. Teknik Pertambangan Universitas Islam Bandung. Bandung.

T.Kurtandi, Sidato, D.A Agutiyanto, M.M. Purbo Hadiwijoyo. 1992. “Peta Geologi Lembar Jakarta dan Kepulauan Seribu, Jawa”. Bandung

Turkandi. 1992. “ Gambar dan Deskripsi Keterbentukan Batuan dan Formasi Pada Lokasi Jawa Barat”. Jakarta.




Flag Counter