Kajian Teknis dan Analisis Kelayakan Ekonomi pada Penambangan Pasir CV Biduri Pasir Desa Haruman, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat.

Nirwan Syam Salam

Abstract


Abstract. CV Biduri Pasir is a company who had to sustain management changed in 2016 with deficit problems. CV Biduri Pasir is a company located in Haruman Village, Leles Subdistrict, Garut Regency, West Java Province. Based on a feasibility study that has been conducted, the amount of andesit reserves mined amounted to 2.168.349 BCM, with an overburden of 262.400 BCM. Based on the design and age used for 10 years, the average annual mining production target is 220.000 BCM for sand, and 26.240 BCM for topsoil. The applied methods of the mining is in correspondence with the development of mining, which are side hill type quarry. The mining activities is started by topsoil stripping, and sand mining. In order to meet the target production, the conducted mining production applies 1 shift work with the duration of 9 hours. The tools used for mining activities are excavator komatsu Kobelco SK200-8 1 units, excavator Hitachi ZX-210L 2 units, dump trucks Hino PS 130 1 units, and other supporting tools for supporting and processing sand. The products that will be marketed are sand dug, sandstone, and cutted stone.Based on data on mining business needs. CV Biduri Pasir requires funds for fixed capital costs including fixed capital and working capital for 3 months amounting to Rp7.717.262.372. The results of the study with the Discounted Cash Flow method produced Pay Back Period values for 1 years 10,51 months. Net Present Value value is Rp 10.672.168.897, and the value of Internal Rate of Return of 51,80%. Based on the sensitivity analysis, the slump of sand selling price up to 31% will cause the value of NPV equal to 0. Meanwhile, if the production cost increases up to 81%, then the project will produce the NPV value equal to 0.

Keywords: Sand and ground, mining technical design, tool requirements, Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR) and Pay Back Period (PBP), Discounted Cash Flow (DCF), and sensitivity analysis.

 

 

Abstrak. CV Biduri Pasir merupakan perusahaan yang mengalami perubahan manajemen pada tahun 2016 dengan permasalahan defisit perusahaan. CV Biduri Pasir merupakan perusahaan yang terletak di Desa Haruman, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat. Berdasarkan kajian studi kelayakan yang telah dilakukan, jumlah cadangan pasir gali yang tertambang sebesar 2.168.349 BCM, dengan topsoil sebesar 262.400 BCM. Berdasarkan desain dan umur tambang yang direncanakan selama 10 tahun, rata-rata target produksi penambangan tiap tahunnya yaitu 220.000 BCM untuk pasir gali, dan 26.240 BCM untuk topsoil dengan metode penambangan yang diterapkan sesuai dengan kemajuan tambang yaitu side hill type quary. Kegiatan penambangan dilakukan dengan urutan pengupasan tanah penutup dan kegiatan penambangan pasir gali. Produksi penambangan yang dilakukan untuk memenuhi pencapaian produksi diterapkan 1 shift kerja dengan durasi 9 jam kerja. Alat yang digunakan untuk kegiatan penambangan yaitu excavator Kobelco SK200-8 1 unit, excavator Kobelco Hitachi ZX210-L 2 unit, dump truck Hino PS 130 1 unit, dan kebutuhan alat penunjang lain untuk support dan pengolahan pasir gali. Produk yang akan dipasarkan yaitu pasir gali, pasir batu, batu belah. Berdasarkan data kebutuhan usaha pertambangan. CV Biduri Pasir membutuhkan dana untuk biaya modal tetap meliputi modal tetap dan modal kerja selama 3 bulan sebesar Rp 7.717.262.372. Hasil pengkajian dengan metode Discounted Cash Flow menghasilkan nilai PBP selama 1 tahun 10,51 bulan. Nilai Net Present Value sebesar Rp 10.672.168.897 dan nilai Internal Rate of Return sebesar 51,80%. Berdasarkan analisis sensitivitas, kemerosotan harga jual pasir hingga 32% akan menyebabkan nilai NPV sama dengan 0. Sedangkan, apabila biaya produksi naik hingga 91%, maka proyek akan menghasilkan nilai NPV sama dengan 0.

Kata Kunci : Pasir gali dan topsoil, rancangan teknis penambangn, kebutuhan alat, Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR) dan Pay Back Period (PBP), Discounted Cash Flow (DCF), dan Analisis sensitivitas   


Keywords


Pasir gali dan topsoil, rancangan teknis penambangn, kebutuhan alat, Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR) dan Pay Back Period (PBP), Discounted Cash Flow (DCF), dan Analisis sensitivitas

Full Text:

PDF

References


Arif, Irwandy, dan Adisoma, Gatut, 2005 “Perencanaan Tambang” Intitut Teknologi Bandung, Bandung.

Damodaran, Asawath (2002). Investment Valuation: Tools and Techniques Determining the Value of Any Asset 2nd edition, New York:John Wile Sons, Inc

David, B., 2012. The Reno Gazette Journal : Newmont Gold Quarry Mining, Canada’s Goldcorp, New York.

Hidayat, W (2014). Ekonomi, “Dampak Sektor Pertambangan Terhadap Pereknonomian Wilayah”.

Husnan, Suad dan Suwarsono, 1984, “Studi Kelayakan Proyek”, BPFE, Yogyakarta.

Hustrulid, W.A., 2013, Open Pit Mine Planning and Design, CRC Press.

Komatsu, 2007, “Spesification and Application Handbook Edition 28”.

Nursarya, Hadi, 2004 “Konsep Optimasi Pemanfaatan Sumberdaya Mineral dan Energi dengan Pendekatan Keekonomian Sumberdaya”, Unisba, Bandung.

Prodjosumarto, Partanto, 2000, “Tambang Terbuka” Departemen Pertambangan Institut Teknologi Bandung, Bandung.

Prodjosumarto, Partanto, 1993, “Pemindahan Tanah Mekanis” Departemen Pertambangan Institut Teknologi Bandung, Bandung.

Republik Indonesia, 2012, “Peraturan Pemerintah No, 9 tahun 2012 Tentang, Jenis Dan Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak Yang Berlaku Pada Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral”.

Republik Indonesia, 2014, “Peraturan Menteri Keuangan Nomor: 139/PMK,03/2014”.

Sudjadmiko, 1972, “Peta Geologi Lembar Garut dan Pameungpeuk”, Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi

Stermole, J,Franklin, Stermole, M,John, 2000, “Economic Evaluation and Investment Decision Methods”, Golden Drive, Ninth Edition Colorado.




Flag Counter