Kajian Ekonomis Pada Penambangan Batubara Dengan Menggunakan Analisis Sensitivitas Di Pt Wira Bara Sakti, Desa Pandansari, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan

Sun Caesar Galaxi, Sri Widayati, Pramusanto Pramusanto

Abstract


Abstract.   The economical review of Coal mining plans is based on technical design data that has been made, so that in determining the costs incurred will be highly considered by the entrepreneur. Components or factors of economic development activities of coal mining are viewed from the economic point of view such as determining investment cost and production cost, revenue from product sale, cash flow calculation, discounted rate of return or internal rate of return, net present value and payback period. The internal rate return method looks for a discount rate that can result in a net present value (NPV) equal to zero. IRR is used in determining whether the investment is implemented or not, for it is usually used the reference that the investment should be higher than the minimum acceptable rate of return or minimum atractive rate of return. The minimum acceptable rate of return is the minimum rate of return on an investment that a brave investor would undertake. Thus, the minimum IRR is based on the reference rate of the Government Private Bank of 5.7% and the calculation of the return rate in PT Wira Bara Sakti obtained IRR value of 98,50% that IRR> IRR minimum IRR calculation.

Keywords : Production Cost, Cash Flow, NPV, IRR, PBP.

 

Abstract.  Kajian ekonomis rencana penambangan batubara berdasarkan data rancangan teknis yang telah dibuat, sehingga dalam penentuan biaya yang dikeluarkan akan sangat dipertimbangkan oleh pihak pengusaha. Komponen atau faktor penyusun kegiatan kajian ekonomis penambangan batubara dilihat dari segi ekonomi seperti penentuan biaya investasi  dan biaya produksi, pendapatan hasil penjualan produk, perhitungan cash flow, discounted rate of return atau Internal rate of return, net present value dan payback periode.   Metode internal rate return (IRR) mencari tingkat diskonto (interest) yang dapat menghasilkan net present value (NPV) sama dengan nol. IRR digunakan dalam menentukan apakah investasi dilaksanakan atau tidak, untuk itu biasanya digunakan acuan bahwa investasi yang dilakukan harus lebih tinggi dari minimum acceptable rate of return atau minimum atractive rate of return. Minimum acceptable rate of return adalah laju pengembalian minimum dari suatu investasi yang berani dilakukan oleh seorang investor. Sehingga didapatkan IRR minimum berdasarkan suku bunga acuan Bank Pemerintah Swasta  sebesar 5,7 % dan hasil perhitungan nilai laju pengembalian (IRR) di PT Wira Bara Sakti didapatkan nilai IRR sebesar 98,50 % bahwa IRR > IRR minimum hasil perhitungan IRR.

Kata Kunci:   Kata Kunci : Biaya Produksi, Aliran Kas, NPV, IRR, PBP


Keywords


Biaya Produksi, Aliran Kas, NPV, IRR, PBP

Full Text:

PDF

References


Arif, Irwandy. 2008.” Analisis Investasi Tambang”, Institut Teknologi Bandung: Bandung.

ESDM,2016,”Daftar Harga Mineral Logan Dan Acuan Harga Batubara Tahun 2016”.

Franklin J., Stermole, John M. Stermole., 2000. “ Economic Evaluation and Investment Decision Methodes Fourth Edition”, Investment Evaluations Corporation, Colorado.

Hadiprayitno, Mulyono, 2000. ” Analisis Investasi Tambang”, Departemen Pertambangan dan Energi.

Noor Rizqon Arief, 2004. “Manajemen Organisasi Diklat Perencanaan .....Tambang”, UNISBA: Bandung.

Nursarya, Hadi, 2004, “Konsep Optimasi Pemanfaatan Sumber Sumberdaya Mineral dan Energi Dengan Pendekatan Keekonomian Sumberdaya”, UNISBA: Bandung.

Ohasi, Tetsuji, 2009, “ Spesification and Application Handbook Komatsu .....Edition 28”, Komatsu, Tokyo.

Rosake, Bernie, 2013, “Project Engineer : Swell Factor For Various Material” Canada.

Suryamin, 2015, “Tingkat Inflasi dan Tingkat Suku Bunga di Indonesia Tahun 2015”, Badan Pusat statistik, Jakarta




Flag Counter