Peran Pola Asuh Orang Tua Dalam Pengembangan Sosioemosional Anak Usia Dini di PAUD Se-Kecamatan Sumur Bandung

Titi Ruchati Lukman, Masnipal Marhun, Dedih Surana

Abstract


Setiap anak dalam hidupnya akan mengalami perkembangan sesuai dengan tahapan usianya. Keberhasilan anak dalam mencapai tugas perkembangannya didukung oleh beberapa faktor, baik internal maupun eksternal,  diantaranya faktor pola asuh, peran dan fungsi keluarga, dukungan lingkungan rumah dan sekolah serta beberapa faktor pendukung lainnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui  sejauh mana peran pola asuh orang tua dalam pengembangan aspek sosioemosional anak usia dini di PAUD se-Kecamatan Sumur Bandung. Penelitian ini menggunakan metode  deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Pengambilan data dilakukan dengan cara menyebarkan angket/ kuesioner skala sikap, dan wawancara, kepada 82 orang tua siswa dan guru di lembaga PAUD se-Kecamatan Sumur Bandung tahun ajaran 2016/2017.Teknik pengolahan data dilakukan dengan cara menghitung presentase jenis pola asuh yang banyak diterapkan oleh keluarga-keluarga dan perkembangan sosioemosional anak di Kecamatan Sumur Bandung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum pola asuh orang tua berperan besar dalam pengembangan aspek sosioemosional anak usia dini, khususnya di PAUD se-Kecamatan Sumur Bandung. Peran tersebut meliputi : Pertama, sebagian besar orang tua siswa menerapkan pola asuh demokratis, hal ini berarti sebagian besar orang tua siswa bersikap memprioritaskan kepentingan anak, akan tetapi orang tua tidak ragu-ragu mengendalikan mereka. Hubungan orang  tua demokratis biasanya ditandai dengan kontrol yang tinggi dan kehangatan yang tinggi. Kedua, dilihat dari besarnya persentase perhitungan perkembangan sosioemosional anak usia dini di Kecamatan Sumur Bandung, diperoleh hasil bahwa sebagian besar anak usia dini di PAUD Kecamatan Sumur Bandung masuk pada kategori sudah berkembang. Ketiga, pola asuh orang tua berperan penting dalam pengembangan sosioemosional anak usia dini, hal ini berarti pola asuh orang tua tidak dapat diabaikan atau terpisah dalam pengembangan sosioemosional anak usia dini.  Hasil penelitian tersebut berimplikasi bagi orang tua bahwa : Pengembangan sosioemosional anak usia dini tidak lepas dari pengaruh pola asuh orang tua, jika orang tua mendidik anaknya dengan baik, maka anakpun akan memiliki perilaku yang baik pula, begitupun sebaliknya jika orang tua mendidik anaknya dengan kurang baik, maka anak tersebut akan memiliki perilaku yang kurang baik. Bagi guru PAUD, hendaknya pengembangan sosioemosional anak usia dini baik disekolah maupun dirumah diselaraskan dengan pola asuh yang diterapkan oleh orang tua yaitu pola asuh demokratis.


Keywords


Pola Asuh, Pengembangan Sosioemosional, Anak Usia Dini

References


Hadits. (HR. Bukhari).

Hurlock, E. (1978). Child Development, Sixth Edition. New York : Mc. Graw Hill,Inc.

Kamus Besar Bahasa Indonesia. (1996). Tidak diterbitkan.

Papalia, D.E. (2004). Human Development. Boston : Mc Graw Hill Book Companies.

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No 137 Tahun 2014 tentang Standar Pendidikan Anak Usia Dini.

Santrock, J.W.(2007). Perkembangan Anak. Jakarta : Erlangga

Solehuddin. (1997). Konsep Dasar Pendidikan Pra-sekolah. Bandung : FIP UPI

Syaodih, E. (2005) Pengembangan Perilaku Sosial Anak Pra-sekolah. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini dan Edukasi.

Syaodih, E. (2009) Pendidikan Anak Pra-sekolah. Jakarta : PT Rineka Cipta

Yusuf, S. (2004). Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Jakarta : Erlangga

Yusuf, S. (2007). Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Bandung : Rosda Karya.




Flag Counter