Analisis Pembelajaran Tahsin Tilawah Al-Qur’an dengan Metode Maqdis untuk Meningkatkan Bacaan yang Baik dan Benar Sesuai Tajwid di Ma’had Al-Qur’an dan Dirasah Islamiyah

Siti Muslimah, Dedih Surana, Ikin Asikin

Abstract


Abstract. The word of the Qur'an which means "reading" is grammatically derived from the Arabic word qaraa which means to read. However, the Qur'an is not an ordinary reading. Al-Qur'an is kalamullah, Reading Al-Qur'an is one form of worship that gets a reward, let alone can be read with tartil, that is with a melodious voice, orderly and according to the reading law called tajwid.
Although tajwid learning has been studied by every Muslim since their elementary school until the lecture though, but many of them are still just forget the science of tajwid they have learned. So in reading the Qur'an sometimes they violate the rules of Arabic and the rules of science tajwid. Reading the Qur'an well and correctly requires a method for learning the Qur'an to run effectively and efficiently. One of the methods of reading Al-Qur'an in Indonesia is Maqdis Method. The research method used by the researcher is descriptive method with qualitative approach. The result of this research is planning of Maqdis method has 4 book / level which each book has discussion each, so Maqdis method prefers practice from the theories that often applied in every learning tajwid. Implementation of learning Qur'anic tahsin according to agreement between learners and teachers, because the form of learning activities used by Maqdis namely Private and Regular system. The evaluation of the Qur'anic study of tahsin in Maqdis is divided into two evaluations, namely daily evaluation and evaluation of the increase of Qur’anic level of tahsin. Every method of reading the Qur'an must have its own deficiencies and advantages, so that the weakness becomes the material for evaluation and the excess becomes the material that needs to be maximized.
Keywords: Analysis, Learning, Tahsin Al-Qur'an.

Abstrak. Kata Al-Qur’an yang berarti “bacaan” secara gramatikal diturunkan dari kata bahasa Arab qaraa yang berarti membaca. Namun, Al-Qur’an bukan bacaan biasa. Al-Qur’an adalah kalamullah, Membaca Al-Qur’an merupakan salah satu bentuk ibadah yang mendapat pahala, apalagi bisa dibaca dengan tartil, yaitu dengan suara merdu, tertib dan menurut hukum bacaan yang disebut tajwid. Meskipun pembelajaran ilmu tajwid telah dipelajari oleh setiap muslim sejak mereka sekolah dasar sampai perkuliahan sekalipun, akan tetapi banyak dari mereka yang masih saja lupa akan ilmu tajwid yang telah mereka pelajari. Sehingga dalam membaca Al-Qur’an terkadang mereka menyalahi kaidah bahasa Arab dan kaidah Ilmu tajwid. Membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar memerlukan sebuah metode agar pembelajaran Al-Qur’an berjalan dengan efektif dan efisien. Salah satu metode membaca Al-Qur’an yang ada di Indonesia yaitu Metode Maqdis. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti yaitu metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil dari penelitian ini yaitu perencanaan metode Maqdis memiliki 4 buku/level yang mana setiap bukunya memiliki pembahasan masing-masing, sehingga metode Maqdis lebih mendahulukan praktek dari pada teori-teori yang sering diterapkan disetiap pembelajaran tajwid. Pelaksanaan pembelajaran tahsin Al-Qur’an sesuai kesepakatan antara peserta didik dan guru, karena bentuk kegiatan belajar yang digunakan oleh Maqdis yaitu sistem Privat dan Reguler. Evaluasi pembelajaran tahsin Al-Qur’an di Maqdis dibagi menjadi dua evaluasi yaitu evaluasi harian dan evaluasi kenaikan tingkatan tahsin Al-Qur’an. Setiap metode membaca Al-Qur’an pasti memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing, sehingga kelemahan itu menjadi bahan untuk evaluasi dan kelebihan menjadi bahan yang perlu untuk di maksimalkan.

Kata Kunci : Analisis, Pembelajaran, Tahsin Al-Qur’an.


Keywords


Analisis, Pembelajaran, Tahsin Al-Qur’an.

Full Text:

PDF

References


Annuri, A. (2017). Panduan Tahsin Tilawah Al-Qur'an dan Ilmu Tajwid. Jakarta timur: Pustaka Al-Kautsar.

Chaer, A. (2013). Al-Qur'an dan Ilmu Tajwid. Jakarta: Rineka cipta.

Chaer, A. (2014). Perkenalan Awal dengan Al-Qur'an. Jakarta: Rineka Cipta.

Susilo, I. (2016). 7 Jurus Unik dan Asyik Mudah Membaca Al-Qur'an. Bandung: Yamaqdis.

Ida, & Saiful. (2014). Metode Baca Al-Qur'an. Dosen Jurusan Tarbiyah STAIN Kudus, 24.