Nilai-Nilai Pendidikan Dari Al-Quran Surat Al-Ahzab Ayat 32-33 Tentang Etika Pergaulan Istri-istri Nabi

Dian Nuraeni, U. Saepudin, Ayi Sobarna

Abstract


Etika dapat didefinisikan sebagai ilmu yang mempelajari tentang segala soal kebaikan dalam hidup manusia semuanya, mengenai gerak-gerik pikiran dan rasa yang dapat merupakan pertimbangan perasaan sampai mengenai tujuannya yang dapat merupakan perbuatan. Ilmu etika ini tidak membahas kebiasaan semata-mata yang berdasarkan tata-adab, melainkan membahas tata sifat-sifat dasar, atau adat istiadat yang terkait tentang baik dan buruk dalam tingkah laku manusia. Jadi etika menggunakan refleksi dan metode pada tugas manusia untuk menemukan nilai-nilai itu sendiri ke dalam etika dan menerapkan pada situasi kehidupan konkret. Esensi dari QS. Al-Ahzab Ayat 32-33 (a) pergaulan wanita muslimah itu dibatasi oleh etika dan aturan hukum syariat Islam. (b) setiap wanita muslimah dianjurkan untuk membatasi diri dalam berbicara dan berkomunikasi dengan lawan jenis yang bukan mahromnya apabila tidak ada kepentingan di dalamnya. (c) seorang wanita muslimah dianjurkan untuk berada di rumah bukan berarti tidak boleh keluar rumah akan tetapi perhatian dan perasaannya terkait dengan urusan rumah tangga. (d) seorang wanita muslimah dianjurkan untuk menjaga diri dengan memakai pakaian yang menutup aurat yang telah di syariatkan oleh agama Islam diantaranya memakai pakaian longgar, berkerudung hingga menutup dada, tidak memakai pakaian yang mencolok, dan tidak menyerupai laki-laki. Tidak bertabarruj seperti wanita jahiliyyah. (e) seorang wanita muslimah diharuskan untuk menegakkan shalat, menunaikan zakat, setia pada aturan Allah dan rasul-Nya. (f) agar seorang wanita muslimah dianjurkan untuk selalu membersihkan diri dari noda dan dosa.

Keywords


Al-Ahzab ayat 32-33, etika istri.

References


Al-Qur’an Al-Karim.

Abdullah, M. Yatimin (2006). Pengantar Studi Etika. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.