Implikasi Pendidikan dari Al-Qur’an Surat Al-Furqan Ayat 62 terhadap Manajemen Waktu dalam Meningkatan Rasa Syukur

Dzikri Arizzal, Agus Halimi, Ikin Asikin

Abstract


Abstract. Al-Qur'an is the basis of various sciences and used as a guide in learning. Likewise it is expressed in it various kinds of knowledge that humans use as a reference in living life. God has given everyone the same amount of time twenty-four hours a day and one night. In that time span, there are people who are able to complete a number of acts of worship and the mandate of work or work, and there are people who in that time span are actually doing useless actions, even disobedience and sin. So in this case the need for time management. A person who is grateful will not waste his time. As contained in the Al-Qur'an letter Al-Furqan verse 62 concerning time management in increasing gratitude. From this study, it was concluded that: Night and day turnover is a division of time. Time should be managed by humans to do activities and rest. Substitution of night and day can be used as a vehicle to remember and give thanks to Allah SWT. Awareness at times, becomes the basis for believers to be grateful, followed by instilling confidence in the heart, speaking verbally, and doing good deeds. Gratitude is a quality of a believer, because the coming of the pleasure of Allah, will be kept away from His punishment.

Keywords: Al-Qur'an letter Al-Furqon Verse 62, Time Management, Gratitude.

Abstrak. Al-Qur’an merupakan dasar dari berbagai ilmu pengetahuan dan dijadikan sebagai pedoman dalam pembelajaran. Sepertihalnya diungkapkan di dalamnya berbagai macam ilmu yang digunakan manusia sebagai acuan dalam menjalani kehidupan. Allah telah memberikan modal waktu yang sama kepada setiap orang sebanyak dua puluh empat jam sehari semalam. Dalam rentang waktu tersebut, ada orang yang mampu menyelesaikan beberapa amal ibadah dan amanah tugas atau pekerjaan, dan ada orang yang dalam rentang waktu itu malah melakukan perbuatan sia-sia, bahkan kemaksiatan dan dosa. Maka dalam hal tersebut diperlukannya manajemen waktu. Seseorang yang bersyukur tidak akan menyia-nyiakan waktunya. Sebagaimana yang terkandung dalam Al-Qur’an surat Al-Furqan ayat 62 mengenai manajemen waktu dalam peningkatan rasa syukur. Dari penelitian ini diperoleh kesimpulan yaitu : Pergantian malam dan siang merupakan pembagian waktu. Waktu hendaknya dikelola manusia untuk beraktivitas dan beristirahat. Pergantian malam dan siang dapat dijadikan wahana untuk mengingat dan bersyukur kepada Allah SWT. Kesadaran pada waktu, menjadi dasar bagi orang yang beriman untuk bersyukur, dilanjutkan dengan menanamkan keyakinan dalam hati, berucap dengan lisan, dan beramal dengan perbuatan. Syukur merupakan sifat dari orang yang beriman, sebab datangnya ridha Allah, akan dijauhkan dari azab-Nya.

Kata kunci: Al-Qur’an surat Al-Furqon Ayat 62, Manajemen Waktu, Rasa Syukur.


Keywords


Al-Qur’an surat Al-Furqon Ayat 62, Manajemen Waktu, Rasa Syukur

Full Text:

PDF

References


Al-Bukhori, Muhammad bin Ismail (t.t) Sahih al-Bukhori. Darul-Fikr.

Al-Qardhawi, Yusuf. (1998). Waktu dalam Kehidupan Muslim. Jakarta: Yayasan Al-Amanah.

Ar-Rifa’i, Muhammad Nasib. (2000). Terj, Ibnu Katsir jilid 4. Jakarta: Gema Insani.

Faris, Mohammad. (2017). Muslim Produktif. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.

Ibnu Hajar al-Asqalaniy, Imam Hafizh Ahmad bin Ali. (2010). Fathul Bari: syarah Shahih al-Bukhari. Pustaka Imam Asy-Syafii.

Ghoffar, M. Abdul. (2004). Terj, Tafsir Ibnu Katsir. Bogor: Pustaka Imam Asy-Syafi’i.

Gymnastiar, Abdullah. (2015). 5 Disiplin : Kunci Kekuatan dan Kemenangan. Bandung: Emqis Publishing.

Hilmatunnida, Kartini (2018). Syukur Pintu Menuju Bahagia. Kalimatan Selatan: Pena Borneo.