Implikasi Akhlak Seorang Muslim Terhadap Allah, Rasulullah dan Sesama Muslim Berdasarkan Q.S. Al-Hujurat Ayat 1-5

Baika Alaunanisa, Adliyah Ali MD, Saifuddin ASM

Abstract


Abstract. Humans are social beings who deserve to have noble character. However, until this moment human morals have a good decline towards Allah, the Messenger of Allah and others. This moral decline has become a hot topic for many people, from teachers, the government to children who are the future successors. Therefore this research is focused on the title "Moral Implications of a Muslim Against Allah, the Messenger of Allah and fellow Muslims based on Q.S. Al-Hujurat verse 1-5 ". This study aims: 1. to find out the description of the interpreters of Q.S.Al-Hujurat verse 1-5; 2. to find out the essence of Q.S. Al-Hujurat verse 1-5; 3. To know the moral implications of a Muslim towards Allah, the Messenger of Allah and fellow Muslims in Q.S. Al-Hujurat verse 1-5. The method used is descriptive analytic with the technique of tahlily tafsir techniques and literature studies. From this research, it can be concluded that God has determined that the Qur'an and Al-Hadith are guidelines and instructions for human life. Muslims must not overtake Allah and His apostles in words or deeds. In this case humans should not argue alone without seeing the Koran and Al-Hadith. Allah will test someone, one of which is to lower the voice when speaking with the Messenger of Allah. God tested Muslims only to see the patience and faith he had. Because if he is patient then he will get forgiveness for his sins and be rewarded for his obedience. Muslims must also have morals towards their fellow human beings. Namely by way of advising one another, reminding each other of kindness, also in world affairs and the hereafter. Humans also have close relations with other humans, so it is appropriate for human social beings to have good morals, respect each other and respect, not offend or hurt the hearts of others, be honest, do good to parents, maintain purity, do things commendable, fair in acting.

Keywords: Morals, Al-Hujurat 1-5

 

Abstrak. Manusia merupakan makhluk sosial yang sudah sepantasnya memiliki akhlak yang luhur. Namun, hingga detik ini akhlak manusia memiliki penurunan baik terhadap Allah, Rasulullah dan sesama. Kemerosotan akhlak ini menjadi perbincangan hangat bagi banyak kalangan, mulai dari guru, pemerintah sampai kepada anak-anak yang menjadi penerus masa mendatang. Oleh karena itu penelitian ini di fokuskan kepada judul “Implikasi Akhlak Seorang Muslim Terhadap Allah, Rasulullah Dan Sesama Muslim Berdasarkan Q.S. Al-Hujurat ayat 1-5”. Penelitian ini bertujuan: 1. untuk mengetahui uraian para mufassir terhadap Q.S.Al-Hujurat ayat 1-5; 2. untuk mengetahui esensi dari Q.S. Al-Hujurat ayat 1-5; 3. Untuk mengetahui implikasi akhlak seorang muslim terhadap Allah, rasulullah dan sesama muslim dalam Q.S. Al-Hujurat ayat 1-5. Metode yang di gunakan adalah deskriptif analitik dengan teknik tafsir tahlily dan studi kepustakaan Dari penelitian ini dapat di simpulkan bahwa Allah telah menetapkan bahwasanya Al-Quran dan Al-Hadits merupakan pedoman dan petunjuk hidup manusia. Umat muslim tidak boleh mendahului Allah dan rasul-Nya baik dalam perkataan maupun perbuatan. Dalam hal ini manusia tidak boleh berpendapat sendiri tanpa melihat Al-Quran dan Al-Hadits. Allah akan menguji seseorang salah satunya untuk merendahkan suara saat berbicara dengan Rasulullah. Allah menguji umat muslim semata-mata ingin melihat kesabaran dan keimanan yang ia miliki. Karena jika ia bersabar maka ia akan mendapatkan ampunan atas dosa-dosanya dan diberikan pahala atas ketaatannya. Umat muslim juga harus mempunyai akhlak terhadap sesamanya. Yaitu dengan cara menasehati satu sama lain, saling mengingatkan pada kebaikan, juga dalam urusan dunia maupun akhirat. Manusia juga mempunyai hubungan erat dengan manusia lainnya, maka sudah sepantasnya sebagai makhluk sosial manusia mempunyai akhlak yang baik, saling mengormati dan menghargai, tidak menyinggung atau menyakiti hati sesamanya, berlaku jujur, berbuat baik kepada orang tua, memelihara kesucian diri, berbuat hal-hal yang terpuji, adil dalam bertindak.

Kata kunci : Akhlak, Al-Hujurat 1-5

Keywords


Akhlak, Al-Hujurat 1-5

Full Text:

PDF

References


Al- Adawy, Musthafa, Syaikh, 2014, Fikih Akhlak, Jakarta : Qisthi Press

Al-‘Amir, Khalid, Najib, 1990, Tarbiyah Rasulullah, Jakarta : Gema Insani

Al-Mahalli, Jalaludin, As-Suyuti, Jalaludin, 2012, Terjemah Tafsir Jalalain, Bandung : Sinar Baru Algensindo

Al-Maraghi, Musthafa, Ahmad, 1993, Tafsir Al-maraghi, Semarang : CV. Toha Putra

Ar-Rifa’i,Nasib, Muhammad, 2000, Ringkasan Tafsir Ibnu Katsir Jilid 4, Jakarta : Gema Insani

Ash-Shiddiqy, Hasbi, Muhammad, Tengku, 1995, Al-Quranul Majid Jilid 5, Semarang : P.T. Pustaka Rizki Putra

Djatnika, Rakhmat, 1992 Sistem Etika Islam (Akhlak Mulia), Jakarta, Pustaka Panjimas

Muhammad, Satibi, Ahmad, Saifuddin, 2017, Permata Hadits, Bandung : Komunitas Kajian Al-Quran dan Hadits (MUNKAHA)

Nata, Abuddin, 2003, Manajemen Pendidikan Mengatasi Kelemahan Pendidikan Islam Di Indonesia, Jakarta : Kencana

Najati, ‘Utsman, M., 1985, Al-Quran dan Ilmu Jiwa, Bandung : Penerbit Pustaka

Miskawaih, Ibnu, 1934, Menuju Kesempurnaan Akhlak, Bandung : Mizan

Rozak, Hefny, 2014, Kepeminpinan Pendidikan dalam Al-Quran, Yogyakarta : Teras

Syamsuddin, Ali, 2009, Mengukir Sifat Kepribadian Muslim, Yogyakarta ; Graha Ilmu

Sudiyono, 2009, Ilmu Pendidikan Islam, Jakarta : PT. Bina Cipta