Implikasi Pendidikan dari Qs At-Taubah : 122 tentang Tafaquh Fi Al-Din terhadap Penguasaan Kompetensi Profesional Guru

Meri Yulyani, Aep Saepuddin, Eko Surbiantoro

Abstract


Abstract. The Qur'an and Hadith are guidelines for the life of the Muslims and regulate all human activity. One of them is about education. The teacher is someone who gives science then the teacher must deepen his knowledge so that science is delivered true and can be understood by learners. This study aims to: (1) To know the opinions of the exegetes about QS. At-Taubah verse 122, (2) To know the essence contained in the QS. At-Taubah verse 122, (3) To know the opinion of educational experts about the professional competence of teachers. (4) Know the educational implications of QS. At-Taubah verse 122 about tafaquh fi al-din against mastering the professional competence of teachers. This research uses descriptive method with book survey data collection technique. This research activity does by deeply studying books and books related to researcher problem. This research obtained some conclusions, namely: that the teacher must deepen the science according to his study and continuously deepen science throughout his life. The essence of QS At-Taubah verse 122 is as follows: (1) Allah SWT reigns Muslims to deepen science, (2) Deepening general knowledge is fardu kifaayah whereas deepen the science of religious is fardhu'ain. (3) A teacher deepens his knowledge in his profession to be fardhu'ain to improve his professional competence. Teachers have competencies that must be owned one of them is professional competence, therefore there are some thing that must be do by professional teachers that are : (1) Teachers must be diligent and continue to understand broadly and deeply the science in accordance with the study of teachers, (2) The science of teachers must be able to adjust with the development of modern era not only science but also technology. (3) Teachers should always improve and develop academic quality and competence continuously in accordance with the development of science and technology.

Keywords: Education, Tafaquh fi al-din, Professional competence of teachers

 

Abstrak. Al-Qur’an dan Hadits adalah pedoman bagi kehidupan Umat Islam dan mengatur semua aktivitas manusia. Salah satunya mengenai pendidikan. Guru adalah seseorang yang memberikan ilmu maka dari itu guru harus memperdalam ilmu pengetahuannya agar ilmu yang disampaikan benar dan dapat dipahami oleh peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Untuk mengetahui pendapat para mufasir tentang QS. At-Taubah ayat 122, (2) Untuk mengetahui esensi yang terkandung dalam QS. At-Taubah ayat 122, (3) Untuk mengetahui pendapat para ahli pendidikan tentang kompetensi profesional guru. (4) Mengetahui implikasi pendidikan dari QS. At-Taubah ayat 122 tentang tafaquh fi al-din terhadap penguasaan kompetensi profesional guru. Penelitian ini menggunakan mengunakan metode deskriptif dengan teknik pengumpulan data book survey. Kegiatan penelitian ini dilakukan dengan cara mengkaji secara mendalam buku-buku dan kitab-kitab yang berkaitan dengan permasalahan peneliti. Penelitian ini diperoleh beberapa kesimpulan yaitu: bahwa guru harus memperdalam ilmu pengetahuan sesuai bidang  studinya dan terus menerus memperdalam ilmu pengetahuan sepanjang hayatnya. Esensi QS At-Taubah ayat 122 adalah sebagai berikut: (1) Allah Swt memerintah umat Islam untuk memperdalam ilmu pengetahuan, (2) Memperdalam ilmu secara umum hukumnya fardu kifaayah sedangkan memperdalam ilmu agama hukumnya fardhu’ain. (3) Seseorang guru memperdalam ilmu dalam bidang profesinya menjadi fardhu’ain untuk meningkatkan kompetensi profesionalnya. Guru memiliki kompetensi yang harus dimiliki salah satunya adalah kompetensi profesional, maka dari itu ada beberapa yang harus dilakukan guru profesional yaitu sebagai berikut: (1) Guru harus secara tekun dan terus menurus untuk memahami secara luas dan mendalam ilmu pengetahuannya sesuai dengan bidang studi guru, (2) Ilmu guru harus bisa menyesuaikan dengan perkembangan zaman baik itu ilmu maupun teknologi. (3) Guru harus senantiasa meningkatkan dan mengembangkan kualitas akademik dan kompetensi secara terus menerus sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Kata kunci: Pendidikan, Tafaquh fi al-din, Kompetensi profesional guru

Keywords


Pendidikan, Tafaquh fi al-din, Kompetensi profesional guru

Full Text:

PDF

References


Al-Maraghi, Ahmad Musthafa. (1974). Tafsir Al-Maraghi. Beirut: Dar Ihya Al-Masyriq

Kasir,Abu Fida Ismail Ibnu. (TTH). Tafsit Ibnu Katsir Jilid 2. Syirkah Nur Asia. Damaskus: Darul Qolam

Kunandar. ( 2007). GURU PROFESIONAL Implikasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) Dan Sukses Dalam Sertifikat Guru. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada.

Mulyasa.(2011). Standar Kompetensi dan Sertifikasi Guru. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Sihab, M Quraish. (2002). Tafsir Al-Mishbah. Jakarta: Lentera Hati

Suprihatiningrum,Jamil. (2016). GURU PROFESIONAL Pedoman Kinerja, Kulifikasi, & Kompetensi Guru. Jogjakarta: Ar-Ruzz Media.

Universitas Islam Bandung. (2016). Tafsir Al-Quran Juz XI. Bandung: LSIPK Unisba

Uno, Hamzah, dkk. (2014). Variabel Penelitian dalam Pendidikan dan Pembelajaran. Jakarta: PT Ina Publikatana

Zuhaili, Wahbah. (2009). Al-Mausu’a al-Qur’aniyyah al-Muyassarah. Jakarta: PT. Niaga Swadaya.