Menentukan Nilai Premi Tunggal Bersih Asuransi Jiwa Seumur Hidup dengan Pembayaran Tertunda Menggunakan Mortality Table Cso 1941 dan Mortality Table CSO 1958

Fini Alviani, Onoy Rohaeni, Eti Kurniati

Abstract


Asuransi jiwa  adalah  suatu bentuk perjanjian yang  dilakukan oleh  perusahaan asuransi sebagai penanggung yang akan menjamin pihak tertanggung (peserta asuransi) dalam bentuk pemberian uang sebagai pengalihan resiko bila terjadi sesuatu dengan tertanggung (dalam hal ini meninggal dunia), dipihak lain tertanggung mempunyai kewajiban yaitu melakukan pembayaran dalam jumlah tertentu kepada penanggung yang disebut dengan premi. Premi tunggal merupakan salah satu cara pemb ayaran premi asuransi yang dibayarkan sekaligus diawal. Terutama untuk pemegang polis yang mempunyai riwayat sakit kritis. Premi tunggal tertunda adalah cara pembayaran premi tunggal yang pembayaran ditangguhkan beberapa waktu. Nilai premi yang dibayarkan oleh pemegang polis ditentukan oleh premi bersih dan biaya operasional. Tujuan dari penulisan ini adalah menentukan premi tunggal bersih dan premi tunggal bersih yang pembayarannya tertunda menggunakan tabel mortalita CSO 1941 dan CSO 1958. Berdasarkan hasil perhitungan nilai premi yang menggunakan tabel mortalita CSO 1941 lebih besar dibandingkan nilai premi yang menggunakan tabel mortalita CSO 1958.

 

Life assurance is an agreement done by assurance agencies which are responsible on their participants in the form of sharing money as a transferring risk if something goes wrong with the participants. On the other hand, the participants have an obligation to pay certain amount of money to the  agencies called premium. The single premium is one way of premium assurance payment paid in the first place especially the policy participant who has serious illness. The postponed single premium is a single premium payment way that the payment is postponed some times. The premium value paid by policy participant is determined by pure premium and operational fund. The objective of this writing is to determine pure single premium and its postponed payment by using Mortality Table Sco 1941 and Cso 1958. Based on the calculation, premium value using Mortality Table Sco 1941 is bigger than premium value using Moratlity Table Cso 1958.

Keywords


Life assurance, pure single premium, Mortality table Cso, postponed payment assurance.

References


Ali, Hasyim. Pengantar Asuransi.Jakarta, 1993

Arif, Sofian. Perbandingan antara commissioners reserve valuation method dan the illinois method dalam perhitungan modifikasi cadangan premi bersih asuransi endowmen.Bandung, 2013

Futami T. Matematika Asuransi Jiwa (Alih bahasa). Jepang: Ed ke-1, Foundation; 1993. Gaumnitz, Erwin A dan Larson, Robert E. Life Insurance Matematics. London, 1962

Gerber, Hans U. 1997. Life Insurance Mathematics, Third Edition. Swiss: Association of Actuaries.

Salim, Abbas. 1985. Dasar-dasar Asuransi Principles of Insurance. Bandung: Tarsito

Wulandari, Winda Sri., dan Satyahadewi, Neva.,dan Sulistianingsih, Evy. 2014 Premi Tunggal Bersih Untuk Kontrak Asuransi Jiwa Seumur Hidup. Buletin Ilmiah Mat. Stat. dan Terapannya (Bimaster) Volume 03, No.1 (2014), hal 13-18. Pontianak. UNTAN




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/.v0i0.2876

Flag Counter