Model Matematika Pengaruh Zikir Terhadap Kesembuhan Pengguna Narkoba

Neneng Mustika Saripah, M. Yusuf Fajar, Gani Gunawan

Abstract


Abstract. Drugs are substance or harmful ingredients that cause interference physical disorders, psychic and social functions, therefore required therapy to cure it. In addition with the medical way, the other way is by doing the islamic psychotherapy by dhikr. In this thesis, carried out an analysis of the mathematical model the influence of dhikr toward healing the drug user. The model of nonlinear differential equations system consisting of 2 variables are the level of a drugs use and the level of dhikr does. This model is pay attention to internal factors and external factors that encourage a person to stop and use drugs. In lowering the level of drug use, required the existence of an internal motivation to recover by did the dhikr. Mathematical model formulated in accordance with the assumptions that made. The results of the analysis, obtained two points of equilibrium that is  the condition of a person doesn’t dhikr and not using drugs,  the condition of person does dhikr with the level of dhikr’s value  and don't use drugs. Based on the simulations result, that the higher level of dhikr, then the level of a drugs use will drop (heal), with the criteria of heal is in Allah’s way as his creation that humans have an hanif (good) innate.

Keywords: Drugs, Dhikr, System of Differential Equations, Equilibrium Point.

Abstrak. Narkoba merupakan zat atau bahan berbahaya yang menyebabkan gangguan fisik, psikis dan fungsi sosial, sehingga diperlukan terapi untuk menyembuhkannya. Selain dengan medis, cara lain yaitu dengan dilakukannya psikoterapi islam zikir. Pada skripsi ini, dilakukan analisis model matematika pengaruh zikir terhadap kesembuhan pengguna narkoba. Model dibentuk dari sistem persamaan diferensial nonlinier yang terdiri dari 2 variabel, yaitu level penggunaan narkoba seseorang dan level zikir yang dilakukan seseorang. Model ini memperhatikan faktor internal dan faktor eksternal yang mendorong seseorang untuk menghentikan dan menggunakan narkoba. Dalam menurunkan level penggunaan narkoba, diperlukan adanya dorongan internal untuk sembuh dengan dilakukannya zikir. Model matematika diformulasikan sesuai dengan asumsi-asumsi yang dibentuk. Hasil analisis, diperoleh dua titik kesetimbangan yaitu  keadaan seseorang tidak berzikir dan tidak menggunakan narkoba,  keadaan seseorang selalu berzikir dengan level zikir sebesar  dan tidak menggunakan narkoba. Berdasarkan hasil simulasi, diperoleh bahwa semakin tinggi level zikir yang dilakukan seseorang, maka level penggunaan narkobanya akan turun (sembuh), dengan kriteria sembuh yaitu berada dijalan Allah sebagaimana manusia ciptaan-Nya yang memiliki fitrah hanif (baik).

Kata Kunci: Narkoba, Zikir, Sistem Persamaan Diferensial, Titik Kesetimbangan.


Keywords


Narkoba, Zikir, Sistem Persamaan Diferensial, Titik Kesetimbangan

Full Text:

PDF

References


Eleanora, F. N. (2011). Bahaya Penyalahgunaan Narkoba Serta Usaha Pencegahan dan Penanggulangannya. Jurnal Hukum, 439.

Tuasikal, M. Abduh. (2012). Narkoba dalam Padangan Islam. (Online) https://muslim.or.id/9077-narkoba-dalam-pandangan-islam.html. Diakses 4 Juli 2018.

Hakim, Lukman. (2015). Pengaruh Terapi Religi Shalat dan Dzikir Terhadap Kontrol Diri Klien Penyalahgunaan Narkotika. Skirpsi. Tidak diterbitkan. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

Athaillah, I. (2014). Dzikrullah Bersama Ibnu Athaillah: Bagaimana Sufi Agung Membimbing Kita untuk Mendekati Sang Maha Agung. Tanggerang: Lentera Hati.

BNN (Badan Nasional Narkotika). 2007. (Online). Survei Nasional Penyyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba Tahun 2003, Puslitbang & Info Lakhar BNN. (www.bnn.go.id) diakses 24 Februari 2017.

Edwards, C. H., Penny, D. E. (2008). Elementary Differential Equations with Boundary Value Problems (4th ed.). New Jersey: Prentice-Hall.




Flag Counter