Komunikasi dalam Rebranding Asosiasi Profesi Desain Interior

Sara Eriandra, Dede Lilis

Abstract


As we know it, Art has become  part and a bridge for people to explore their ideas and feeling, not only for entertainment.  Art in diversity of forms and shapes has become our needs, Some people believe Information and process art are comprehensive. it’s not only poured into something that can be seen and enjoyed, for instance an art work in paper or sculpture, but art can also develop and poured into something which is fungsional and innovational. One of them is Interior Design, which take role in creating something functional without losing the essence of art it self, and as we know it a person who play role on this field is  called The Designer. In doing their work surely they need space or place to create the unity, so this profession can be protected by the law. On January 17th 1983 was established an Association Interior Design  Indonesia, it is known as HDII. In order to gather fellow designers around Indonesia , This association is build to enlarge the relation of Indonesian Designers, and increase appreciation among these professionals.  HDII is not only formed in one area ,but also many others location including West Java. In every 3 years they changing their organitation structure, so everyone has a chance to lead or presented their own vision. However,  not everything goes well,  there was a time when they couldn’t evolved and this phase impacted to HDII in West Java,  where they experience a management crisist for not having a significant progress.. afterwards,  the new period of 2016-2018 is a new era where HDII develop their way by Rebranding HDII West Java. The purpose of this study is to knowing how to communicate in Rebranding especially in an Association. The existence of an idea to make a change , with a hope it can make a positive impact for this profession. The Method that used in this study is Descriptive, Which is a method to describe or analyze the result of the study but it is not used to makes conclusion. Theory of Muzzellec et al.,  is a theory that is used on this study, the Rebranding method is mentioned four parts : Reposition, Rename , Redesign and Relunch. And there was also a key informant on this research, they are members from HDII West Java, located at Jl. Aceh no.158 in Bandung. And to gain further information, this research also take the observation to every program of HDII West Java. This effort is made to obtain the results from communication activity in Rebranding of Professional Association.

 

Sebagaimana yang kita ketahui seni telah menjadi bagian dan jembatan untuk orang orang mengeksplor ide atau pun perasaan mereka, bukan hanya untuk sebagai hiburan semata. Bagaimanapun juga, seni di dalam bermacam macam rupa dan bentuk telah menjadi kebutuhan kita. Beberapa orang meyakini dalam pembentukan dan proses seni itu sangatlah luas tidak hanya bisa tertuang pada sesuatu yang hanya bisa dilihat dan  di nikmati saja seperti dituangkan pada media kertas atau patung saja tetapi juga bisa pada sesuatu yang dapat digunakan atau inovasi yang fungsional. Salah Satunya yaitu Interior Design, yang berinovasi dalam membuat sesuatu benda fungsional yang tidak luput dari esensi seni masing-masing desainer itu sendiri. Dan yang seperti kita ketahui juga orang yang berperan dalam lapangan kerja ini di sebut “ Designer ” . Dalam melakukan sebuah profesi tentunya mereka butuh ruang dan tempat untuk membuat satu kesatuan, agar profesi ini bisa di lindungi dari hukum. Pada Tanggal 17 Januari 1983 telah terbentuk suatu asosiasi Himpunan desain Interior  Indonesia dan yang dikenal juga dengan nama HDII. Yang di bentuk Dalam rangka untuk mengumpulkan seluruh desainer se-Indonesia dan memperluas relasi mereka untuk mengenal satu sama lain sesama professional, juga untuk meningkatkan apresiasi satu sama lain. HDII tidak hanya dibentuk di satu area tetapi HDII juga mempunyai banyak cabang di Indonesia termasuk di Jawa barat. Setiap 3 tahun mereka pun mengganti struktur posisi jabatan kerja mereka, dengan harapan agar semua mempunyai kesempatan untuk memimpin dan menyampaikan visi nya. Tetapi tidak semuanya berjalan dengan baik, ada masa dimana mereka tidak bisa berkembang dan permasalahan ini terjadi juga berdampak kepada HDII di Jawa Barat dimana terjadi krisis pengelolaan yang biasa disebut juga “crisis management” oleh karena itu pada generasi kepemimpinan yang baru yaitu 2016-2018 merupakan kesempatan dimana HDII bisa mengembangkan cara mereka untuk meraih visi mereka dengan cara Rebranding HDII cabang Jawa Barat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana cara komunikasi dalam Rebranding suatu himpunan atau asosiasi khususnya di Bandung, Jawa Barat. Dengan adanya suatu ide untuk membuat perubahan dengan harapan bisa membawa dampak positif bagi profesi ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Deskriptif, yang mana metode dengan cara menggambarkan atau menganalisa hasil suatu penelitian tetapi tidak digunakan untuk membuat kesimpulan yang lebih luas. Teori dari Muzzellec et al., merupakan teori yang digunakan pada penelitian ini. Metode Rebranding ini disebutkan kepada 4 bagian yaitu : Reposition, Rename, Redesign, dan Relunch. Dan ada juga key informan di dalam penelitian ini mereka adalah anggota inti dari HDII Jawa Barat yang berlokasi di Jl. Aceh no.158 Bandung. Dan untuk mendapatkan informasi yang lebih mendalam untuk penelitian ini dilakukan pula observasi di setiap program dari HDII Jawa Barat. Untuk mendapatkan hasil jawaban dari aktifitas komunikasi dalam Rebranding Asosiasi profesi .


Keywords


Communication, Brand, Rebranding, Association, Descriptive

References


Ardianto, Elvinaro. 2011. Metodologi Penelitian untuk Public Relations Kuantitatif dan Kualitatif,Bandung : Simbiosa Rekatama Media.

Astuti, Santi Indra dan O Hasbiansyah. 2013. Panduan Penyusunan Skripsi, Usulan Penelitian, dan Karya Ilmiah Fikom Unisba. Bandung : Universitas Islam Bandung.

Buchari, Alma. 2005. Manajemen Pemasaran dan Pemasaran Jasa. Cetakan keempat, Bandung: Alfabeta

Khasali, Renald. 1998. Membidik Pasar Indonesia Segmentasi, Targeting, Positioning. Jakarta: Pustaka Utama Gramedia

Kotler, Philip dan Gary Armstrong, 2003, Dasar-dasar Pemasaran, Edisi 9 Jilid 1. Jakarta: PT. Indeks Gramedia

Kotler, P. K. 2009. Manajemen pemasaran. Edisi 12 Jilid 1. Jakarta: PT. Indeks kelompok Gramedia




Flag Counter