Representasi Hakekat Tujuan Hidup Manusia di Muka Bumi

Febilla Afifah, Aning Sofyan Sadikin

Abstract


Abstract . This research is based on the number of humans who live without knowing the purpose and meaning of their existence on earth. In fact, not infrequently humans are afraid to live their lives because they do not know the purpose and meaning of their lives. Everyone must have their own meaning in interpreting the word "life" in their life. In this case, the film can act as an intermediary medium in communication between the sender of the message and his audience. This is because a film can directly 'connect' with the audience. In fact, as time goes by, films have started to be used for all kinds of purposes. One of them is in conveying a religious message. Therefore, the purpose of this study is to reveal in more detail how the representation of the essence of human life on earth, especially in the Islamic perspective contained in the film "Soul" to students in the city of Bandung. The research method used is a qualitative research method with a reception analysis approach. The results of this study indicate that there are a representation of the essece of the purpose of human lifes on earth in the film “Soul” in the view of Islam which refers to success in obtaining goodness, happiness and luck. The audience who became the informants of this research had also been positioned in the existing hypotical position. Where two of the three informant are in a dominant position, one of them isin a negotiating position and none of them is in an opposition position.

Keywords: Analysis of Reception, Essence, Purpose of Life, Soul Movie

Abstrak. Penelitian ini didasari oleh banyaknya manusia yang hidup tanpa tahu apa tujuan dan makna dari keberadaannya di muka bumi ini. Bahkan tak jarang manusia ketakutan dalam menjalani hidupnya karena ketidak tahuan tujuan dan makna dari hidupnya itu. Setiap orang pasti punya pengertiannya masing-masing dalam memaknai kata ‘hidup’ dalam kehidupannya. Dalam hal ini film dapat berperan sebagai media perantara dalam komunikasi antar pengirim pesan dengan audiensnya. Hal ini dikarenakan sebuah film dapat langsung ‘berhubungan’ dengan penontonnya. Bahkan seiring dengan berjalannya waktu, film sudah mulai digunakan untuk segala macam tujuan. Maka dari itu tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan lebih rinci bagaiman representasi hakekat hidup manusia di muka bumi khususnya dalam perspektif keislaman yang terkandung dalam film “Soul” pada mahasiswa di Kota Bandung . Adapun metode penelitiann yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis resepsi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat representasi hakekat tujuan hidup manusia di muka bumi dalam film “Soul” dalam pandangan Islam yang mengacu pada, kesuksesan dalam memperoleh kebaikan, kebahagiaan dan keberuntungan. Para audiens yang menjadi informan penelitian ini pun telah di posisikan pada posisi hipotekal yang ada. Dimana dua diantara tiga informan berada diposisi dominan, satu berada di posisi negosiasi dan tidak ada yang menempati posisi oposisi.

Kata Kunci: Analisis Resepsi, Hakekat, Tujuan Hidup, Film Soul


Keywords


Analisis Resepsi, Hakekat, Tujuan Hidup, Film Soul

Full Text:

PDF

References


Aryati, Aziza. 2018. MEMAHAMI MANUSIA MELALUI DIMENSI FILSAFAT (Upaya Memahami Eksistensi Manusia). dalam El-Afkar: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Tafsir Hadis, Vol. 7, Nomor II, Tahun 2018.

Davis, Helen. (2004). Understanding Stuart Hall. New York. SAGE Publication Inc.

During, Simon. 1999. The Cultural Studies Reader Second Edition. London. ROUTLEDGE.

Effendy, Onong Uchjana, (2009). ILMU KOMUNIKASI Teori dan Praktek. Bandung. PT. Remaja Rosdakarya.

Fathurizki, Agistian, R. M. Ulina Malau. (2018). PORNOGRAFI DALAM FILM: ANALISIS RESEPSI FILM “MEN, WOMEN & SHILDREN”. Dalam Pro TVF, Vol. 2, Nomor 1, Tahun 2018.

Fuadi. 2017. “Refleksi Makna Hidup Manusia Pada Epigrafi IslamPasai”. Kota Banda Aceh. Forum Intelektual al-Qur’an dan Hadits Asia Tenggara (SEARFIQH), Banda Aceh.

Hall, Stuart. (2005). Culture, Media, Language. New York.

Sobur. Alex, Ani Yuningsih. (2018). BAGAIMANA MENULIS USULAN PENELITIAN, SKRIPSI, DAN ARTIKEL ILMIAH; PANDUAN KOMPREHENSIF BAGI PARA CALON SARJANA FIKOM UNISBA. Bandung. Fakultas Ilmu Komunikasi UNISBA.

Subagyo. 2011. Metodologi Penelitian Dalam Teori Dan Praktek. Jakarta : Aneka Cipta.

Sugiyono. 2013. METODE PENELITIAN KUANTITAATIF, KUALITATIF, DAN R&D. Bandung. ALFABETA, CV.

Zoebazary, Ilham. (2010). Kamus Istilah Telivisi & Film. Jakarta. PT Gramedia Pustaka Utama. hal. 214

Desfiana Muhamad Fauzi Rohimat, Karsa Satya Indra. (2021). Hubungan Penggunaan Instagram Simamaung dengan Pemenuhan Kebutuhan Informasi Followers. Jurnal Riset Manajemen Komunikasi, 1(1), 16-22

Sumber Lain:

“Bagian Kedua: PANDANGAN ISLAM TENTANG KEHIDUPAN”, http://lsik.umri.ac.id/?page_id=65. Tanggal Akses 3 Maret 2021, pk. 21.01 WIB.

“Soul (2020),” https://www.imdb.com/title/tt2948372/. Tanggal Akses 1 Maret 2020, pk. 20.45 WIB.

“Teknik Pengumpulan Data”. https://www.dosenpendidikan.co.id/teknik-pengumpulan-data/#:~:text=Pengertian%20Teknik%20Pengumpulan%20Data&text=Menurut%20Suharsimi%20Arikunto%20(2000%3A%20134,menjadi%20sistematis%20dan%20dipermudah%20olehnya. Tangga Akses 23 Maret 2021. Pk. 18.02 WIB

Asih, Ratnaning. 2021. “Ngobrol Bareng Sineas Pixar soal Film Soul, Jangan Remehkan Pikiran Anak-anak.

Ayoe, Yoeni Syafitri Sekar. 2020. “ Sinopsis Film Soul, Tontonan Menyentuh Tentang Pencarian Jiwa”.

Film “Soul,” https://movies.disney.id/. Tanggal Akses 1 Maret 2021, pk. 20.23 WIB.

https://revisionworld.com/a2-level-level-revision/media-studies-level-revision/reception-theory Tanggal Akses 7 September 2021, pk 16.36

https://www.liputan6.com/showbiz/read/4379088/ngobrol-bareng-sineas-pixar-soal-film-soul-jangan-remehkan-pikiran-anak-anak. Tanggal Akses 1 Maret 2021, pk. 00.13 WIB.

https://www.matamata.com/world/2020/12/26/210135/sinopsis-film-soul-tontonan-menyentuh-tentang-pencarian-jiwa. Tanggal Akses 1 Maret 2021, pk. 23.14 WIB.




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/.v0i0.31276

Flag Counter