Hubungan Komponen Komunikasi dengan Etika Pergaulan pada Mahasiswa

Rezza Noval Zaela, Dede Lilis Chaerowati

Abstract


Abstract. Behavior, which is often closely related to association, can be a description that explains the people in that scope. Behavior is something that needs to be considered in today's social life, especially in the range of teenagers who usually a person's personality will be formed in these phases. Then the behavior or personality will create a similar environment. Seeing the reality today, there are many deviant behaviors committed by teenagers such as free sex, drugs, fights and many others. With the many deviations among teenagers that occur in Indonesia, making a countermeasure in this matter is necessary. This is because young people as potential successors of the nation, of course, need to be someone who deserves to run the country in a better direction, not least in terms of morals. For this reason, in order to overcome the problems above, UNISBA created a unique program as a place to build the morals of its students. This program is called PAI 2 or student boarding school. This study aims to determine how the relationship between the components of communication in student boarding schools with student social ethics. In this study, researchers used a correlational study method with a quantitative approach. The population of this research is the participants of Islamic boarding school students of Bandung Islamic University class 2019-2020 which consists of 6 waves totaling 944 people. The sampling technique used by the researcher is by using probability sampling, by selecting a sample by Cluster Random Sampling (Cluster Random Sampling) followed by Simple Random Sampling (Simple Random Sampling). The results of this study are: (1) There is a relationship between the components of communication in the implementation of Islamic boarding schools with student social ethics. (2) There is a relationship between communicators in the implementation of Islamic boarding schools with student social ethics. (3) There is a relationship between messages in the implementation of Islamic boarding schools with student social ethics. (4) There is a relationship between the media in the implementation of Islamic boarding schools with student social ethics.

Keywords: Communication Component, Social Ethics, Hipodermic Needle Theory, Student Boarding School

Abstrak. Perilaku yang kerap kali erat dengan pergaulan, dapat menjadi suatu gambaran yang menjelaskan mengenai orang-orang didalam ruang lingkup tersebut. Perilaku menjadi hal yang perlu diperhatikan dalam kehidupan bersosial saat ini, terutama dalam rentang remaja yang biasanya kepribadian seseorang akan terbentuk pada fase-fase tersebut. Kemudian dengan perilaku atau kepribadian tersebut akan menciptakan lingkungan yang serupa. Melihat kenyataan hari ini, banyak terjadi perilaku penyimpangan yang dilakukan oleh remaja seperti seks bebas, narkoba, perkelahian dan masih banyak yang lainnya. Dengan masih banyaknya penyimpangan-penyimpangan di kalangan remaja yang terjadi di Indonesia, menjadikan perlunya suatu penanggulangan dalam hal ini. Hal ini dikarenakan para remaja sebagai calon penerus bangsa, tentunya perlu menjadi seorang yang pantas untuk menjalankan negri ke arah yang lebih baik, tidak terkecuali dari segi akhlak-nya. Untuk itu, dalam rangka menangggulangi permasalahan di atas, UNISBA membuat salah satu program yang unik sebagai ajang pembentukan akhlak peserta didiknya. Program ini dinamakan dengan PAI 2 atau pesantren mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan antara komponen komunikasi di pesantren mahasiswa dengan etika pergaulan mahasiswa. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode studi korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah para peserta pesantren kilat mahasiswa Universitas Islam Bandung angkatan 2019-2020 yakni terdiri dari 6 gelombang yang berjumlah 944 orang. Teknik pengambilan sampling yang digunakan oleh peneliti yaitu dengan menggunakan probability sampling, dengan memilih sample secara Cluster Random Sampling (Sampel Acak Klaster) yang dilanjutkan dengan Simple Random Sampling (Sampel Random Sederhana). Hasil dari penelitian ini adalah: (1) Terdapat hubungan antara komponen komunikasi dalam pelaksanaan Pesantren dengan etika pergaulan mahasiswa. (2) Terdapat hubungan antara komunikator dalam pelaksanaan Pesantren dengan etika pergaulan mahasiswa. (3) Terdapat hubungan antara pesan dalam pelaksanaan Pesantren dengan etika pergaulan mahasiswa. (4) Terdapat hubungan antara media dalam pelaksanaan Pesantren dengan etika pergaulan mahasiswa.

Kata Kunci: Komponen komunikasi, Etika pergaulan, Teori Jarum Hipodermik, Pesantren Mahasiswa


Keywords


Komponen komunikasi, Etika pergaulan, Teori Jarum Hipodermik, Pesantren Mahasiswa

Full Text:

PDF

References


Andi Aniran dan Sitti Hasnah, “Pendidikan Islam dan Etika Pergaulan Remaja (Studi pada Peserta Didik MAN 2 Palu)”, Jurnal Penelitian Istiqra’, Palu, Vol. 1, No.2 Juli-Desember 2013.

Effendy, Onong Uchjana. 2007. Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya

Effendy, Onong Uchjana. 2015. Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek Komunikasi. Bandung: PT. Citra Aditia Bakti.

Keraf, A. Sonny. 2010. Etika Lingkungan Hidup. Jakarta: PT Kompas Media Nusantara.

Rakhmat, Jalaluddin. 2011. Psikologi Komunikasi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Rakhmat, Idi Subandy. 2016. Metode penelitian Komunikasi. Bandung : Simbiosa Rekatama Media.

Tantowi, Ahmad. 2002. Pendidikan Islam di Era Transformasi Global. Semarang: PT. Pustaka Rizki Putra.

Ya‟qub, Hamzah. Etika Islam : Pembinaan AKHLAQULKARIMAH (Suatu Pengantar) Cetakan ke V, (Bandung: CV. Diponegoro, 1991)

Mulyana, Deddy. 2015. Ilmu Komunikasi: Suatu Pengantar. Cetakan ke 19. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Chaerowati, Dede Lilis. "Pemberdayaan SDM melalui Komunikasi Organisasi: Suatu Pendekatan Subjektivis." Mediator: Jurnal Komunikasi 3.2 (2002): 267-272.

Andrianti Elmy, Rachmawati Indri. (2021). Hubungan antara Tayangan Youtube Saaih Halilintar dengan Gaya Hidup Hedonisme. Jurnal Riset Manajemen Komunikasi, 1(1), 29-35




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/.v0i0.31121

Flag Counter