Komunikasi Interpersonal Akun Parodi Idol K-Pop dengan Fans di Media Sosial

Dinda Rahayu Mutiasari, Anne Maryani

Abstract


Abstrack. K-Pop or Korean Pop is a type of music originating from South Korea, which includes Korean bands, soloists, duos, boy groups or girl groups with different musical genres such as pop, hip-hop, urban, R&B, dance pop. , EDM, ballads and rock. The outbreak of this Kpop phenomenon does not only occur in South Korea, but also explores almost all over the world, including Indonesia. The Kpop fever has made some K-pop fans create parody accounts of the idols or actresses/actors they like by using WhatsApp social media as a medium and making group fans, idols, actresses or actors as friends to communicate. This research focuses on interpersonal communication, meaning, motives and experiences using the phenomenological study research method, which is something that is carried out based on events that have occurred or has been experienced by and find out what experiences have occurred, this study also uses interpersonal communication theory. The purpose of this research is to find out the motives for making parody K-Pop idol accounts, the communication that occurs, the meaning gained and the experience felt in holding the parody K-Pop idol accounts. The research subjects are K-pop idol parody account owners, with data collection techniques using in-depth interview techniques, and research approaches using qualitative research. This study found that parody account admins have the motive of creating parody accounts to make Kpop Idol fans happy and to feel like being an idol, getting meaning in the form of feeling loved by fans, making new friends and understanding fans' stories. Also, memorable experiences such as being able to exchange ideas, get to know many characters and communicate with K-Pop idol fans.

Keywords: K-Pop, Parody accounts, Fenomenologi, Interpersonal Communication, Qualitative, Social Mediar

Abstrak. K-Pop atau Korean Pop adalah suatu jenis musik yang berasal dari Korea Selatan, yang meliputi Korean Band, soloist , duo, boy group atau girl group dengan Keragaman aliran musik yang berbeda seperti, pop, hip-hop, urban, R&B, dance pop , EDM, balada dan rock. Merebaknya fenomena Kpop ini tidak hanya terjadi di Korea Selatan saja, namun juga menjelajah hampir di seluruh dunia termasuk Indonesia. Demam Kpop tersebut membuat sebagian dari penggemar K-pop membuat akun parodi idola atau aktris/aktor yang mereka sukai dengan memanfaatkan media sosial WhatsApp sebagai medianya dan menjadikan penggemar Grup, aktris, atau aktor sebagai teman untuk berkomunikasi.Penelitian ini seseorang berfokus pada komunikasi interpersonal,makna,motif dan pengalaman dengan menggunakan metode penelitian studi fenomenologi yakni suatu yang dilakukan berdasarkan kejadian yang telah terjadi atau telah dialami oleh dan mencari tahu pengalaman apa yang terjadi, penelitian ini juga menggunakan teori komunikasi antarpribadi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui motif pembuatan akun parodi idol K-Pop, komunikasi yang terjadi, makna yang didapat dan pengalaman yang dirasakan dalam memegang akun parodi idol K-Pop tersebut. Subjek penelitiannya adalah pemilik akun parodi idol K-pop, dengan teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara mendalam, dan pendekatan penelitian menggunakan penelitian kualitatif.Penelitian ini mendapatkan hasil bahwa admin akun parodi memiliki motif membuat akun parodi untuk membuat para penggemar Idol Kpop senang dan untuk merasakan menjadi seorang idol, mendapatkan makna berupa perasaan dicintai oleh para penggemar, mendapatkan teman baru dan memahami cerita para penggemar. Serta, pengalaman berkesan seperti bisa bertukar pikiran, mengenal banyak karakter dan berkomunikasi dengan para penggemar idol K-Pop.

Kata Kunci: K-Pop, Parody accounts, Fenomenologi, Interpersonal Communication, Qualitative, Social Mediar


Keywords


K-Pop, Parody accounts, Fenomenologi, Interpersonal Communication, Qualitative, Social Mediar

Full Text:

PDF

References


Hasbiansyah. O. (2008) “Pendekatan Fenomenologi: Pengantar Praktik Penelitian dalam Ilmu Sosial dan Komunikasi” Mediator vol.9. No.1. Juni 2008< https://ejournal.unisba.ac.id/index.php/mediator/article/view/1146/714 >

Liliweri, Alo. 2011. Komunikasi: Serba Ada Serba Makna. Grup Penerbit Prenada Media Group. Jakarta

Sari, A. Anditha. 2017. Komunikasi Antarpribadi. Grup Penerbit CV BUDI UTAMA. Yogyakarta

Sunaryo. 2002. Psikologi Untuk Keperawatan. Grup Penerbit Buku Kedokteran EGC. Jakarta.

Suprato, Tommy. 2009. Pengantar Teori & Manajemen Komunikasi. MedPress (Anggota IKAPI). Jakarta

“Tentang WhatsApp”. WhatsApp. 2020. 09 November 2020. https://www.whatsapp.com/about/?lang=id

Adrianto Rifqi, Kurnia. (2021). Kredibilitas Influencer dalam Membentuk Kepercayaan Konsumen terhadap Brand. Jurnal Riset Manajemen Komunikasi, 1(1), 54-60




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/.v0i0.30825

Flag Counter