Pengaruh Sales Promotion terhadap Keputusan Pembelian Produk Madu Perhutani

Kevin Fasha Muhammad Nugraha, Rini Rinawati

Abstract


Abstract. The company is inseparable from marketing communication activities. Asa marketer, you will not miss a honey business that is still very likely, this isindicated by the agriculture, forestry and fisheries industries being the thirdcategory that shows the greatest results in growing the pace of development andeconomic growth in West Java. Honey itself is one of the interesting non-timberforestry industry products to study, consuming honey itself is recommended by theProphet Muhammad, honey itself is believed to be able to cure humans fromvarious diseases as described in Al-Quran Surah An-Nahl verse 69. As the capitalcity of West Java, the city of Bandung is a potential market share. In the city ofBandung itself, the Madu Perhutani brand itself has consumers who are loyal touse the products of Madu Perhutani.In this study, it was examined "How is the influence between SalesPromotion and the decision to buy Madu Perhutani Products?". This study usesdescriptive and verification methods, and uses sperman rank formulas in simplelinear regression for data analysis techniques. The population in this study wasbuyers of Madu Perhutani products with a sample of 55 respondents obtainedbased on the results of calculations using the Slovin formula. While the datacollection techniques of this study were carried out through questionnaires.The results of this study are: (1) The magnitude of the coefficient of 0.101gives a sales promotion variable a positive influence on purchasing decisions.That is, the higher the sales promotion carried out by the company, the higher theconsumer purchasing decision. (2) The magnitude of the coefficient of 0.457 givesthe consumer promotion variable a positive influence on purchasing decisions.That is, the higher the consumer promotion carried out by the company, thehigher the consumer purchasing decision. (3) The magnitude of the coefficient0.317 gives the trade promotion variable a positive influence on purchasingdecisions. That is, the higher the trade promotion carried out by the company, thehigher the consumer purchasing decision (4) the amount of coefficient -0,081gives the trade promotion variable a negative influence on purchasing decisions.That is, the higher the trade promotion carried out by the company, the lower theconsumer purchasing decision.

Keywords: Sales Promotion, Madu Perhutani and Purchasing Decision

Abstrak. Perusahaan tidak terlepas dari aktivitas komunikasi pemasaran (marketingcommunication). Sebagai seorang marketer tidak akan melewatkan sebuah bisnismadu yang masih sangat berpeluang besar, hal ini ditunjukan dengan, industripertanian, kehutanan, dan perikanan menjadi kategori ketiga yang menunjukanhasil terbesar dalam menumbuhkan laju perkembangan dan pertumbuhan ekonomidi Jawa Barat. Madu sendiri merupakan salah satu produk industri kehutanan non-kayu yang menarik untuk diteliti, mengkonsumsi madu itu sendiri dianjurkan olehNabi Muhammad SAW, madu sendiri diyakini dapat menyembuhkan manusiadari berbagai macam penyakit sebagaimana digambarkan di dalam Al-QuranSurah An-Nahl ayat 69. Sebagai ibu kota Jawa Barat, kota Bandung merupakanpangsa pasar potensial, Di kota Bandung sendiri merek Madu Perhutani sendirimemiliki konsumen yang loyal menggunakan produk Madu Perhutani.Pada penelitian ini diteliti “Bagaimana Pengaruh antara Sales Promotiondengan Keputusan Pembelian Produk Madu Perhutani?â€. Penelitian inimenggunakan metode deskriptif dan verifikatif, dan menggunakan rumus ranksperman dalam regresi linier sederhana untuk teknik analisis data. populasi dalampenelitian ini adalah pembeli produk Madu Perhutani dengan sampel sebanyak 55orang responden yang diperoleh berdasarkan hasil perhitungan menggunakanrumus slovin. Sedangkan teknik pengambilan data penelitian ini dilakukanmelalui penyebaran kuesioner.Hasil dari penelitian ini adalah: (1) Besaran koefisien 0,101 memberikanvariabel sales promotion pengaruh yang positif terhadap keputusan pembelian.Artinya, semakin tingginya sales promotion yang dilakukan oleh perusahaanmaka semakin tinggi keputusan pembelian konsumen. (2) Besaran koefisien 0,457memberikan variabel promosi konsumen pengaruh yang positif terhadapkeputusan pembelian. Artinya, semakin tingginya promosi konsumen yangdilakukan oleh perusahaan maka semakin tinggi keputusan pembelian konsumen.(3) Besaran koefisien 0,317 memberikan variabel promosi perdagangan pengaruhyang positif terhadap keputusan pembelian. Artinya, semakin tingginya promosiperdagangan yang dilakukan oleh perusahaan maka semakin tinggi keputusanpembelian konsumen (4) Besaran koefesien -0,081 memberikan variabel promosiperdagangan pengaruh yang negatif terhadap keputusan pembelian. Artinya,semakin tingginya promosi perdagangan yang dilakukan oleh perusahaan makasemakin rendah keputusan pembelian konsumen.

Kata Kunci: Sales Promotion, Madu Perhutani dan Keputusan Pembelian


Keywords


Sales Promotion, Madu Perhutani dan Keputusan Pembelian

Full Text:

PDF

References


Agus Hermawan. 2012. Komunikasi Pemasaran. Jakarta, Erlangga.

Alma, Buchari. 2006. Manajemen Pemasaran dan Pemasaran Jasa. Bandung: Alvabeta.

Ahmadi, Nugroho .(2012). “Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Intellectul capital Disclousureâ€. Accounting Analysis journal.1 (2).

Arikunto, Suharsimi. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta.

Bungin, Burhan. 2005. Metodologi Penelitian Kuantitatif: Komunikasi, Ekonomi, dan Kebijakan Publik Serta Ilmu-ilmu Sosial lainnya. Jakarta: Kencana Prenad

Dharmmesta, Basu Swastha., Handoko, T. Hani. 2012. Manajemen Pemasaran Analisis Perilaku Konsumen. Edisi Pertama. BPFE, Yogyakarta

Drummond, Helga. 2003. Pengambilan Keputusan yang Efektif, PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Jaiz, Muhammad. 2014. Dasar-dasar Periklanan. Yogyakarta: Graha Ilmu

Kotler, dan Armstrong. 2015. Marketing an Introducing Prentice Hall twelfth edition. England: Pearson Education, Inc

Kotler, Philip, dan Keller, K.L. 2016. Marketing Management. United States: Pearson

Sutisna. 2002. Perilaku Konsumen dan Komunikasi Pemasaran. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Sedarmayanti dan Hidayat, Syarifudin. 2011. Metodologi Penelitian. Bandung : Mandar Maju

Tjiptono, Fandy. 2001. Strategi Pemasaran. Yogyakarta: Andi




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/.v0i0.17292

Flag Counter   Â