Hubungan Daya Tarik Iklan Komedi dengan Brand Awareness

Adri Mochamad Farhan, Anne Maryani

Abstract


Abstract. Large companies in Indonesia spend hundreds of millions of dollars each year to produce advertisements and spend hundreds of millions more to put the advertising production in various mass media. Currently, the main media for advertising that is popular today is internet media. So that Go-Jek promotes Go-Pay products through Youtube, which is a video sharing site that is currently used as advertising media. Go-Jek is a social-minded technology company that provides a full range of services, one of which is Go-Pay, an electronic wallet service. To promote its products, Go-jek makes interesting advertising content using comedy content such an Monster figure named Gozali, for customer using Go-Pay. Therefore researchers want to know whether the appeal of comedy ads can make consumers become aware of Go-Pay products. Then the researcher made the title "Relationship of Attraction of Go-Jek Comedy Ads with Brand Awareness of the Community". The object of this study was the Student of Unisba Faculty of Communication Sciences in the Field of Mankom Studies in 2016. The purpose of this study was to determine the relationship of the attraction of Go-Jek comedy consisting three aspects, there are Meaningful, Believable, and Positive with Brand Awareness of Go-Pay products. This study uses the Correlational Quantitative method, using the Spearman rank correlation test to test whether there is a relationship between the two variables,the attractiveness of advertising and brand awareness. The overall results of this study indicate that Brand Awareness is determined by 3 aspects of ad appeal, Meaningful, Believable, and Distincitive. There is a connection between the appeal of Go-Jek's comedy ads and Brand Awareness of Go-Pay products.

Keywords: The Attractiveness of Advertising, Brand Awareness, YouTube, Go-Pay

Abstrak.Perusahaan besar di Indonesia membelanjakan ratusan juta rupiah setiap tahunnya untuk memproduksi iklan dan mengeluarkan ratusan juta lagi untuk menempatkan hasil produksi iklan tersebut di berbagai media massa. Saat ini, Media utama untuk beriklan yang populer saat ini adalah media internet. Sehingga Go-Jek mempromosikan produk Go-Pay melalui Youtube, yaitu situs video sharing yang saat ini dijadikan media iklan. Go-Jek merupakan perusahaan teknologi berjiwa sosial yang menyediakan berbagai layanan lengkap, salah satunya adalah Go-Pay, yaitu layanan dompet elektronik. Dalam mepromosikan produknya, Go-jek membuat konten iklan menarik bersifat komedi yang berisi sosok Monster bernama Gozali, yang berbelanja di supermarket menggunakan Go-Pay. Maka dari itu peneliti ingin mengetahui apakah daya tarik iklan komedi itu bisa membuat konsumen menjadi aware dengan produk Go-Pay. Kemudian peneliti membuat judul “¬Hubungan Daya Tarik Iklan Komedi Go-Jek Dengan Brand Awareness Masyarakat”. Objek dari penelitian ini adalah Mahasiswa Fikom Unisba Bidang Kajian Mankom Angkatan 2016. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan daya tarik iklan komedi Go-Jek yang terdiri dari tiga aspek, yaitu Meaningful, Believable, dan Distincitive dengan Brand Awareness produk Go-Pay. Penelitian ini menggunakan metode Kuantitatif Korelasional, dengan menggunakan uji korelasi rank spearman untuk menguji apakah ada hubungan antara dua variabel tersebut yaitu daya tarik iklan dengan brand awareness. Keseluruhan hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Brand Awareness ditentukan oleh 3 aspek daya tarik iklan, yaitu Meaningful, Believable, dan Distincitive. Terdapat hubungan antara daya tarik iklan komedi Go-Jek dengan Brand Awareness produk Go-Pay.

Kata Kunci: Daya Tarik Iklan, Brand Awareness, YouTube, Go-Pay


Keywords


Daya Tarik Iklan, Brand Awareness, YouTube, Go-Pay.

Full Text:

PDF

References


Durianto, Darmadi, Suigiarto, dan Tony Sitinjak. 2004. Strategi Menaklukan Pasar Melalui Riset Ekuitas dan Perilaku Merek. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Kotler, Philip dan Gary Amstrong. 2004. Prinsip-prinsip Marketing. Jakarta: Salemba Empat.

Kotler, Philip & Keller, kevin Lane. 2009. Manajemen Pemasaran, Edisi Ketiga Belas Jilid 2. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Maryani, Anne. 2014. Komunikasi Dikalangan Perempuan Pebisnis Online. Prosiding SNaPP2014 Sosial, Ekonomi, Dan Humaniora. Volume IV Nomor 1.

Morrisan, M.A. 2015. Periklanan: Komunikasi Pemasaran Terpadu. Jakarta: Prenadamedia Group.

Nurrahmawati. 2002. Pengaruh jingle iklan teh botol sosro di RCTI terhadap pengingatan merk barang. Jurnal Mediator. Volume III Nomor 1.

Prisgunanto, Ilham. 2006. Komunikasi Pemasaran: Strategi dan Taktik. Bogor: Ghalia Indonesia.

Shimp, Terence A. 2003. Periklanan Promosi & Aspek Tambahan Komunikasi Pemasaran Terpadu, Jilid 1 Edisi Kelima. Jakarta: Erlangga.




Flag Counter