Pengaruh Drama Korea terhadap Perilaku Imitasi Remaja

Nur Hana Putri Aprillia, Endri Listiani

Abstract


Abstract. Korean fever (Korean wave) has now entered the country of Indonesia. The electronically media that contributed to the spread of the Korean wave is the internet. Most fans of the Korean Wave are teenagers. The character found in adolescents is identification behavior, an example of identification behavior can be seen from the number of teenagers who use foreign languages when they speak. Now many teenagers are slipped Korean terms into chats like "annyeonghaseyo (hello), Jal Gayo (see you), and Mannaseo bangawoyo (nice to meet you)". Based on the problems above, the purpose of this study was to find out how much influence does the Korean drama media had on the imitation of Korean language use among teenagers in Bandung.The theory used in this research is the S - R theory because the research shows communication as a simple reaction process and using social learning theory as the process of observing and imitating the behavior and attitudes of others as a model of an action learning. The method used in this study is quantitative with an associative explanation approach. Research data was obtained from questionnaires distributed among members of the Homey Korean Bandung community as a population. The sampling technique used is using simple random sampling technique. The results of the study analyzed using multiple linear regression analysis indicate that frequency, duration and attention as indicators of media exposure have an influence on imitation behavior, both separately and simultaneously. The contribution given by media exposure to imitation behavior is 43.2%, while the remaining 56.8% is explained by other factors not examined in this study.

Keywords: Korean Language, Imitation Behavior, Korean Drama, Media Exposure

Abstrak. Demam Korea (korean wave) saat ini telah memasuki negeri Indonesia. Media yang berkontribusi dalam perkembangan Korean wave adalah internet. Kebanyakan penggemar dari Korean Wave ini adalah para remaja. Karakter yang terdapat pada diri remaja adalah perilaku identifikasi, contoh dari perilaku identifikasi tersebut dapat terlihat dari banyaknya remaja yang menggunakan bahasa asing saat berbicara. Kini banyak remaja yang menyelipkan istilah-istilah bahasa Korea dalam obrolannya seperti “annyeonghaseyo (halo), Jal Gayo (Sampai jumpa), dan Mannaseo bangawoyo (senang bertemu denganmu)”. Berdasarkan masalah di atas, maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh terpaan media drama Korea terhadap perilaku imitasi penggunaan bahasa Korea di kalangan remaja Bandung. Teori yang digunakan dalam penelitian ini ialah teori S – R dikarenakan penelitian ini menunjukkan komunikasi sebagai proses aksi – reaksi yang sangat sederhana dan teori pembelajaran sosial karena proses mengamati dan meniru perilaku dan sikap orang lain sebagai model merupakan tindakan belajar Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan eksplanasi asosiatif. Data penelitian didapatkan dari kuesioner yang disebarkan dikalangan anggota komunitas Homey Korean Bandung sebagai populasi. Teknik penarikan sampel yang digunakan adalah menggunakan teknik simple random sampling. Hasil penelitian yang di analisis dengan menggunakan analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa frekuensi, durasi dan perhatian sebagai indikator terpaan media  memiliki pengaruh terhadap perilaku imitasi, baik secara terpisah maupun bersamaan. Adapun pengaruh yang diberikan oleh terpaan media pada perilaku imitasi adalah sebesar 43,2%, sedangkan sisanya sebesar 56,8% dijelaskan oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti pada penelitian ini.

Kata kunci: Bahasa Korea, Perilaku Imitasi, Drama Korea, Terpaan Media


Keywords


Bahasa Korea, Perilaku Imitasi, Drama Korea, Terpaan Media

Full Text:

PDF

References


Gerungan. 2010. Psikologi Sosial. Bandung: Refika Aditama.

Mulyana, Deddy. 2015. Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar. Bandung: PT. Remaja

Rosdakarya.

Rakhmat, Jalaluddin. 2014. Psikologi Komunikasi. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

T .O, Ihromi. 2006. Pokok-Pokok Antropologi Budaya. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Hasanah, Uswatun. 2014. “Hubungan Antara Terpaan Tayangan Reportase Investigasi

TransTv pada Episode Trend Seks Bebas Dikalangan Pelajar Terhadap Kecemasan

Pergaulan Bebas” , dalam E-Journal Ilkom Fisip UNMUL Vol.2, No.2 (hal. 328-342).

Kurniawan, Adit. 2012. “Hubungan Antara Terpaan Tayangan Jejak Petualang Dengan Sikap

Mahasiswa Terhadap Keindahan Alam Indonesia”, dalam E-Journal Mahasiswa UNPAD Vol.1, No.1, (hal. 1-17).

Lestari, Sri. 2015. “Pengaruh Terpaan Berita Kebakaran di Televisi Terhadap Perubahan

Perilaku Ibu Rumah Tangga dalam Menggunakan Barang Elektronik di Kelurahan Loabakung Kota Samarinda”, dalam E-Journal Ilkom Fisip UNMUL Vol. 3 , No.1, (hal. 486-500).

Listiani, Endri. 2019. “The Reception Audience of the Woman’s Beauty in Korean Drama”,

dalam Social and Humaniora Research Symposium, volume 307 (hal. 249 – 252)




Flag Counter