Analisis Pengukuran Kinerja Manajemen Rantai Pasok Produk Telur Ayam Kampung pada CV Dua Dara dengan Menggunakan Metode SCOR di Ciwastra Bandung

Astri Kamilatul Huda, Tasya Aspiranti, Eka Tresna Gumelar

Abstract


Abstract. This study analyzes Supply Chain Management Performance Measurement in Kampung Chicken Egg Products Using the SCOR Method in Ciwastra Bandung. The research method used is quantitative descriptive. Data collection techniques used in this study were observation, interviews, and library research. The data analysis technique used is the SCOR (Supply Chain Operation Reference) matrix. By using the SCOR method aims to find out how the current supply chain performance at CV Dua Dara. Free-range chicken eggs that have been checked by CV Dua Dara to be sent to the supermarket. The time needed by CV Dua Dara in distributing native chicken eggs to retail agents is in less than 1 day, due to the nature of eggs that cannot last long. The results of the supply chain performance calculation using the SCOR matrix produce a perfect order fulfillment (POF) value of 92.19% with an order fulfillment cycle time (OFCT) for 5 days. While the value of cost of goods sold (COGS) is 17.00% with cash to cash cycle time (CTCCT) for 1 day.

Keywords: Performance, Kampung Chicken Eggs, SCOR Matrix, Supply Chain

Abstrak. Penelitian ini menganalisis Pengukuran Kinerja Manajemen Rantai Pasok pada Produk Telur Ayam Kampung dengan Menggunakan Metode SCOR di Ciwastra Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini observasi, wawancara, dan penelitian kepustakaan. Teknik analisis data yang digunakan adalah matriks SCOR (Supply Chain Operation Reference). Dengan menggunakan metode SCOR bertujuan untuk mengetahui bagaimana kinerja rantai pasok saat ini pada CV Dua Dara. Telur ayam kampung yang telah diperiksa terlebih dahulu oleh CV Dua Dara untuk dikirim ke supermarket. Waktu yang dibutuhkan oleh CV Dua Dara dalam mendistribusikan telur ayam kampung kepada agen ritel adalah dalam waktu kurang dari 1 hari, karena sifat telur yang tidak bisa tahan lama. Hasil perhitungan kinerja rantai pasok dengan matriks SCOR menghasilkan nilai perfect order fulfillment (POF) sebesar 92,19% dengan order fulfillment cycle time (OFCT) selama 5 hari. Sedangkan nilai cost of goods sold (COGS) adalah sebesar 17,00% dengan cash to cash cycle time (CTCCT) selama 1 hari.

Kata kunci: Kinerja, Telur Ayam Kampung, Matriks SCOR, Rantai Pasok


Keywords


Kinerja, Telur Ayam Kampung, Matriks SCOR, Rantai Pasok

Full Text:

PDF

References


Appley A, Lawrence dan Lee, Oey Liang. 2010. Pengantar Manajemen. Jakarta: salemba Empat.

Arikunto, S. 2010. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta

Assauri, Sofjan. 2008. Manajemen Produksi dan Operasi. Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Jakarta.

Jay Heizer dan Barry Render (2010). Oprerations Management-Manajemen Operasi. Edisi 9 Buku 2. Jakarta: Salemba Empat

Latifah Dinar Wigaringtyas (2013). Pengukuran Kinerja Supply Chain Management dengan pendekatan Suppy Chain Operation Reference (SCOR). Studi kasus di UKM Batik Sekar Arum, Pajang, Surakarta.

Ellram, L. M., & Murfield, M. L. U. (2019). Supply chain management in industrial marketing–Relationships matter. Industrial Marketing Management.

Christopher, Martin. 2011. Logistics and Supply Chain Management Fourth Edition. London. Prentice Hall




Flag Counter