Analisis Kinerja Rantai Pasok Menggunakan Metode SCOR pada Tumbuhan Holtikultura Komoditi Tomat di PT. Bimandiri Agro Sedaya

Tommy Saptiadi, Nining Koesdiningsih

Abstract


Abstract. This study aims to determine the supply chain control at PT. Bimandiri Agro Sedaya by using the SCOR method and analyzing the problems that occur in the company, then providing solutions to the problems found so as to improve company performance. This type of research used is quantitative descriptive and the method used  is a case study. Data collection techniques using structured and unstructured interviews with the HRD 2, observations to determine the supply chain condition, and documentation to obtain secondary data obtained from the company. The results of this performance measurement obtained from the performance attributes in the SCOR are, POF with an actual result of 65.91% and a reference value of 80%, this is because many demand tomatoes does’t fulfilled to distributed by company. OFCT with the duration of the supply chain process is in accordance with the company's target of 1 day. COGS of 65.09% still not appropriate with expectations with a reference target of 48% so the need to reduce the value of COGS with savings or efficiency in all fields. CTCCT of 14 days still has not reached the company's target of 7 days so the need to reduce interest costs and opportunity costs.

Keywords: Performance, Supply Chain Management, SCOR.

Abstrak. Penelitianbini bertujuan untuk mengetahui pengendalian rantai pasok pada PT. Bimandiri Agro Sedaya denganbmenggunakan metode SCOR dan menganalisis permasalahan yang terjadi pada perusahaan, kemudian memberikan solusi terhadap permasalahan-permasalahan yang ditemukan sehingga dapat meningkatkan kinerja perusahaan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara terstruktur dan tidak terstruktur dengan HRD 2, observasi untuk mengetahui keadaan rantai pasok, dan dokumentasi untuk memperoleh data sekunder yang didapat dari perusahaan. Hasil pengukuran kinerja ini didapatkan dari atribut kinerja dalam SCOR diantaraya adalah, POF dengan hasil aktual sebesar 65,91% dan nilai acuan 80%, ini dikarena banyaknya permintaan tomat tidak terpenuhi untuk oleh perusahaan. OFCT dengan durasi proses rantai pasok sudah sesuai dengan target perusahaan yaitu 1 hari. COGS sebesar 65,09% masih belum sesuai ekspetasi dengan target acuan 48% sehingga perlunya menurunkan besarnya nilai COGS dengan penghematan atau efisiensi di segala bidang. CTCCT sebesar 14 hari masih belum mencapai target perusahaan yaitu 7 hari sehingga perlunya melakukan pengurangan beban bunga dan opportunity cost.

Kata kunci: Kinerja, Manajemen Rantai Pasok, SCOR.


Keywords


Kinerja, Manajemen Rantai Pasok, SCOR

Full Text:

PDF

References


Akhmad. 2018. Manajemen Operasi (Teori dan Aplikasi dalam Dunia Bisnis). Bogor: Azkiya Publishing.

Chopra dan Meindl. 2007. Supply Chain Management : Strategy, Planing & Operations Third Edition. New Jersey: Pearson Prentice Hall.

Robert Jacob Richard Chase. 2015. Manajemen Operasi dan Rantai Pasokan. Jakarta: Salemba Empat.

Rusdiana. 2014. Manajemen Operasi. Bandung: CV Pustaka Setia

Siahaya, Willem. 2015. Sukses Supply Chain Management Akses Demand Chain Management. Bogor : Penerbit In Media.

Valerie Botta-Genoulaz 2010. Supply Chain Performance: Collaboration, Alignment and Coordination. United States: Wiley

Widyarto, Agus. 2012. Peran Supply Chain Management dalam Sistem Produksi dan Operasi Perusahaan. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta. Jurnal. Vol.16

Wiguna, M. R., & Koesdiningsih, N. (2019). Analisis Kinerja Manajemen Rantai Pasok dengan Menggunakan Metode Supply Chain Operations Reference (SCOR) untuk Memaksimalkan Profit (Studi Kasus: PT. Servvo Fire Indonesia). Bandung: Universitas Islam Bandung. Jurnal. Vol. 4




Flag Counter