Analisis Perbandingan Kinerja Portofolio Saham Menggunakan Metode Sharpe, Terynor, Jensen, dan Garch

Rhaudyia Rhea Pangesti, Nurdin Nurdin, Lufthia Sevriana

Abstract


Abstract. This study aims to measure the performance of the LQ 45 stock portfolio from 2014 to 2018 using the Sharpe, Treynor, Jensen and Garch methods and to know whether there are significant differences between the four methods. The research method used in this research is comparative descriptive. The calculation of the performance of stock portfolios in this study uses a One Way of Variance by Rank test with Kruskall Walish, which previously performed data transformation to standardize the performance measures, namely by using a Z-score (standardized) transformation.Furthermore, the Mean Rank difference test between treatments is also measured to determine which portfolio performance method is the most consistent. The results of testing with the Kruskal Walish test on the four methods obtained statistical calculations (0.019 <0.05). These results indicate that there are differences between the four methods in measuring portfolio performance. So that H (0) was rejected in this study. Other tests by looking at the mean rank difference, the Treynor method is the most consistent compared to the Sharpe, Jensen and Garch methods, this is because the Treynor method has the lowest mean rank difference.

Keywords: Stock Portofolio Performance, Sharpe Method, Treynor Method, Jensen Method, and Garch Method

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kinerja portofolio saham LQ 45 periode tahun 2014 sampai tahun 2018 dengan menggunakan metode Sharpe , Treynor, Jensen dan Garch serta mengatahui ada tidaknya perbedaan yang signifikan diantara keempat metode tersebut. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif komparatif. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan yang masuk dalam indeks LQ 45 selama periode tahun 2014 sampai tahun 2018. Teknik pemilihan sample yang digunakan dalam penelitian ini dengan metode purposive sampling, dengan jumlah sampel 12 perusahaan. Perhitungan kinerja portofolio saham dalam penelitian ini menggunakan uji beda One Way of Variance by Rank dengan Kruskall Walish, yang sebelumnya dilakukan transformasi data untuk menstandarkan ukuran kinerja tersebut yaitu dengan menggunakan transformasi Z-score (standardized). Selanjutnya dilakukan pula uji perbedaan Mean Rank antar treatment (perlakuan) pengukuran kinerja portofolio untuk menetukan metode kinerja mana yang paling konsisten. Hasil dari pengujian dengan uji Kruskal Walish pada keempat metode didapatkan statistika hitung (0,019<0,05). Hasil ini menunjukkan bahwa ada perbedaan antara keempat metode dalam pengukuran kinerja portofolio. Sehingga H(0) ditolak dalam penelitian ini. Pengujian lain dengan melihat selisih mean rank maka metode Treynor adalah yang paling konsisten dibandingkan dengan metode Sharpe , Jensen dan Garch, hal ini karena metode Treynor mempunyai selish mean rank yang paling rendah.

Kata kunci: Kinerja Portofolio Saham, Metode Sharpe, Metode Treynor,  Metode Jensen, dan Garch

Keywords


Kinerja Portofolio Saham, Metode Sharpe, Metode Treynor, Metode Jensen, dan Garch

Full Text:

PDF

References


Arbeila, L. (2018). Analisis Kinerja Portofolio Saham Syariah Menggunakan Metode Sharpe , Treynor, Jensen Garch pada Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI periode 2013-2017).

Citrayani, T. (2012). Perbandingan Kinerja Poortofolio Saham LQ 45 Tahun 2012 Menggunakan Metode Jensen, Sharpe , dan Treynor.

Desvina, A. P., & Rahmah, N. (2016). Penerapan Metode ARCH/GARCH Dalam Peramalan Indeks Harga Saham Sektoral. Jurnal Sains Matematika Dan Statistika, 2(I).

Eliyawati, W. (2014). Penerapan Model GARCH (Generalized Autoregressive Conditional Heteroscedasticity) untuk Menguji Pasar Modal Efisien di Indonesia (Studi pada Harga Penutupan (Closing Price) Indeks Saham LQ 45 Periode 2009-2011). Jurnal Administrasi Bisnis S1 Universitas Brawijaya, 7(2), 1–10.

Engle, R. (2001). GARCH 101: The use of ARCH/GARCH models in applied econometrics. Journal of Economic Perspectives, 15(4), 157–168. https://doi.org/10.1257/jep.15.4.157

Fahmi, I., & Hadi, Y. (2009). teori portofolio dan analisis investasi.

Fauziah. (2012). Universitas Indonesia Universitas Indonesia Jakarta. In Fmipa Ui (Vol. 1).

Hartati, , & Saluza, I. (2017). Aplikasi GARCH dalam Mengatasi Volatilitas Pada Data Keuangan. Jurnal Matematika, 7(2), 107. https://doi.org/10.24843/jmat.2017.v07.i02.p87

Herma Wiharno. (2018). Pengaruh … (Herma). Jurnal Riset Keuangan Dan Akuntansi, 4(1), 70. https://doi.org/10.25134/jrka.v4i1.1336

Husnan, S. (2015). dasar dasar teori portofolio dan analisis sekuritas (E. Kelima, ed.).

Jogiyanto. (2017). teori portofolio dan analisis investasi (edisi kedu).

Liummah, K., Nastiti, A., & Suharsono, A. (2012). Analisis Volatilitas Saham Perusahaan Go Public dengan Metode ARCH-GARCH. Jurnal Sains Dan Seni ITS, 1(1), 259–264.

Mediana, Y. (2018). Analisis Kinerja Portofolio Saham Menggunakan Metode Sharpe , Treynor, Jensen pada Sektor Industri Barang Konsumsi di Bursa Efek Indonesia periode 2012-2016.

Mishkin, Frederic S.(2008). Ekonomi Uang, Perbankan, dan Pasar Keuangan. Edisi 8. Salemba Empat:Jakarta

Mohammadi, H., & Su, L. (2010). International evidence on crude oil price dynamics: Applications of ARIMA-GARCH models. Energy Economics, 32(5), 1001–1008. https://doi.org/10.1016/j.eneco.2010.04.009

Nugroho.Susanto, & Rosely. (2018). Penggunaan MS Excel untuk Estimasi Model GARCH (1.1).Jurnal Matematika Integratif. Universitas Kristen Satya Wanaca.

Putra, R. D., Darminto, & Zahroh. (2013). Analisis Pemilihan Investasi Saham Dengan Menggunakan Metode Capital Asset Pricing Model (CAPM) Dan Reward To Variability Ratio (RVAR) Sebagai Penentu Pengambilan Keputusan Investasi Saham. Jurnal Administrasi Bisnis, 1(2), 21–30.

Reilly, F. K., & Brown, K. (2012). Investment Analysis and Portofolio Management (tenth Edit). South Western Cengange Learning, USA.

S, T. A. (2013). Diversifikasi Investasi Saham : Perbandingan Risiko Total Portofolio Melalui Diversifikasi Domestik Dan Internasional. Jurnal Manajemen Teori Dan Terapan, 6(1), 24–39.

Setiawan, C., & Oktariza, H. (2013). Syariah and conventional stocks performance of public companies listed on Indonesia Stock Exchange. Journal of Accounting, Finance and Economics, 3(1), 51–64.

Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bnadung Alfabeta.

Suherlan, R. (2016). Analisis Perbedaan Pengukuran Kinerja Portofolio dengan Menggunakan Metode Sharpe , Treynor dan Jensen pada Indeks Saham LQ 45 di Bursa Efek Indonesia periode 2013-2015.

Sulistyorini, A. (2009). Analisis Kinerja Portofolio Saham dengan Metode Sharpe , Treynor dan Jensen (Saham LQ 45 di Bursa Efek Indonesia Tahun 2003 sampai 2007). Tesis, Semarang: Universitas Diponegoro.

Suryawan, Y. (2003). Evaluasi Kinerja Portofolio saham di Bursa Efek Jakarta studi empiris saham-saham LQ 45. Universitas Diponegoro.

Sutrisno. (2009). Manajemen Kuengan Teori, Konsep dan Aplikasi.

Tandelilin, E. (2010). portofolio dan investasi teori dan aplikasi (edisi pert). kanisius.

Wei, Y., Wang, Y., & Huang, D. (2010). Forecasting crude oil market volatility: Further evidence using GARCH-class models. Energy Economics, 32(6), 1477–1484. https://doi.org/10.1016/j.eneco.2010.07.009

Zubir, Z. (2011). Manejemen Porofolio Penerapannya dalam Investasi Saham. Salemba Empat.

www.idx.co.id www.bi.go.id

www.investasi.kontan.co.id

www.cnbnindonesia.com

www.yahoo.finance.com

www.Beritama.com

www.Bareksa.com

www.inilah.com




Flag Counter